Drop Condition : Cemas

88 8 0
                                        

Sudah 3 hari terhitung sejak Axel tinggal bersama Hyunjin di apartemennya. Selama 3 hari itu pula Axel selalu memimpikan hal yang sama selama berturut turut. Dalam mimpinya Hyunjin kembali meninggalkannya dan Changbin kembali menangkapnya. Entah mungkin ini karena ketakutan Axel yang berlebihan sehingga menimbulkan kecemasan. Nafasnya menjadi tidak beraturan dan dirinya menjadi semakin menempel pada Hyunjin. Bahkan ingatan beberapa tahun lalu kembali terputar dikepalanya. Ingatan saat dimana ia dilecehkan berulang kali oleh Changbin dan diperlakukan kasar.

"Tidak..menjauhlah dariku kumohon...!!! Pergi...!!!" Keadaan Axel menjadi tidak terkendali.

Ketika Hyunjin ingin memegang tangan Axel, Axel memberontak.

"Tidak..!!! Jangan sentuh aku..aku takut..hikss..!!"

"Lino hyeong sadarlah..!! Ini aku Hyunjin."

"Tidak..kau bukan Hyunjin..!!"

"Lino hyeong geumanhae...!!! Lihat aku..!!!" Hyunjin memaksa Axel untuk menatapnya. Axel mulai tersadar

"Hyunjin..hikss. Aku takut..!! Gajima..jaebal..hiks.." Hyunjin tidak sanggup melihat keadaan Axel seolah kembali seperti beberapa tahun lalu saat di L.A. Entah kenapa melihat keadaan Axel saat ini membuat hatinya sakit. Dengan segera Hyunjin memeluk Axel.

"Jangan takut. Ada aku disini. Kau tidak perlu khawatir."

"Jangan tinggalkan aku Hyunjin"

"Aku tidak akan meninggalkanmu. Aku sudah berjanji" Hyunjin melepas pelukan Axel. Ia sempatkan untuk menghapus air mata Axel yang sudah membasahi pipinya.

"Berhentilah menangis. Aku akan menjagamu semampuku. Selama ada aku tidak ada yang perlu kau takutkan."

Hyunjin kembali memeluk Axel.

"Sekarang kita tidur. Kau perlu istirahat."

____

Hyunjin masih terbangun di ruang kerjanya. Setelah ia memastikan Axel tidur, ia kembali ke ruang kerjanya untuk menyelesaikan beberapa pekerjaannya yang masih tersisa. Selama 3 hari itu Hyunjun benar benar di apartemennya dan tetal menjaga Axel. Akan terlalu beresiko jika ia meninggalkan Axel sendiri, karena itu ia putuskan untuk bekerja dari rumahnya.

"Lino Hyeong akan terus seperti ini jika Changbin masih ada disekitarnya. Satu satunya cara untuk membuat kondisi Lino Hyeong membaik adalah dengan memastikan Changbin tidak ada lagi disekitarnya. Haruskah aku menyingkirkannya?" Ucap Hyunjin.

Hyunjin diam diam akan menyusun rencana untuk bisa menyingkirkan Changbin. Hyunjin berniat menghubungi seseorang yang sekiranya cocok dengan tugas ini.

Calling 010-xxxx

"Soobin-shi? Aku Hyunjin, kau masih mengingatku? Kau apa kabar? Terkait tawaranmu beberapa tahun lalu, Aku ingin menggunakan tawaran tersebut"

"..."

"Aku ingin kau mencari seseorang kemudian singkirkan dia. Aku tidak peduli kau mau membunuhnya atau tidak, lakukan apapun sesukamu asal pastika ia tidak muncul lagi di dunia ini"

"..."

"Dia sudah berani mengusik orang orangku. Kau sangat mengetahui jika aku tidak bisa diam saja ketika orang orang ku di usik oleh serangga serangga itu."

"..."

"Gomawo soobin-ah. Pertama tama aku akan mengirimkan beberapa informasi mengenai orang yang harus kau singkirkan itu."

"..."

Panggilan berakhir...

Hyunjin menghampiri Axel yang saat ini masih tertidur pulas. Di tatapnya wajah Axel yang begitu manis ketika sedang tertidur. Membuat beberapa debaran aneh di hati Hyunjin. Diusapnya surai Axel olehnya kemudian berkata "Tidurlah dengan nyeyak kak, akan ku pastikan tak akan ada lagi yang berani mengusikmu selama ada aku. Aku akan menjagamu. Geogjeongma, naega neol jjigyeojjulgae"


AFTER : My Happy EndingCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang