happy reading maaf kalo ada ke typoan maklum namanya juga manusia biasa
...
"oik main truth or dare kuy"
ajak arsen kerna cape berbicara dan tertawa sejak tadi ia pun mengambil botol plastik punya samudra membuat sang empunya melotot tak terima
"elah cuma di puter anjir"- arsen
"coeg itu mahal coeg dahlah punya teman dakjal semua" - samudra
mereka bersama tertawa kecuali ya rian ia takkan pernah tertawa kecuali yang membuat lolucon itu vio yeuh bucin
botol pun diputar oleh arsen dengan cepat botol itu meleset menghadap kearah rian tau aja nih yang ganteng sape🗿
"truth or dare?"- Galen
"truth"- rian
"anjing lah nyari aman dia coeg" - samudra
" ck udah diem napa?"- vio
oke mereka pun terdiam jika sudah vio yang berbicara maka semuanya akan hening buat yang lainnya tertawa
"pertanyaan berapa nih?"- haidar
"5 ae elah"- skala
"oke gua luan,ditahta rumah lo setelah Tante Claudia siapa lagi yang dijaga ketat?"- Haidar
"gua gua,waktu lu ketemu sama si vio dimana?"- arsen
" info janda" - nanda
" si anjir"- samudra pun tertawa mendengar joks nya nanda
" hall yang paling lo hindari?" - edgar
" terakhir gua, semisalnya vio ngk balas effort lu,lu bakal reaksi gimana?" - arcel
rian melirik vio yang tengah memetik gitar nya diam diam ia tersenyum tipis lalu berdehem membuat vio melihat kearahnya
" yang pertama gue jawab tahta tertinggi setelah mama gue ya vio
yang kedua waktu itu vio keburu buru ngk sengaja nabrak gue
yang ketiga tanya vio
yang keempat kematian,pisah sama vio
yang kelima gua kecewa tapi sejauh ini gua ngk mentingin itu yang terpenting gua selalu ada didekat vio"- rian
"buset oke lanjut"- samudra pun memutarkan botol nya botol itu berhenti kearah haidar
"truth or dare?"- arcel
"dare dong gua pemberani "- Haidar sementara samudra mencibir membuat haidar geleng geleng kepala
"joget goyang dumang sini lo kan pemberani nih ada contoh nya dari ojol si skala"- samudra memberikan hp nya memperlihatkan ojol skala yang tengah berjoget goyang dumang"
"anj?"- haidar pun tersenyum dengan lapang dada ia mulai berjoget walaupun tak mirip tapi itu semua sangat berantakan
semuanya tertawa puas mengerjai haidar arcel pun terbatuk batuk oleh nya entahlah tubuh haidar sepertinya sangat kaku
botol pun diputar menuju kearah nanda yang tengah memainkan hp nya menatap botol itu
"dare"- Nanda
KAMU SEDANG MEMBACA
Pria brandalan itu milikku
Casuale"lo bisa stop ngk brandal mulu Lo" "gk gua ngk bisa selain donatur dilarang mengatur" pria itu hanya terdiam usai mendengar ucapan dari pria manis itu ia memikirkan bagaimana cara anak itu agar menurut padanya?
