The Wedding

132 8 0
                                        

3 bulan kemudian....

Setelah mereka akhirnyasepakat untuk melnajutkan hubungan mereka ke arah yang lebih serius dengam segera Hyunjin menemui orang tua Axel untuk meminta ijin menikahi putra semata wayang mereka. Awalnya orang tua Axel terkejut, tapi melihat Axel sepertinya benar benar menginginkan Hyunjun orang tuanya akhirnya memberi izin pada hubungan mereka berdua. Hyunjin juga sidah mengabari orang tuanya di Australia untuk meminta ijin menikahi Axel. Karena kedua orang tua Hyunjin sudah cukup mengenal Axel, mereka juga akhirnya menyetujuinya. Bagi mereka kebahagiaan Hyunjin adalah yang paling utama. Jika Hyunjin sudah memilih pendamping maka yang harus mereka lakukan adalah menyetujuinya.

Setelah kedua belah pihak sudsh menyetujui hubungan mereka maka tahap berikutnya yaitu merencanakan pernikahan. Setelah berdiskusi, akhirnua mereka memutuskan untuk melaksanakan janji suci 2 minggu lagi. Axel sempat terkejut. Baginya itu terlalu cepat. Tapi Hyunjin berhasil meyakinkan sang pujaan hati dan mengatakan bahwa semuanya akan baik baik saja dan bukankah lebih cepat lebih baik? Pikir Hyunjin. Dan Axel pun menurutinya. Mereka akhirnya sepakat bahwa janji sucu akan di lakukan 2 minggu lagi.

Sudah beberapa hari ini mereka di sibukan dengan persiapan pernikahan mereka. Mereka tidak ingin acaranya terlalu meriah. Dan rencananya hanya orang orang terdekat saja yang akan diundang.

Saat ini mereka sedang berada di sebuah butik untuk memilih jas yang akan mereka gunakan saat janji suci nanti. Setelah menemukan yang cocok mereka membungkusnya dan membayar tagihannya.

Axel tidak menyangka dirinya sebentar lagi benar benar akan di persunting oleh orang yang begitu dicintainya. Saat ini bahagia Axel sudah mencapai batas, dia bahkan sampai tidak busa berkata kata lagi. Kebahagiaan yang ia rasakan sulit ia gambarkan. Begitu juga dengan Hyunjin, ia benar benar tidak menyangka bahwa takdir yang selama ini ia cari ada begitu tepat didekatnya. Hyunjin juga tidak sabar untuk segera menjadikan Axel miliknya. Tapi bagaimana dengan rasa takut dan cemas yang dialami Axel beberapa bulan lalu ketika Changbin kembali mengusik Axel. Hyunjin hanya takut Axel memiliki trauma tersendiri atas apa yang sudah pernah dilakukan Changbin pada Axel. Apakah Hyunjin benar benae bisa menarik Axel keluar dari lubang penderitaannya? Apapun itu Hyunjin akan terus menemani Axel. Itu janjinya.

2 Minggu kemudian...

Janji suci pun sudah mereka ucapkan. Dan kini mereka sudah resmi menjadi pasangan sehidup semati. Hyunjin akan berusaha menjadi peran suami yang baik untuk Axel. Begitu juga Axel yang akan berusaha menjadi peran istri yang baik untuk Hyunjin. Semenjak kejadian kembalinya Changbin, Axel sudah tinggal bersama dengan Hyunjin di apartemennya bahkan sampai sekarangpun Axel masih tingan dengan Hyunjin. Setelah menikahi Hyunjin, Axel jadi tidak perlu repot repot lagi membawa barang barangnya ke apartemen Hyunjin. Barang barang Axel sudah ada di apartemen Hyunjin jauh sebelum Axel menikahinya.

Setelah mereka saat itu memutuskan untuk melanjutkan hubungan mereka ke arah yang lebih serius, Hyunjin sama sekali belum pernah melakukan kontak fisik yang berlebihan dengan Axel. Tentu itu ia lakukan demi kenyamanan Axel. Mereka hanya melakukan kontak fisik sebatas ciuman ataupun pelukan, tidak pernah lebih dari itu.

Kini mereka sudah menikah, Hyunjin jadi berpikir apa yang harus ia lakukan setelah ini.

Kediaman Hyunjin...

Selepas acara selesai, Hyunjin dan Axel langsung kembali karena acara tadi cukup melelahkannya.

"Kau mandilah terlebih dahulu, aku harus menyelesaikan beberapa pekerjaan yang sempat tertunda." Ucap Hyunjin pada Axel kemudiam tak lupa mengusak surai Axel lembut. Dan Axel hanya mengangguk paham.

Sementara di kamar mandi, Axel juga tengah memikirkan malam pertama nya dengan Hyunjin. Apa yang harus ia lakukan, pikirnya. Apakah dia bisa melakukannya dengan Hyunjin? Bukan hanya itu, ia juga berpikir apakah Hyunjin mau melakukan hal itu dengannya? Mengingat dia sudah tidak suci lagi setelah apa yang Changbin lakukan padanya. Sebenarnya Axel takut, tapi jika Hyunjin memintanya, bukankah Axel harus melayaninya? Untuk berperan sebagai seorang istri ternyata tidaklah mudah baginya. Axel masih harus membiasakan diri.

Sementara Hyunjin, sebenarnya tidak ada pekerjaan yang tersisa. Semua pekerjaannya sudah ia selesaikan dari jauh hari. Itu hanya alasannya saja. Hyunjin hanya tajut tidak bisa menahan diri jika berada didekat Axel, apalagi sekarang mereka sudah menikah.

Setelah cukup lama berpikir, Hyunjin akhirnya memutuskan, ia tidak akan menyentuh Axel sedikitpun jika Axel belum cukup siap. Ia akan menunggu sampai Axel benar benar siap menyerahkan dirinya padanya. Ia tidak akan melakukan seks dengan Axel jika bukan Axel sendiri yang memintanya. Sebisa mungkin Hyunjin akan berusaha menahan dirinya untuk tidak menyentuh Axel.

Beberapa menit kemudian...

Tok tok tok

"Masuk" Axel

"Lino Hyeong, sudah selesai membersihkan diri?"

Axel hanya mengangguk.

"Kalau begitu boleh aku menggunakan kamar mandinya sekarang?"

"Tentu, silahkan" Jawab Axel entah kenapa tiba tiba ia merasa gugup.

Beberapa menit kemudian..

Hyunjin sudah selesai membersihkan dirinya dan keluar dari kamar mandi lengkap dengan pakaiannya.

'Dia langsung memakai baju? Apa dia tidak ingin..ah sudahlah. Lagipula sepertinya aku juga belum siap.'  Batin Axel.

Hyunjin mulai membaringkan diri diatas temapat tidurnya.

"Sini" Ucap Hyunjin pada Axel sembari merentangkan tangannya sebagak isyaray ia ingin Axel berlari kepelukannya.

Axel kemudian menghampiri Hyunjin dan memeluknya.

Dikecupnya kening Axel dengan penuh perasaan dan Axel menutup matanya merasakan apa yang sedang dirasakan Hyunjin saat ini.

"Tidurlah, kau pasti sangat lelah setelah acara tadi." Ucap Hyunjin

Akhirnya Axel pun menurut dan menjadikan dada bidang Hyunjin sebagai bantalnya dan Hyunjin yang sepertinya tidak ingin melepas pelukannya pada Axel.



AFTER : My Happy EndingCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang