Ice Cream

64.2K 3.1K 90
                                        

Hai-hai Yeorobun
Happy reading all💋

🌻

Namja manis bersurai merah muda berjalan menyusuri koridor fakultas sastra bahasa bersama namja cantik bersurai cokelat.

Mereka Seo Haechan dan Nakamoto Jaemin. Kedua namja itu berjalan beriringan sesekali mereka saling melontarkan lelucon.

Sapaan terkadang terlontar untuk mereka. Karena mau bagaimana pun keduanya ini termasuk dalam jajaran mahasiswa yang cukup dikenal. Bukan terkenal karena prestasi mereka namun terkenal karena tingkah mereka yang nakal dan sering kali mendapatkan teguran dan juga hukuman dari para dosen. Bukan hanya itu paras mereka yang memang sangat baik dan oke itu membuat banyak gadis ataupun sub/dom banyak yang terang-terangan menyukai mereka.

"Chan, Lo udah ngerjain tugas matkul nya pak Kun?" Tanya Jaemin pada sang sahabat, ia sebenarnya sudah tahu jawaban yang akan di lontarkan oleh namja manis itu namun tetap saja ia masih bertanya untuk sekedar basa-basi.

"Heol, emang nya ada?" Lihat, Benarkan apa yang Jaemin bilang.

"Ada Chan," bibir berbentuk love milik Haechan terbuka kecil.

"Gue li-"

"-Kerjain sendiri chan!" potong Jaemin dengan cepat menyanggah temannya yang baru saja ingin meminta contekan padanya.

Haechan mendesah malas, "Ahh pelitt!"

Keduanya telah sampai di dalam kelas, Haechan mau pun Jaemin menduduki bokong mereka di bangku. Sembari menunggu dosen masuk, Haechan dengan otak pas-pasannya mencoba untuk mengerjakan tugas yang diberikan oleh dosen galak nan mungil itu.

"Selamat pagi," seorang dosen pria masuk ke dalam ruangan, dengan membawa penggaris panjang kebanggaannya.

Jangan tanyakan bagaimana kondisi Haechan, namja manis itu kini tengah panik sendiri saat menatap lembar tugasnya yang sama sekali belum terjawab satu pun. Siapa pun tolong bantu Haechan.

"Minggu lalu saya berikan tugas kepada kalian, dan hari ini saya berjanji akan menagihnya, jadi sekarang CEPAT KUMPULKAN!"

Semua mahasiswa mulai maju satu persatu termasuk juga namja berinisial Na Jaemin. Tinggalah Haechan yang belum mengumpulkan tugasnya. Bulir keringat seperti biji jagung jatuh menetes hingga ke kertas tugasnya yang masih kosong.

"Masih ada yang belum mengumpulkan? "

"SEO HAECHAN GAK NGUMPUL PAK" teriak seorang laki-laki bermata kucing dengan bibir tebal mengadukan perbuatan Haechan.

"HYUNJIN SIALAN!!" rutuk Haechan dalam hati sembari memandang Hyunjin sengit sedangkan sang pelaku hanya mengedipkan satu matanya ke arah Namja manis itu berniat menggoda.

"Seo Haechan? Kamu lagi? Aish anak ini, maju kamu!" Mau tak mau Haechan maju kedepan dengan langkah malasnya.

"Kamu tak mengerjakan tugas mu? Haiss, cepat Keluar, nilai kamu 0, Minggu ini ga usah ikut mata kuliah saya! " dengan malas Haechan mengangguk. lalu pergi keluar kelas dengan senyum yang perlahan mulai mengembang disudut bibirnya.

Jika kalian mengira Haechan akan Menangis sedih, maka kalian salah besar. Saat ini ia sudah berbelok arah menuju kantin fakultasnya.

Pemuda Seo itu mendudukkan bokong montoknya di bangku kantin setelah memesan makanan. Kantin nampak sedikit ramai mungkin banyak mahasiswa yang sedang makan sembari menunggu kelas mereka masing masing.

Ia menumpukan dagunya pada telapak tangannya, melamun sebentar entah apa yang ia lamun kan. Asik dengan lamunannya, ia langsung tersadar saat teriakan bak lumba-lumba menyapa pendengaran nya.

MOMMY? || MarkHyuck | EndTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang