Cek...lek....
Suara pintu dibuka, Randy dan yang lainnya mengunjungi apartment Nandy karena mereka mendapatkan pesan dari adiknya Nandy yang menyuruh mereka untuk datang menemuinya.
Nandy menyuruh Deri untuk mendatangkan temen-temannya karena dia ingin memberikan kejutan atas keselamatan yang dia dapatkan.
Kejutan........
Semua orang terlihat biasa saja ketika melihat Nandy yang masih hidup dihadapan mereka.
"Loh...kok kalian gak terkejut liat gua masih hidup?", ucap Nandy.
"Bukannya emang lo masih hidup?......", tanya Ryza.
"Kalian tahu dari mana kalo gua masih idup?...",Tanya balik Nandy.
Rupanya 3 hari yang lalu, Ilham melihat Nandy sedang berduaan dengan Dimas di ladang, namun Ilham yang sedikit kecewa menyampaikan informasi kepada yang lainnya bahwa Nandy baik-baik saja dan dia tidak mau menemui orang-orang sementara waktu.
"Bagus lah kalo lu balik...... Lu tau kan siapa peneror nya, cuman lu gak mau aja memberitahu kita-kita karena si pelaku emang ada di sekitar kita kan", ucap Desta.
"Maksud lo apa Des?", tanya Randy.
"Lu gak usah sok soan belagu polos kaya gitu deh, najis banget", jawab Desta.
Nandy yang tidak tahu apa-apa hanya bisa menenangkan mencoba mencari celah apa yang dia lewatkan selama dia tidak ada.
"Jujur lu dari pada gua bongkar kebenarannya, lo masih gak terimakan gua jadian sama Dyas?", ucap Desta.
Namun ucapan Desta ditebas oleh Ryza yang mengatakan bahwa Desta Lah salah satu dalangnya.
"Hebat akting lo monyet!, bukannya lo ya yang selama ini iri pada kita semua karena idup kita-kita lebih tinggi dari lo", ucap Ryza.
"Kalian kenapa sih...udah-udah", Nandi mencoba menenangkan mereka.
"Hilih udahlah Za ngaku aja lo, lo kan yang.....", ucap Randy.
Tuk...tuk...tuk
Belum saja Randy selesai berbicara ada seseorang yang mengetuk pintu, dia seorang pria bernama Rudi, dia datang untuk membantu Ryza dan yang lainnya menyelsaikan masalah yang mereka alami.
"Udah tenang semuanya.... Mari kita diskusikan ini semua dengan kepala dingin", ucap Dyas.
Merasa keadaan sudah tenang, Nandy mencoba membuka kembali percakapan dengan bertanya kenapa mereka semua bisa saling menuduh.
Ryza, Randy dan Desta menjawab dengan kompak, bahwa Nandy yang mengirimkan pesan kepada mereka bahwa dalangnya adalah mereka mereka, Namun Nandy menjelaskan bahwa dirinya saja kehilangan handphonenya ketika jatuh ke sungai.
"Lo pada yakin itu gua?", tanya Nandi yang terlihat terheran-heran.
"Gua yakin Nan karena yang mengirim pesan itu jelas-jelas nomor lo", jawab Randy.
Prak....
Suara pot jatuh dari luar, Dimas segera mengecek ke luar pintu
Woi.......
Dimas melihat seseorang yang mengenakan pakaian serba hitam, tanpa berkata apapun dia langsung mengejarnya orang tersebut.
Dyas yang penasaran pun ikut mengejar orang misterius itu.
"Sialan....dia keburu naik motor....", ucap Dimas.
"Waduh.....kok bisa lolos sih....", ucap Dyas.
Mereka kehilangan jejak orang misterius itu karena orang misterius itu sudah terlebih dahulu menaiki motor dan pergi dengan laju.
KAMU SEDANG MEMBACA
Who is He?
Mystery / ThrillerCerita ini mengandung unsur LGBT, bagi yang tidak suka silahkan skip, jika tertarik silahkan mampir. "Kisah persahabatan dan percintaan yang penuh misteri........."
