Assalamu'alaikum ✨
Sebelum baca follow dulu!!
⚠️cerita ini hasil murni pemikiran saya sendiri, bukan dari cerita lain atau plagiat, maaf jika ada nama tokoh dan konflik yang sama dengang cerita lain, itu ketidak sengajaan,hargai penulis⚠️
_كن كالقم...
Apabila ada nama tokoh/alur/konflik yang sama dengan karya lain itu ketidak sengajaan bukan PLAGIAT!! karya ini murni hasil pemikiran saya sendiri! Hargai penulis! . . . ___________________________________
بسم الله الرحمن الرحيم
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
~~~~🌷🌷🌷~~~~
16.39
Tepat sore hari ini syahlara sudah diperbolehkan untuk pulang.
"Ayah..zayyan mana?" Tanya syahlara yang masih terduduk di brankar
"Zayyan sama alzam nak dipesantren." Jawab reza
Syahlara hanya mengangguk saja."bang,beliin es krim dong!" Pintah syahlara
"Iya dedek cantik." Ucap rayyan
"Sudah yu kita pulang." Ucap sarah
Keluarga cemara itu pun keluar dari ruang rawat,mereka berjalan keluar dari rumah sakit dan sampai di parkiran,saat akan masuk kedalam mobil mata syahlara teralihkan melihat seorang pedagang martabak manis disebrang sana.
"Ayah,bunda, ara pengen martabak dong,hehe." Pinta nya
"Yasudah,nie uang nya,abang mu saja yang antar, ayah sama bunda tunggu disini." Ucap reza dengan memberikan uang satu lembar yang bernilai seratus ribu kepada syahlara.
"Asik, makasi komandan." Ucap nya ia pun mengambil uang itu dan menarik lengan rayyan untuk mengikuti langkah nya.
Kini mereka pun sudah sampai di tempat pedagang martabak.saat itu mata syahlara sangat mengenali laki laki itu yang berada di kursi penunggu.
"Rakha?eh tapi mana mungkin dia jajan di sini? Ck,tau ah,siapa tau dia bukan rakha." Batin syahlara
"Mau pesan rasa apa mbak?" Tanya amang pedagang
"Emm coklat,keju, pisang."
"Oke mbak, tunggu sebentar."
Syahlara dan rayyan pun duduk di kursi penunggu yang sudah di sedia kan.
Syahlara melamun entah ia memikirkan apa.
"Bentar lagi kamu nikah ra." Ucap rayyan yang mampu membuyarkan lamunan syahlara