BAB 10: Cinta Lama Bersemi Kembali

78 5 0
                                        

Sudah sedari pagi Kiandra bersiap-siap untuk pergi kencan dengan Fabian. Kiandra berdiri di depan cermin. Ia menyisir rambut lalu mengikatnya jadi ekor kuda. Diam-diam Kiandra mengambil BB cream, foundation, sunscreen, maskara, pensil alis, bedak dan lipstik milik Kayla dan memakainya di wajah.

Di tahun ini Kiandra memang masih berusia 14 tahun, tapi jangan lupakan bahwa Kiandra di tahun 2024 sebenarnya wanita dewasa memasuki usia 27 tahun. Sudah menjadi kebiasaan Kiandra untuk berdandan tiap hendak berangkat kerja.

"Heh lo lancang banget ya pakai barang orang! Itu kan alat make up gue!" Cecar Kayla murka begitu membuka pintu kamar. Alih-alih terkejut, dengan tenang Kiandra menyelesaikan make up-nya. Ia tidak terganggu akan tatapan maut Kayla.

"Sori, Kay. Gue pinjem dulu punya lo. Kan lo tau sendiri kalau duit jajan gue nggak cukup buat beli peralatan make up," kata Kiandra sesaat sebelum ia mengoleskan lisptik ke bibirnya.

"Ya karena lo masih kecil! Masih SMP udah sok-sokan pakai make up! Kayak bisa aja lo pakainya!" Tuding Kayla. Selang berapa lama, Kayla tertegun lama melihat Kiandra.

"Kenapa lo?" Kiandra menjetikkan jari di depan wajah Kayla. "Woi."

"Gue baru lihat make up yang kayak gini. Lo belajar make up dari mana?" Tanya Kayla setelah tersadar dari ketertegunannya.

Sejak kuliah, Kiandra memang suka sekali melihat tutorial make up yang natural looks atau korean looks. Kiandra baru bisa membeli banyak peralatan make up setelah dia bekerja menjadi pegawai kantoran.

"Dari tutorial di TikTok," celetuk Kiandra tanpa sadar sembari merapikan alat make up milik Kayla. "Kayaknya lo harus beli pouch make up baru. Coba cari di Shopee atau TikTok Shop. Kan banyak tuh yang lucu-lucu."

"TikTok? Shopee?" Kayla menautkan kedua alis. Tidak mengerti akan maksud ucapan adiknya.

Kiandra seketika mencelos. Merutuki kebodohannya yang salah ucap. "Eh, maksud gue, Youtube."

"Tadi lo bilang TikTok sama Shopee. Itu nama Mall di mana?" Kayla bertanya polos.

"Bukan nama Mall." Kiandra menahan kekehan. "Udah lupain aja. Gue cuma salah ngomong tadi. Thanks alat make up-nya," katanya sambil menepuk sebelah pundak Kayla.

"Ki," panggil Kayla, yang lantas menghentikan pergerakan tangan Kiandra yang hendak membuka kenop pintu.

"Ya?"

"Nanti ajarin gue teknik make up lo ya."

"Oke. No problem. Nanti gue ajarin lo." Satu tangan Kiandra terangkat dan membentuk tanda yang berarti OK. Selanjutnya dia keluar dari kamar.

***

Kiandra telah ada janji dengan Fabian untuk menonton film di bioskop. Fabian berkata bahwa dia akan menjemput Kiandra. Hal itu membuat Kiandra bersemangat. Walau pun kemarin sudah jalan bersama lelaki itu, namun Kiandra tetap senang bisa ada waktu jalan lagi bersama Fabian.

Bisa bertemu dan menjadi sedekat ini dengan Fabian adalah sesuatu yang dinanti-nantikan Kiandra. Sebelum terlempar ke masa lalu, Kiandra hanya bisa memimpikan bagaimana rasanya bisa berjumpa dengan Fabian lagi.

Sembari menunggu Fabian, Kiandra membuka kalender di ponsel. Ia masih memiliki waktu 88 hari lagi bersama Fabian. Kiandra harus memanfaatkan waktu sebaik mungkin.

"Mau pergi kemana, Ki?" Jessi–-sang ibu yang baru saja pulang berbelanja dari pasar–-bertanya pada Kiandra.

"Mau jalan sama Kak Fabian, Ma. Aku sama Kak Fabian mau nonton di bioskop." Kiandra lantas meminta izin pada mamanya.

BACK TO YOUR TIME [TERBIT✔️]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang