Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Danu ketawa dan langsung masukan hpnya ke dalam jaket yang dia pakai. Suka gitu emang kalo jahilnya kambuh,semua orang pasti bakal kena sama dia.
Laki-laki berdarah melayu itu berjalan ke rak cemilan ninggalin Husein yang masih bingung milih rasa jus buah.
Doi ngambil dua bungkus chips dan tiga Nyamnyam. Kalo lagi lepas rokok emang banyak di jajan kalo Danu.makanya kalo jiwa babi nya lagi bergejolak dia bakal ngajak tiga temannya buat kulineran bareng. Ya kalik gendut sendirian:)
Mata tajamnya menangkap seorang gadis yang dia kenal lagi jongkok di depan rak permen. Iseng lah Danu ikutan jongkok.
"Ngapain?"
"Astaga!"
Danu nyengir. "Kagetnya gitu banget By. Lagi ngapain jongkok di sini?"
Geby tersenyum kikuk di depan Danu. "Bingung mau yang mana. Semuanya kayaknya enak."
Geby Putri Tania. Temen sekelas Danu yang emang udah di kenal banget maniak permen gummy. Kayaknya pernah deh beberapa kali Danu nemuin sebungkus permen di mejanya waktu di kelas. Ulah dari cewe yang kemana-mana selalu menggerai rambutnya yang sedikit kecoklatan.
"Biasanya lo beli yang ini." Danu nujuk permen berbentuk hati.
"Bosen. Mau yang cola tapi itu yang fruite menggoda."