Raka Halilintar Devandra. Adalah seorang anak yang ditinggal mati oleh mamanya saat ia kelas XI SMA.
Kini Hali merasa hidupnya hancur dan berantakan. Semenjak papanya menikah lagi.
Karna semenjak papannya nikah lagi, banyak permasalahan dan pert...
Tangisan Thorn pecah ia menangis kencang sambil memeluk Solar,sedangkan yang lain-nya hanya terdiam sambil berkaca-kaca.
Ice juga merasa sangat merinding melihat adegan Taufan tertabrak yang tak sengaja divideo-kan,tapi ia tidak bilang ke yang lain.
Kini Hand Phone Taufan berada di Solar,tiba-tiba Hand Phone Taufan berbunyi dan mengeluarkan suara notif chat yang begitu nyaring.
"Ehh siapa yang chat Taufan?" Tanya Solar dalam batin-nya yang merasa kebingungan.
Karna Hand Phone Taufan tak di pasword,Solar pun dengan gampang membuka HP Taufan lalu melihat WA untuk melihat siapa yang chat Taufan.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"ternyata benar Taufan adik Hali?,tapi adik tiri?" Tanya Solar dalam batin-nya sambil menaikan satu alisnya karna merasa bingung
Solar langsung merasa emosi melihat chat dari Hali karna bukan-nya nanyain keadaan Taufan ia malah marah-marah gak jelas di chat itu.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Diposisi Hali yang lagi berada di Rumah.
Setelah mendapatkan info Taufan kecelakaan dari Solar. Hali langsung keluar dari Rumah,dan cepat-cepat menaiki motornya lalu berjalan pergi ke Rumah Sakit dengan kencang atau kecepatan penuh.
Selama di perjalanan Hali tak peduli diklaksonin oleh orang-orang disekitarnya karna terlalu ngebut atau kencang.
sesampainya dirumah sakit ia langsung parkir,lalu berlari kencang bagaikan sonic,dan belum dua puluh lima detik ia sudah sampai di ruang no 23 atau tempat rawat Taufan.
Saat Hali sampai,ia langsung bertemu dengan dokter yang keluar dari ruang rawat Taufan.
"Dengan keluarga Dimas Taufan Deandra?" Tanya dokter wanita itu yang menatap Hali.
"Saya dok!" Jawab Hali yang masih ngos-ngosan.
"Bagaimana keadaan adik saya dok?" Tanya Hali dengan raut wajah khwatir sambil mendekati dokter itu.