⋆ ˚。⋆୨୧˚H A P P Y R E A D I N G ˚୨୧⋆。˚ ⋆
Sudah satu minggu syahlara tak sadarkan diri. Alzam terus menemani syahlara yang masih terbaring dirumah sakit. Sedangkan si kembar berada di rumah abi yahya.
"Wajah kamu sedikit pucat tapi damai,aku harap kamu segera bangun ay anak kita butuh kamu. Aku udah terbangun dari koma aku,aku denger kamu sering banget nemenin aku waktu itu. Sekarang aku mau kita kumpul bareng lagi. Aku, kamu, zayyan dan kembar." Ucap alzam dalam hati dengan terus memandangi wajah damai syahlara.
"M-mas al.." Suara itu,suara serak namun lembut.
Syahlara mengerjapkan mata nya menyesuaikan cahaya yang begitu terang,setelah sudah menetralkan cahaya matahari indah itu kini sudah terbangun.
"Ay?alhamdulillah..." Ucap alzam yang langsung memeluk syahlara.
"A-anak kita mana mas?m-mereka baik baik saja kan?" Tanya syahlara dengan suara serak nya.
"Ada di rumah ay,alhamdulillah mereka sehat walafiat." Ucap alzam dengan mengeluarkan air matanya.
"K-kamu kenapa nangis mas?"
"Aku senang ay,aku kangen banget sama kamu...maaf...dan terimakasih sudah melahirkan dengan pengorbanan yang begitu besar."
Syahlara tersenyum,alzam begitu lucu ketika menangis. "Aku juga kangen banget sama kamu,iya mas sama sama.untuk apa maaf?"
"Maaf untuk kesakitan yang kamu rasakan saat melahirkan."
"Memang begitu mas kalau melahirkan..ada ada aja kamu." Ucap syahlara diakhiri kekehan.
Tangis alzam mereda, "Bawa anak kembar kita kesini dong mas,aku mau lihat mereka." Alzam mengangguk.
Beberapa jam kemudian alzam telah kembali menggendong satu bayi,tak hanya alzam yang masuk ruangan rawat syahlara melainkan dengan keluarga nya dan keluarga syahlara. Bunda sarah menggendong satu bayi nya dan satu bayinya lagi berada di gendongan umi syifa. Dan zat yang digendong oleh rayyan.
"Lah,katanya kembar mas. Tapi ko kamu cuma bawa satu." Ucap syahlara saat melihat hanya ada satu bayi.
"Masa aku gendong tiga tiga nya?mana bisa."
Tak lama umi syifa, bunda sarah dan lainnya pun masuk ruangannya.
"Assalamu'alaikum...."
"Wa'alaikumussalam.."
Alzam sudah berada di samping brankar syahlara. "Ini kembar pertama ay,yang aku gendong." Mata syahlara berbinar,ia menyuruh alzam untuk menaruh anaknya itu dipinggir nya alzam pun melakukan perintah itu.
"Ini kembar kedua nak." Ucap umi syifa yang ikut menaruh bayi itu disamping syahlara.
"Dan yang digendongan bunda,kembar ketiga." Ucap bunda sarah sembari memberikan bayi itu kepada gendongan syahlara.
"Maasyaallah....ganteng ganteng sama cantik mas,hidung nya mirip kamu.mancung heehehe." Ucap syahlara diakhiri kekehan.
"Mata mereka indah ay,mirip sama mata kamu." ucap alzam ikut bahagia.
KAMU SEDANG MEMBACA
SYAZAM || On Going
Fiksi RemajaAssalamu'alaikum ✨ Sebelum baca follow dulu!! ⚠️cerita ini hasil murni pemikiran saya sendiri, bukan dari cerita lain atau plagiat, maaf jika ada nama tokoh dan konflik yang sama dengang cerita lain, itu ketidak sengajaan,hargai penulis⚠️ _كن كالقم...
