Selamat membaca ❤️🔥
•
•
•
•
•
•
Cahaya matahari bersinar mengusik wajah seorang gadis cantik yang saat ini mengerjapkan kedua matanya sambil memeluk guling bergambar Barbie. Ya, gadis itu adalah Zana, Zana duduk sambil mengacak-acak rambutnya dan mengumpulkan nyawanya.
Setelah nyawa nya terkumpul, Zana melirik kearah nakas tepatnya pada jam locker kecil bergambar Barbie miliknya, mata Zana seketika membulat karna angka pada jam itu sudah menunjukkan pukul 06.10, Zana langsung melompat dari kasur queen size kesayangan nya dan berlari menuju kamar mandi.
~20 menit...
Zana sudah bersiap dengan rambut yang sudah ia tata rapi dengan 2 pita di bagian kiri dan kanan rambutnya, secepat mungkin agar tidak menyita banyak waktu karna ia sangat takut gerbang sekolah nya akan di tutup.
Setelah semuanya siap, Zana bergegas jalan dengan sedikit berlari menuruni anak tangga rumahnya dan terlihat Mama dan Papi nya yang sedang sarapan bersama-- ahh ralat sudah selesai.
"MAMA KOK GA BANGUNIN ANA SIIH?!!" Protes Zana kesal.
"Princess nya papi jangan teriak-teriak, ini masih pagi sayang" Tegur Musara.
"Hehe maaf pa, abis nya Ana kesel karna mama ga bangunin Ana, huh!" kesal Zana.
"Kamu pikir yang buka gorden kamar kamu siapa na kalau bukan mama hm?" Tanya Meisya.
"Tapi kok Zana ga ngerasa kalau mama bangunin Zana sih?"
"Ya itu karna kamu kebo, asal kamu tau ya! Mama udah bawa spatula sekaligus panci buat pukul di samping telinga kamu ehh kamu nya malah nggak bangun², Yaudah mama biarin aja kamu tidur biar telat sekalian" Jelas Meisya panjang lebar sambil menatap anaknya sinis.
"Eh iya kah? Hehe maaf ya mama ku yang cantik udah ngerepotin" puji Zana sambil nyengir.
"Hm, serah kamu deh, udah sekarang makan nasi goreng nya terus minum susu biar cepat berangkatnya"
"Maaf ma, bukannya Zana ga menghargai masakan mama, tapi Zana udah telat banget ini, Zana minum susu nya aja yaa?" Pinta Zana sambil memasang wajah memelas pada Meisya.
"Hm" Meisya hanya bergumam.
"Yaudah kalau gitu, yuk pa kita berangkat, Zana berangkat ya mah Assalamualaikum" Ucap Zana setelah meminum susu nya hingga tandas dan menyalimi tangan Meisya.
"Iya hati-hati, waalaikum salam" Balas Meisya.
"Aku juga berangkat ke kantor dulu ya sayang, jangan lupa bawain makan siang buat aku nanti, Assalamualaikum" Ucap Musara.
"Iya Mas, waalaikum salam" Balas Meisya dan menyalimi tangan suami tercintanya.
🧚🏻🧚🏻
Zana sampai di sekolah pas pada pukul 06.53 berarti sisa 7 menit lagi bel masuk akan berbunyi, Zan apun menghembuskan nafas lega.
KAMU SEDANG MEMBACA
FINA
Teen FictionAdegan kekerasan + Psychopat ❗❗ Para Plagiat-plagiat di mohon untuk menjauh !! Remaja 16+ • • • Semuanya berawal dari taruhan yang di setujui oleh Fikras hanya karena 'gabut' Menceritakan hidup seorang gadis dan pria pada masa SMA. dia adalah Queenz...
