sakit

1.4K 65 0
                                    

06:30 pagi (hujan)

Kasa terbangun dari tidur nya karena ia merasa tidak adanya adik kecilnya itu dalam pelukanya.
Saat menoleh, ia melihat Bintang sedang bersandar di headboard dengan memegangi perutnya di sertai dengan isakan-isakan kecil

"Eoh.. Udah bangun" ucap Kasa dengan suara beratnya

"Hiks.. "

"Kenapa hm? " tanya Kasa sambil ikut duduk bersandar

"Em... Huaaa"Bintang menangis

" E-eh... Kenapa? " tanya Kasa bingung

"Sakit... "

"Apanya? "

"Hiks.. perut nya" jawabnya dengan kepala menunduk, karena takut di marahi oleh Kasa

"Tatap mata kaka"

"H-ha? Kakak? " Batin Bintang

Bintang pun menoleh ke arah (Kakak) besarnya itu dan langsung di beri sentilan dahi oleh Kasa

"KASA DJINGANN HUEEE" Bintang semakin menangis sambil menendang-nendang angin dan jangan lupa dengan perutnya

Kasa terkekeh dan mengangkat tubuh adik nya itu ke pangkuan nya
Sekarang mereka sedang berhadapan dengan Bintang yang duduk di pangkuan kakak nya itu

"Shut... Diem, berisik" ucap Kasa sambil menaruh jari telunjuk nya di bibir Bintang

Bintang langsung menggigit jarinya dan Kasa hanya terkekeh melihatnya

"Sakit... " ucap Bintang lemas dan menimpuk kepalanya pada dada yang berada di depannya

"Rasain"

"Terserah, perut gw sakit" ucap nya lemas karena tidak ingin berdebat lagi

"Ga usah sekolah"

"Nanti gw di rumah sendiri"

"Kan ada bi Lea"

"Ga maw, bi Lea selalu sibuk"jawab Bintang dengan sedikit rengekan

" Yaudah,.. gw tidur lagi ya" jawab Kasa dengan mendekatkan wajah nya dengan Bintang

Saat mereka merasakan deru nafas satu sama lain 

"L-lo kan sekolah bego" Jawab Bintang gugup

"Katanya takut" Godannya

"Gw ga bilang ada takut nya ya satt gw-"

Cup..

Ucapan Bintang terpotong saat Kasa mencium bibirnya sekilas dan berkata

" ini ujan, ga bakal ada yang berangkat"

Bintang masih bengong dan terkejut sehingga

Jederrr.....

Bintang tersadar dan kaget dari lamunan nya dan langsung memeluk kakak nya kembali

"Takut hm"tanya Kasa

" Sakit... "Ucap Bintang lirih dengan sedikit bergetar karena jantung nya saat ini sedang tidak baik-baik saja

" Tidur yuk"

Saat Kasa akan menurunkan Bintang dari pangkuan nya, Bintang kembali memeluk nya dengan erat

"Sakit... "

"Ini kan salah lo sendiri, nakal"

"Kan gw suka"

"Tuh, rasain" Sambil menurunkan tubuh adiknya itu dan berkata
"Tidur"

Angkasa is My BoybroTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang