Sedari tadi Kiandra berdiri menunggu Fabian di depan rumahnya. Kebetuan hari ini adalah hari Sabtu. Kiandra berniat mengajak Fabian jalan keluar. Ia tidak mau menyia-nyiakan kesempatan yang diberikan Tuhan karena telah mengizinkan Kiandra kembali ke masa lalu.
Sesekali Kiandra mengecek ponselnya. Berharap ada pesan balasan dari Fabian mengingat gadis itu sudah mengirimkan SMS sebelum datang. Hampir sepuluh menit menunggu, alih-alih Fabian, justru Saskia yang keluar dari pagar.
"Kiandra? Ngapain di sini?" Tanya Saskia heran.
"Ada kak Fabian nggak?" Kiandra melongokkan kepalanya guna melihat ke arah dalam rumah Fabian.
"Fabian nggak ada. Dia lagi keluar."
"Kemana?"
Saskia mengedikkan bahu. "Nggak tau. Palingan juga ke warnet."
"Oh ... yaudah deh kalau gitu. Makasih ya," ucap Kiandra lesu. Gadis itu hendak berbalik pergi namun ditahan Saskia.
"Tunggu, Ki! Sambil nunggu Fabian pulang, mendingan temenin gue yuk!" Ajak Saskia yang langsung mengamit lengan Kiandra.
***
"Fab, lo mau ketemuan sama Sekar, kan? Gue titip ini ya soalnya kan searah jalannya sama lo. Ntar lo mampir aja dulu ke basecamp kasih ini." Yogi menyerahkan bungkusan plastik besar pada Fabian.
Fabian yang baru saja menyalakan mesin motor lantas menerima bungkusan plastik dari Yogi. "Apaan nih?"
"Minum buat anak-anak. Biasa lah," kilah Yogi tanpa menatap Fabian.
"Oke deh. Nanti gue sampein ke mereka." Fabian menaikkan standar motor. Bersiap-siap untuk berangkat.
Yogi berdeham sesaat lalu berujar, "Kalau lo mau, ambil aja. Lo pasti bakalan nagih."
"Gampang," sahut Fabian singkat.
Kemudian Fabian melajukan motornya meninggalkan parkiran warnet. Di perjalanan, pikiran cowok itu berkecamuk. Entah mengapa Sekar mengajaknya untuk bertemu. Perasaannya tidak menentu. Rasanya seperti ia kepergok berselingkuh.
***
Sesampainya di basecamp anak-anak, Fabian memarkirkan motornya terlebih dahulu sebelum ia masuk. Basecamp yang dimaksud yaitu sebuah kost-an yang disewa oleh Giano. Fabian dan teman-teman sekolahnya sering kumpul bareng di kost-an Giano.
Fabian melangkah masuk usai melepas sepatu. Di dalam kost, tampak Giano, Reynaldi, Tatang, Hendri dan Ridho tertidur pulas. Lantaran enggan membangunkan teman-temannya, Fabian duduk dengan tenang lalu meletakkan bingkisan minuman titipan Yogi.
Belum sempat ia beranjak, dwinetranya tiba-tiba menangkap sesuatu yang mencurigakan. Banyak botol-botol kosong tergeletak di lantai. Ditambah beberapa asbak yang sudah penuh dengan puntung rokok.
Sontak Fabian meraih botol itu. Warna botol itu bening. Masih ada sisa cairan berwarna kecokelatan di dalamnya. Diendusnya ujung botol lalu Fabian dengan cepat menghembuskan napas kasar lantaran aromanya yang kuat.
Detik berikutnya Fabian membuka bingkisan dari Yogi. Memastikan bahwa pikiran buruknya tidak terjadi. Namun apalah daya, ternyata yang Fabian dapatkan adalah minuman serupa. Yogi dan teman-temannya telah kecanduan minum alkohol.
"Sialan," umpat Fabian yang langsung bergegas keluar dari basecamp tanpa pikir panjang.
***
Sejak menjemput Sekar di depan sekolah cewek itu, ada saja ulah cewek itu yang seakan mengajak Fabian bertengkar. Sekar selalu mempersalahkan hal-hal kecil. Seperti Fabian yang lama balas SMS, sudah tidak pernah meneleponnya lagi, sampai Sekar menuduh Fabian berselingkuh.
KAMU SEDANG MEMBACA
BACK TO YOUR TIME [TERBIT✔️]
Teen Fiction────୨ৎ──── Juara 1 Pensi Vol 19 by Teori Kata Publishing ────୨ৎ──── Setelah dua belas tahun kematian Fabian, mimpi Kiandra adalah bisa kembali ke masa lalu dan bertemu Fabian lagi. Ada banyak begitu kata yang ingin dia sampaikan pada cowok itu. Te...
![BACK TO YOUR TIME [TERBIT✔️]](https://img.wattpad.com/cover/367074038-64-k85361.jpg)