Chapter 37- Raka melindungi Sky dengan caranya

193 96 19
                                        

"Melindungi lu dari orang jahat adalah cara gua mencintai lu dalam diam, Sky"

-Rakandra Danendra-

Happy Reading



JANGAN LUPA VOTE DAN KOMEN YA👉🏻

JANGAN LUPA FOLLOW AKUN
👇
IG: @aphroditee05

TIKTOK: @aphroditee579

Thankyou🍂


"Shh.. ARGGHHH, JANGAN GANGGU GUA."

"JAUHIN GUA, GUA MOHON!"

"PERGGIIIIIIIIIIII"

Napasnya tersengal, keringat dingin membasahi pelipisnya. Bayangan mengerikan dari mimpi buruknya masih berputar-putar di kepalanya. Tiba-tiba, sentuhan lembut di bahunya membuatnya tersentak.

"Sky, lu baik-baik saja?" tanya Elen dengan suara lembut.

Matanya terbuka lebar, menatap langit-langit kamar dengan tatapan kosong. Jantungnya berdebar kencang, sisa-sisa ketakutan dari mimpi buruknya masih mencengkeramnya. "G-gua baik-baik aja," ujar Sky dengan lirih

Elen berjongkok di pinggir tempat tidur, tangannya terulur menggenggam tangan sahabatnya. "It's okay kalo lu belum mau cerita sekarang," balas Elen dengan mengusap lembut punggung tangan sahabatnya, "tapi please banget ya. Misalnya hal itu ganggu pikiran lu, ngebuat lu jadi nyesek banget, jangan sungkan untuk cerita sama gua dan Valen. Di perantauan, yang menjadi keluarga adalah orang-orang yang berada di sisi kita selama masa kuliah. Jadi, kalo lu punya unek-unek, kasih tau aja, jangan di pendem sendirian ya," lanjut Elen tersenyum manis.

Sky mengangguk sebagai jawaban. Ia terharu, ternyata disini banyak yang peduli padanya. Memorinya berputar pada kenangannya bersama Raka. Ah, sudah seminggu ini cowok itu bahkan tidak menunjukan batang hidungnya. Namun, rasa takut dan keegoisannya lagi-lagi membuat Sky hanya fokus pada dirinya dan tugas akhir kuliah yaitu skripsi.

Pintu terbuka, di depan sana Valen berdiri dengan kantong plastik putih berisi oseng-oseng mercon, gudeg nangka dan brownies chocolate kesukaan Sky.

"Tadaaa, lihat gua bawa apa? Ayo makan, abis itu minum obat ya," ajak Valen dengan antusias berjalan masuk ke dalam kamar Sky.

Elen bangkit berdiri "Yuk, tapi ngapain lu bawa masuk ke kamar? Di luar noh ada meja makan,"

"Yakali aja Sky masih pusing jadi gak bisa makan di meja makan," sahut Valen dengan suara cemprengnya.

"I'm fine. Taroh makanannya di meja makan ya, gua cuci muka bentar," sela Sky untuk melerai perdebatan kedua sahabatnya. "Eh, tunggu dulu. Bukannya kemarin gua pingsan ya? Siapa yang nolongin gua masuk ke dalam apart gua?"

Valen dan Elen saling melempar tatapan dengan bingung harus menjawab apa.

Mampus, mau jawab apa nih? batin Valen.

Karena setelah Sky pingsan, Raka membawa Sky masuk ke dalam apartemennya kemudian menelpon Valen dan Elen untuk menemani kekasihnya. Sementara Raka, Dion dan yang lain menyelediki si peneror.

"Dion yang nolongin, terus nyuruh kita buat nemenin lu," jawab Elen.

"Nah bener. Dion juga lagi nyari tau orang yang neror lu," timpal Valen.

RAKASKY  || TERBITTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang