Chapter 34- Raka Ketemu Orangtua Sky

343 142 150
                                        

"Mungkin cinta tak punya warna, tapi agama kita memiliki batas yang tak bisa dilanggar"
-Aphroditee-

Happy Reading



JANGAN LUPA VOTE DAN KOMEN YA👉🏻

JANGAN LUPA FOLLOW AKUN
👇
IG: @aphroditee05

TIKTOK: @aphroditee579

Thankyou🍂


Aroma khas rumah sakit itu masuk melalui indra penciuman gadis yang sedang tertidur di atas brankar. Ia berusaha menyeimbangkan cahaya yang masuk ke dalam retina matanya.

Setelah kesadarannya terkumpul, ia berusaha menggerakan tubuhnya namun terasa perih akibat jarum yang terpasang pada pergelangan tangan kirinya.

Dahinya berkerut, berusaha mengingat kejadian kemarin namun hal itu justru menarik kejadian buruk yang menimpahnya sehingga rasa takut itu kembali mendominasi pikirannya.

Jantungnya mulai berdetak kencang, keringat kembali membanjiri pelipisnya. Jujur saja, kejadian itu membuat traumanya kembali.

Klik

Pintu terbuka, Raka melangkah masuk ke dalam ruangan dengan perasaan bahagia karena kekasihnya itu sudah sadar namun ekspresinya segera berubah saat lebih dekat.

Prang

Sky melempar vas bunga yang berada di samping brankar tempat tidurnya.

"PERGIIII!" teriaknya histeris menggunakan kedua tangannya untuk menutup telinga.

"JANGAN DEKETIN GUA!"

"JAUHIN GUAAAAA"

"GUA TAKUT!"

Teriakan itu berhasil menghentikan langkah Raka. Ia syok melihat keadaan kekasihnya seperti ini. Tangannya seolah memberi kode untuk tenang, kemudian melangkah mundur keluar dari ruangan. Tujuan utamanya adalah memanggil suster untuk untuk menenangkan Sky.

Beberapa suster memasuki ruangan inap lalu memberi bius untuk menenangkannya. Sementara itu pandangan Raka tidak luput dari kejadian itu.

Raka merapatkan bibirnya, amarahnya muncul kembali setelah melihat kondisi kekasihnya. Sky Valstaria. Kenangan saat mereka berdua pertama bertemu kembali berputar dalam pikirannya, mulai dari insiden menabrak pembatas jalan hingga berakhir dengan memiliki hubungan yang special.

Dingin dan pendiam dua definisi itu begitu melekat pada Sky namun setelah pacaran dengan Raka, cewek itu mulai menunjukan sisinya yang lain seperti care, humble, penyayang, bucin bahkan terkadang seperti 'ibu bagi Raka', namun semua itu hilang sekejap karena ulah seorang bajingan bernama Levi.

Kemarin saat Sky di bawa ke rumah sakit, ia terus menemani kekasihnya ini. Untuk administrasi dan dokter di urus oleh Angga, Dion, Bumi dan El. Hal itu membuatnya tidak bertanya langsung dengan dokter tentang keadaan kekasihnya.

Akhirnya, dengan langkah gontai ia berjalan menuju ruangan dokter Fira.

Raka mengetuk pintu bercat putih, setelah mendapat izin dari dalam ruangan, tangannya terulur untuk membuka pintu dan masuk ke dalam ruangan.

"Selamat sore," sapa dokter Fira dengan ramah.

"Hm, gua tudep aja. Gimana keadaan Sky?"

 Gimana keadaan Sky?"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
RAKASKY  || TERBITTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang