09

393 46 4
                                        

Tiap pertanda buruk datang master Indah selalu merasakan tubuhnya sakit, namun demi rencana nya berhasil ia harus menahan sakit itu sendirian, lagi pula untuk di bawa ke dokter juga percuma, mereka tidak akan bisa mendeteksi sesuatu dalam tubuh ma...

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Tiap pertanda buruk datang master Indah selalu merasakan tubuhnya sakit, namun demi rencana nya berhasil ia harus menahan sakit itu sendirian, lagi pula untuk di bawa ke dokter juga percuma, mereka tidak akan bisa mendeteksi sesuatu dalam tubuh master Indah.

Benar dugaanya, sosok ber mantel hitam akan datang kepadanya padahal master Indah pikir dia tidak akan kembali lagi. Hembusan angin menambah suasana kian dramatis di tambah lagi tempat di sebelah laut cukup sepi, Master Indah cukup menghela nafas sembari memalingkan wajah hingga nampak jawline cantik di bawah telinganya

Kedua mata coklat menatap dengan penuh kebencian, dahulu mereka dekat tapi ternyata beginilah akhirnya. "Kamu mengingkari janji?"

Perlahan Master Indah menurunkan pandanganya sebelum menatap tegas ke arah Master Zee "Saya tidak pernah ingkar, makhluk jahat pantas di hukum meskipun begitu mereka juga punya hak kembali ke akhirat, Kita hanya di tugaskan Zee bukan penguasa."

Zee berdecih pelan. "Saya menyuruh kamu menjaga arwah arwah jahat untuk mengganti nyawa kita, tapi kamu malah merubah mereka menjadi arwah terampuni, kalo terus begini kita gak bakal bisa hidup"

Master Indah langsung mengelak "Mereka berhak mendapat itu-

"Engga! DIA HANYA ARWAH JAHAT INDAH!" Intonasi Zee berubah tinggi, karena sudah geram akan perubahan sikap Indah selama berpuluh-puluh tahun sementara rekasi Indah hanya menelan salivanya dengan tubuh bergetar, kendati itu dia tetap tersenyum mengatasi perilaku Zee dengan tenang.

"Kamu tau kan, bagaimana arwah jahat jika di biarkan? sudah berapa banyak manusia yang mereka manipulasi? berapa banyak manusia yang mereka buat jahat dan mengakhiri hidupnya sendiri ratusan atau bahkan ribuan Zee lagian kalau di bandingkan satu nyawa saya, saya rela mati dengan kesadaran penuh."

Master Zee diam beberapa saat, bukan berarti dia kalah argumentasi namun dia mencoba memilih kalimat yang pas untuk menyerang Master Indah telak. "Bukankah kamu juga memanipulasi Oniel untuk ngebantu arwah-arwah itu balik ke akhirat? ingat Indah kamu juga sama pengecutnya dengan saya, saya juga bisa menipu lebih banyak orang untuk menjadi malaikat baik seperti kamu!"





👻👻👻



Guru matematika memasuki kelas dengan wajah tak nampak garang seperti biasanya, matanya sayu dengan kacamata turun ke pangkal hidung. Oniel yang masih tidur langsung di bangunkan oleh Lulu karena takut kena hukuman nantinya.

"Ish... apasih lagi mimpi nikah sama seokjin nih..!"

"Bu wulan masuk pea bangun!"

Bu wulan meletakkan buku ajarnya di atas meja, menghela nafas panjang sebelum bibirnya berbicara. "Selamat siang anak-anak, hari ini sekolah mendapat kabar duka dari salah satu siswi yang beberapa waktu lalu di temukan tak sadarkan diri, saya berbesar hati mewakili sekolah sebagai wali kelas ini, meminta do'a nya semoga siswi bernama Marsha Leora kelas 10 IPA 1 dapat beristirahat dengan tenang."

Lintas Semesta ( END )Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang