Part 02

149 14 0
                                        

Selamat membaca ❤️‍🔥

FLASHBACK

Siapapun yang berani menyentuh milikku, matilah kalian!" Ujar laki-laki itu dengan mata sebiru laut yang menatap tajam kearah semua pasukan gang Cobrax.

🧚🏻🧚🏻

"Oh jadi cewek bangsat ini pacar lo? Hahaha menarik" Balas laki-laki dengan rambut ikal nya yang tak lain adalah ketua geng Cobrax (Damian Marley).

"Of course, berani lo nyentuh gadis gue, lo tau akibat nya" Balas Fikras sambil menatap dengan tatapan membunuh kearah Damian.

Damian yang di tatap seperti itu jelas lumayan takut, namun dia menepis rasa itu karna tak ingin di anggap pengecut.

"Hahaha Lo kira gue takut sama ancaman Lo?" Damian seakan meremehkan ancaman Fikras.

"It seems like lo ngeremehin ancaman gue. oke, karna Lo udah ada niatan untuk mengganggu milik gue, Let's play game Which are actually Damian Marley" Jawab Fikras dengan senyum miringnya.

Zana yang sedari tadi memperhatikan percakapan mereka, bulu kuduk nya merinding karna Fikras bukan seperti Ikass yang dia kenal malam ini. Dengan hati-hati Zana memegang lengan Fikras perlahan.

"I-ikas.. udah yaa" Ujar Zana dengan gugup, atensi Fikras pun berpindah ke arah gadisnya, Fikras langsung memeluk Zana dengan sangat erat, Zana pun menyelusup kan kepala nya ke dada bidang Fikras, dan yang di rasakan nya.. nyaman.

"Halah Drama anjing! Angkat senjata kalian, kita lanjutin semuanya, dan Lo gadis kecil tunggu pembalasan gue karna Lo udah berani mengganggu kegiatan kami!" Ucap Damian.

Gang Cobrax yang sedari tadi hanya berdiam diri akhirnya mengikuti perkataan ketua mereka dan langsung mengangkat senjata mereka masing-masing.

Gang REXTOR pun ikut mengangkat senjata mereka masing-masing karna melihat intruksi dari manik mata sang ketua.

"Baby, ayok kita pergi dari sini, pelan-pelan oke? Jangan buru-buru. Tetap di pelukan aku dan pegang erat-erat jaket aku, mengerti?" Ucapan Fikras di balas anggukan takut oleh Zana.

Jika tau seperti ini, Zana pasti akan melanjutkan perjalanan nya menuju supermarket dan yang pasti dia sekarang sudah berada di rumah nya sambil memakan Ramen dan menonton Sun Jae.

Lagian, ia heran mengapa.bisa merasa sok angkuh untuk menghadapi para harimau-harimau ini. 

Sungguh, Zana merasa sangat menyesal!!

"SERANGGGGGGG!!!" Teriakan Ketua dari geng Cobrax terdengar memekakkan telinga, Mereka maju dan langsung menyerang, begitu pula dengan gang Rextor.

Fikras menggendong Zana ala koala dan mundur sedikit demi sedikit melewati anggota-anggota nya.

Saat sudah sampai di dekat beberapa motor anggota Rextor yang terparkir, Fikras langsung menurunkan Zana di jok belakang dan menaiki motor sport nya.

FINATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang