Sesuai janji candy
Hari ini candy up lagi yuhu💋
Happy reading Yeorobun 😘
🌻
Haechan, Jeno, Jaemin kini tengah berada di sebuah cafe dekat kampus mereka. Mereka bertiga kini sedang bermain katanya. Nyatanya Haechan hanya dijadikan nyamuk oleh kedua oknum yang dimabuk kasih tersebut.
Tak sedikit Haechan menghela nafasnya, ia kesal. Kenapa dirinya ini tidak laku-laku? Salah. Padahal jika ada yang menyatakan perasaan padanya, Namja itu selalu menolak dengan alasan 'Lo terlalu baik buat gue' atau 'Gue mau fokus sama pendidikan dulu'
Fokus sama pendidikan? Tiap hari aja kalo ada kesempatan kerjaannya bolos Mulu.
Haechan mendelik sembari menatap kedua temannya geli, lihat lah dua orang tidak tahu tempat itu. Bisa-bisanya saling mencubit pipi didepan jomblo abadi sepertinya ini? Apakah itu sopan?
"Heh tai Lo pada! Kita kesini mau makan ya njeng! Bukan buat gue nontonin bulol kayak kalian ya sial!" umpat Haechan yang sudah muak dengan kedua orang yang tengah dimabuk asmara ini.
"Echan ga boleh ngomong kasar,"
"Bacot na!' Jeno tak terima kekasihnya dikatai oleh Haechan langsung saja menyentil kening Si pelaku penghinaan dengan sedikit kencang.
"Aww sakit Jenong!" Jeno dan juga Jaemin sontak tertawa.
"Sialan Lo pada, nyesel gue ngikut kalian."
"Kasian makanya cari pacar, ga laku ya?" ejek Jeno dengan senyum miringnya.
"Cih, banyak noh yang ngantri buat dapetin gue. Tapi emang gue aja yang kagak mau." Jawab Haechan sembari berdecih.
"Echan sama bang Mark gimana?" Haechan menatap Jaemin yang menampilkan wajah polosnya.
"Gimana apanya? Gue kaga ada hubungan apa apa sama om-om satu itu."
"Di embat orang baru tau rasa Lo" kata Jeno mencoba membuka hati Haechan.
"Heh, jingan gue kagak suka Ama Abang Lo itu ya. Lagian dia duda mana mau gue njir"
"Gitu katanya na, percaya ga sih dia bakal dapet karma?" Jaemin mengangguk menyetujui ucapan sang kekasih. Ia sontak tertawa sambil menatap Haechan yang kini menatap mereka tajam.
"Ga bakal!" Haechan bangkit dari duduknya. Ia langsung pergi begitu saja meninggalkan dua orang yang masih sibuk menertawakan nya.
"CHAN GA JADI MAKAN?" Teriak Jeno dengan nada tengilnya.
"KENYANG GUE DENGERIN BACOTAN DAN NGELIAT KEBULOLAN KALIAN!"
🌻
Kali ini Haechan memilih untuk berjalan kaki menuju Taman kota. Jaraknya tidak terlalu jauh dari kampus jadi butuh 15 menit ia akan sampai di sana.
Sepanjang jalan ia memikirkan baik-baik ucapan kedua temannya tadi. "Gue suka sama mark? Mana mungkin."
"Tapi jujur, dia emang ganteng..." Gumamnya sadar tak sadar.
"Eh apaan sih? Gak dia itu jelek! Pake banget!"
Tin
Haechan menoleh saat ada sebuah mobil mewah yang ia yakini adalah milik mark berhenti tepat disampingnya. Walaupun baru beberapa hari ia kenal dengan nya, tapi ia rasa ia sudah hapal dengan mobil kesayangan lelaki itu.
"Dek? Mau kemana?" Benarkan kata Haechan dia itu Mark.
"Mau ke taman kota mas." Jawab Haechan.
"Jalan kaki? Mau ikut mas aja?" Haechan menatap Mark bingung.
KAMU SEDANG MEMBACA
MOMMY? || MarkHyuck | End
Fanfiction"MOMMY?!!" "HEH! COWOK TULEN GINI DIPANGGIL MOMMY! ENAK AJA!" "MOMMY!" "OM!! INI ANAKNYA TOLONG DIBAWA BALIK YAA! MERESAHKAN BANGET!" Lapak BxB ⚠️ Markhyuck Area Typo bertebaran Kalo ga suka jauh jauh aja sana😘💅🏻 Season 2 udah end judulnya 'Sere...
