23. SOSOK SPESIAL

421 18 11
                                        

HAI SEMUANYA! SELAMAT MEMBACA DAN SEMOGA SUKA, AAMIIN!

TETAP KAWAL CERITA INI SAMPAI AKHIR❤️❤️

PLEASE DON'T SILENT READERS YA PREEN. KARENA VOTE DAN COMMENT KALIAN TUH JADI PENYEMANGAT BUAT AKU NULIS. AYO RAMAIKAN SETIAP PARTNYA DENGAN COMMENT KALIAN❤️

••••

23. SOSOK SPESIAL

Brukk!

Dengan keras Starla terdorong sampai pinggangnya mengenai tepian meja. Starla meringis sakit dan ngilu pada pinggangnya.

"Lo tuh cuma cewek miskin! Nggak usah belagu karena udah jadi pacar Alaska! Harusnya lo tahu diri!" Mauren mendekat dan tanpa kasihan menjambak rambut Starla kuat.

"Lo sama Alaska itu nggak akan pernah cocok! Paham lo?"

"Lepasin, Mauren! Sakit!" Starla memegang tangan Mauren, berusaha melepaskannya dari rambutnya. Namun jambakan Mauren malah semakin mengganas. Para murid yang ada di sana berusaha melerai perkelahian tiba-tiba itu, namun Mauren mengancam untuk jangan ikut campur atau mereka yang akan kena masalah.

"Cewek miskin nggak tahu malu! Orang tua lo nggak ngedidik lo, hah?"

Starla langsung diam dengan perasaan marah. Starla tidak akan diam lagi jika orang tuanya juga sampai di bawa-bawa. Kedua tangan Starla terangkat dan dengan ganas juga menjambak rambut Mauren. Sontak Mauren berteriak histeris merasakan sakit di kepalanya karena jambakan Starla yang kuat.

"LEPASIN BRENGSEK! SAKIT!!!" teriak Mauren.

"Lo boleh ngehina gue! Tapi jangan sekali-kali lo menghina orang tua gue dan membawa mereka dalam masalah kita! Lo nggak tahu apapun Mauren!"

Alena dan Balqis mendekat, menarik pinggang Starla dan berusaha melepaskan tangan Starla dari rambut Mauren.

"Star, udah lepasin!"

"Starla, lepasin! Nanti lo kena masalah, Starla!"

Starla tidak mendengarkan. Dia terus menjambak Mauren tanpa ampun. Freya juga berusaha menarik Mauren namun dia malah terdorong ke belakang sampai jatuh ke lantai.

Mauren menginjak kuat kaki Starla, kemudian melepaskan satu tangannya dari rambut Starla dan menampar Starla dengan sangat kuat. Suara tamparan itu membuat orang-orang di sana meringis. Sedangkan Starla langsung diam dengan rasa perih dan kebas di pipi kirinya.

Starla melirik Mauren. Tatapannya seketika berubah dingin membuat Mauren tersentak. Starla melepaskan pegangan Alena dan Balqis dan mendekati Mauren yang refleks berjalan mundur.

PLAKK!!

Tanpa di duga, Starla melayangkan tamparan yang sama kuatnya dengan yang dia terima. Orang-orang di sana membulatkan mata melihat Starla yang sangat berani menampar Mauren. Mauren shock, terdiam sembari memegang pipinya yang di tampar Starla. Dia tidak menyangka jika Starla yang selalu terlihat pendiam, polos, dan tidak bisa melawan itu, berani melayangkan tangan padanya.

"Berani lo nampar gue?" desis Mauren semakin naik pitam. Mauren hendak mendekat, namun Starla lebih dulu mendorong Mauren dengan kuat. Keseimbangan Mauren oleng, tersandung kakinya sendiri. Tanpa di duga Mauren jatuh ke arah meja guru dan kepalanya membentur meja dengan kuat. Mauren langsung tidak sadarkan diri.

ALASTARCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang