~ •28• ~

1.7K 129 4
                                        

Kau dan aku adalah tim terbaik tapi kau atau aku yang terbaik


"Kau bodoh Rune! Satu soal saja kau tidak mampu menjawabnya, ada apa denganmu?" Emily begitu marah pasalnya Rune yang tak mampu menjawab satu pertanyaan sekalipun membuat posisinya terancam untuk tereliminasi.

"Jika aku tereliminasi hanya karena mu, Demi Tuhan Rune. Aku akan menganggap kita tidak pernah mengenal sebelumnya."

"Kau tahu sedari dulu aku lemah terhadap hafalan." balasnya.

"Bullshit. Kau memang lemah dalam hafalan tapi bukan berarti sama sekali kau tidak bisa dalam menghafal. Peringkat ketiga triangle hierarchy itu sama sekali tidak berguna padamu." hardik Emily.

"Maafkan aku." sesalnya.

"Sudah ku katakan jika aku gagal karena mu maka mulai saat itu aku akan menganggap dirimu hanyalah orang asing. Lupakan bahwa kita pernah dekat sebelumnya."

"Emily, apa pentingnya peringkat pertama. Bahkan tanpa triangle hierarchy aku yakin kau mampu mendapatkan GPA yang sangat baik. Jadi kumohon menyerahlah." Emily menarik kerah seragam milik Rune, menatapnya dengan marah serta mencengkram kerah seragam itu dengan kuat.

"Kau diamlah jika tidak mengetahui apapun. Jangan berlagak seolah kau bisa mengatur ku, tetap pada batasan mu Rune Ivender Pieter." tekan Emily. Dia melepaskan cengkramannya saat mendengar pengumuman bahwa kini sudah tiba gilirannya.

"Atau kau memang sengaja bertingkah bodoh? Agar aku tak mendapatkan posisi itu lagi?" tuduh Emily, menilik lekat sorot mata Rune.

"Aku tidak akan melakukan itu." Rune tahu dia sedang berbohong. Jujur saja dia tak ingin Emily menjadi pemenang lagi, tindakan kejam yang selama ini Emily lakukan adalah alasannya.

"Maka tetap pada batasan mu." Emily beruacap, melangkah menuju arena.

Dinosaurus mana yang pertama kali ditemukan pada tahun 1954 dan merupakan salah satu contoh dari kelompok Theropoda dengan ciri khas cakar besar?

Emily menekan bel nya dengan cepat.
"Therizinosaurus."

salah satu genus dinosaurus theropoda kecil yang hidup pada periode Kapur Awal. Ditemukan di Cina dan diumumkan pada tahun 2004, memiliki arti "naga kekaisaran" dalam bahasa Mandarin?

Kali ini Gerhana yang bertindak lebih cepat dengan memencet belnya pertama kali.
"Dilong." point mereka bernilai sama, jika nanti keduanya seru maka akan ada soal tambahan yang tidak berkaitan dengan dinosaurus.

Apa nama genus dinosaurus sauropoda besar yang hidup pada periode Jurassic Tengah, memiliki leher yang relatif pendek dibandingkan dengan beberapa sauropoda lainnya, dan fosilnya ditemukan di Amerika Utara?

Emily menekan bel nya lebih cepat dari Gerhana. "Camarasaurus" jawabnya yang tentu bernilai benar. Kini tinggal satu pertanyaan lagi jika Emily berhasil menjawab maka dia lah pemenangnya namun jika Gerhana yang berhasil menjawab maka babak dengan pertanyaan yang baru akan dimulai.
Kini keduanya bersiap menekan bel, mendengarkan dengan seksama ketika sistem membacakan pertanyaan.

Apa nama genus dinosaurus herbivora dari periode Jurassic Akhir yang terkenal dengan pelat besar yang terletak di sepanjang punggungnya dan ekor yang memiliki duri, serta fosilnya ditemukan di Amerika Utara?

Gerhana menekan dengan cepat bel nya.
"Stegosaurus." jawabannya bernilai benar kini point yang mereka dapatkan bernilai sama. Bunyi alarm pertandingan terdengar menandakan akan ada babak baru.

Champions, dikarenakan pada round ini peserta mendapatkan point yang sama, maka akan ada babak baru extrem stage. Pada babak ini setiap champions harus mengerahkan seluruh kemampuan menalarnya. Selamat datang di extrem stage.
Dan informasi penting bahwa pada babak ini tidak akan ada tim yang tereliminasi.

Tidak ada yang tahu seperti apa jenis permainan di extrem stage ini. Emily harap-harap cemas, dia harus menjadi pemenangnya. Walaupun hatinya sudah lega bahwa setidaknya babak ini tidak akan ada tim yang tereliminasi.

Gerhana dan Emily berada pada arena yang sama, bersiap mengikuti babak selanjutnya extrem stage. Suasana yang tegang menusuk pori-pori mereka berdua, entah siapa yang akan menjadi pemenang. Mereka berdua dapat dikatakan imbang. Sama-sama memiliki keahlian dan kecerdasan yang tak dapat diragukan.

Apa nama lukisan tersebut dan siapa Seniman yang melukisnya?

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Apa nama lukisan tersebut dan siapa Seniman yang melukisnya?

Gerhana dan Emily terdiam sejenak, memikirkan nama lukisan yang fenomal itu. Emily yang pada dasarnya sering ke galery merasa tertantang pada chalenge kali ini, dia menekan bel lalu menyebutkan jawabannya.
"Lukisan The Persistence of Memory karya Salvador Dali." jawab Emily yang dinyatakan benar. Memandang remeh kearah Gerhana.

Emily dan Gerhana berdiri berhadapan di tengah aula besar. Kedua sosok itu, meski sangat berbeda dalam penampilan, memiliki kesamaan dalam hal kecerdasan dan ketajaman pikiran. Emily, dengan rambut hitam pendek dan mata yang penuh semangat, adalah seorang pemikir analitis yang selalu mengandalkan logika dalam setiap keputusan. Di sisi lain, Gerhana, dengan tatapan misterius dan aura tenang, lebih mengandalkan intuisi dan kemampuan berpikir cepat. Di depan mereka, sebuah meja panjang dipenuhi dengan alat tulis, kertas, dan berbagai perangkat matematika.

Jika sebuah kereta berjalan dengan kecepatan 60 kilometer per jam, dan ada angin yang bertiup dari arah berlawanan dengan kecepatan 20 kilometer per jam, berapa kecepatan relatif kereta terhadap angin?”

Emily dan Gerhana segera menunduk, menghitung cepat dalam pikiran mereka. Gerhana tersenyum tipis dan mengangkat tangannya terlebih dahulu.

"Kecepatannya adalah 80 kilometer per jam," jawab Gerhana dengan tenang.

Emily, yang hanya sepersekian detik lebih lambat, mengangguk setuju. Sistem mengumumkan jawaban Gerhana benar.
Pertanyaan demi pertanyaan dilontarkan, dari masalah logika sederhana hingga teka-teki matematika yang rumit. Kedua peserta menunjukkan keahlian mereka, saling mendahului dalam menjawab.

Gerhana dengan cepat menyelesaikan masalah-masalah yang membutuhkan pemikiran mendalam, sementara Emily unggul dalam teka-teki yang memerlukan intuisi cepat. Saat pertarungan mencapai puncaknya, pertanyaan terakhir yang menentukan pun diberikan.

Ada dua pintu. Satu menuju keselamatan, dan satu lagi menuju bahaya. Di depan setiap pintu ada seorang penjaga, satu selalu berbohong, dan satu selalu mengatakan yang sebenarnya. Anda hanya dapat mengajukan satu pertanyaan kepada salah satu penjaga untuk mengetahui pintu mana yang aman. Apa yang akan Anda tanyakan?

Emily dan Gerhana sama-sama terdiam, berpikir keras. Waktu seakan melambat ketika mereka berusaha menemukan jawabannya.
Gerhana tiba-tiba tersenyum, yakin dengan jawabannya. Namun, Emily mengangkat tangannya lebih dulu.

“Saya akan bertanya kepada salah satu penjaga, ‘Jika saya bertanya kepada penjaga yang lain, pintu mana yang akan dia katakan aman?’ Lalu saya akan memilih pintu yang berlawanan dengan jawabannya.” kata Emily dengan percaya diri, dan tentu jawabannya benar.

_____TBC______

The UniversityCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang