Suasana hati salah satu makhluk Tuhan sedang dalam keadaan yang sangat baik saat ini. Padahal hari telah berganti tetapi lengkungan tipis di wajahnya tak juga luntur-luntur. Oh iya, permen kapasnya kemaren sudah habis walau sebenarnya ia sangat enggan untuk menghabiskannya tetapi jika tidak dihabiskan maka permen kapasnya akan bersemut dan rasanya sudah pasti jadi berbeda.
Oleh karena itulah setelah selesai mengambil foto, Rayn membagi permen kapasnya dengan Dewa orang yang membelikannya. Pada awalnya Dewa menolak tetapi akibat bujuk rayu Rayn Dewa akhirnya menerimanya. Disitulah berakhir keduanya menghabiskan permen kapas diatas motor Rayn dengan ditemani sinar rembulan dan angin malam yang menusuk tubuh.
Kini suasana hati Rayn sangatlah baik. Selain karena permen kapas semalam, hari ini juga merupakan hari pertama masuk kuliah secara official yang berarti kegiatan belajar mengajar juga dimulai hari ini. Oh iya btw Rayn sekelas loh dengan Marvel, ia tidak dapat mengingat teman sekelasnya yang lainnya sebab ia merasa tidak mengenal yang lainnya.
Maka disinilah sekarang ia berada, di gedung fakultas. Ia sedang menunggu temannya itu Marvel yang memintanya untuk masuk bareng ke kelas. Rayn sudah mengintip-ngintip kedalam kelas untuk melihat siapa-siapa saja teman barunya untuk empat tahun kedepan.
"Woii ngapain lu." Teguran tersebut membuatnya keget yang ternyata itu adalah...
"Anjir lu, ngagetin aja bangsat." Itu Marvel dengan gaya petantang-petentengnya.
"Hehehhe..."
"Udah buru yuk masuk." Ajakan Rayn yang disetujui oleh Marvel.
Kurang lebih ada sekitar 15 orang di kelasnya saat ini. Rayn dan Marvel memilih mengambil tempat di tengah-tengah atas ajakan Rayn.
"Haiiii... salam kenal ya, aku Syafira." Sosok yang duduk didepan mereka membalikan badannya dan menyapa mereka berdua.
kalo boleh Rayn mendefinisikan calon teman barunya ini, ia begitu cantik dengan rambut panjangnya yang digerai, senyumnya manis dan entah kenapa ia merasa sosok didepannya ini merupakan orang baik atau kata orang-orang positive vibes hehe.
"Oh iya kenalin gua Marvel hehe, ini teman gua Rayn." Marvel yang pertama kali membalas orang di depan mereka ini. Sejujurnya keduanya sedikit shock sebab sosok secantik ini mau berkenalan terlebih dahulu kepada mereka.
"Oohh btw Rayn kamu lucuu banget deh kayak anak kecill hehehe."
"Hehhehe..." Rayn yang bingung membalas apa sosok didepannya ini hanya memberikan ketawa kecil sembari menggaruk tengkuknya yang sebenarnya tidaklah gatal.
"Kapan-kapan kita main bareng yahh?" Sungguh Syafira ini benar-benar sosok yang humble sekali.
"Kenapa nggak hari ini aja?" Itu Marvel, mana berani Rayn sksd seperti itu dengan orang baru.
"Yahh sorry yah, aku ada urusan hari ini." Balasan dari Syafira membuat Rayn terkekeh kecil sampai ia merasakan kakinya ditendang oleh Marvel.
"Ooh oke-oke nggak papa kok hehe.." Marvel nampak sekali kelihatan sangat canggung hahaha.
"Guys katanya dosennya udah jalan kesini lohhh." Salah satu temannya sepertinya yang baru saja dari luar langsung memberi kabar dan membuat mereka semua langsung duduk rapi kembali.
Tak lama kemudian dosen pertama mereka pun masuk. Baru selesai dosen tersebut duduk terdengar sebuah ketukan pintu yang membuat mata tertuju ke pintu tersebut.
"Mohon maaf pak sebesar-besarnya saya terlambat." Ucap sosok tersebut yang ternyata.....
.
.
KAMU SEDANG MEMBACA
Ordinary Boy
RomanceIni hanya salah satu dari banyaknya kisah cinta makhluk Tuhan. Bagaimana kisah ini dimulai dan bermuara entah sampai kemana. Sweat-love-sad-infinity Bagaimana kisah cinta tanpa akhir ini berjalan? dan bagaimana ini berakhir? Mari sama-sama menjadin...
