.12

13.2K 942 8
                                        

Suara ketukan pintu mengganggu Arya yang tengah tidur

"Tuan muda! Apa anda tidak sekolah? Ini sudah hampir jam 7. Gerbangnya akan di tutup lhoo!" Ucap Ren dengan keras dari luar kamar Arya.

Arya melototkan matanya. Meloncat dari kasur, mengambil handuk dan berlari ke kamar mandi

"Sialll kenapa harus kesiangan si" keluhnya pada diri sendiri.

Ren yang mendengar suara gaduh dari kamar sang tuan muda menghembuskan napas dan tetap menunggu di samping pintu kamar Arya.

*     

Pintu terbuka dengan keras, Arya keluar dengan menenteng tasnya. Turun dari tangga dengan berlari, Ren mengikuti dari belakang.

"Saya akan menyiapkan mobil."

"Cepat Rennnn aku akan telat!"

Menuju meja makan dan menyambar bekal miliknya dan memasukkannya ke dalam tas. Arya keluar dari mansion lalu masuk ke dalam mobil.

Ren mengemudi dengan kecepatan di atas rata-rata agar tuan mudanya tidak sampai telat.

Untung saja saat sampai gerbang sekolah belum ditutup.

*

*

*

Arya membuka chat grup kelasnya, mengecek dia berada di kelas mana. Karena saat ujian, dalam satu ruang kelas akan berisi anak kelas 10, 11, dan 12. Ini menggunakan sistem acak.

"Ketemu."

"Kelas 11 mipa 3 kah," ucap Arya berada di depan sebuah kelas. Setelah mengecek namanya di kertas yang ditempel di kaca kelas, ia masuk ke kelas itu.

Bangku Arya berada di pojokan samping jendela, teman sebangkunya belum datang. Arya mengecek kartu yang tertempel di meja, mengecek siapa yang akan duduk bersamanya.

"Kebetulan macam apa ini" ucap Arya setelah melihat nama yang tertera di kartu itu.

Orang yang dibicarakan Arya pun datang, duduk di sampingnya tanpa mengatakan apapun. Orang itu adalah Zayn. Sedangkan Zayden berada di depan Zayn.

____
Yaya(anak kls 10), Zayden
____
Arya, Zayn

[Posisinya kek gini]

Mereka berdua datang bersama William, sepertinya hanya mereka bertiga yang berada di ruang ini. Henry dkk pasti berada di ruang sebelah.

Seorang pengawas ujian datang, para murid seketika diam.

"Berdo'a menurut kepercayaan masing-masing" ucap pengawas itu.

Setelah selesai berdo'a ia menaruh kertas ujian setiap kelas di bangku paling depan, dan menyuruh mereka membagikan sendiri.

Setelah semua mendapatkan kertas ujian, pengawas itu memberikan kertas untuk absensi.

[Kalian tau kan kertas absen yang harus kalian tanda tangani pas lagi ujian🗿
Nah yang itu]

 Arya Si Pemalas[Snow']Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang