"Aku sudah bercerai..."
"Ne?!"
Taehyung hampir saja lompat dari tempat duduknya saat Jungkook menyebutkan bahwa dia sudah bercerai dengan istrinya
Rasa keterkejutan itu benar-benar membuat jantungnya hampir saja berhenti jika saja dia tidak mencoba untuk menenangkannya dengan mengatur nafasnya perlahan
"Kau sudah bercerai? Sejak kapan?"
"Lima bulan setelah kami menikah, aku merasa baik-baik saja sejak awal namun sepertinya itu tidak berjalan baik seperti yang aku pikirkan"
Terlihat kalau Jungkook sedang menerawang jauh kedalam pikirannya, mencoba untuk mengingat-ingat lagi kenangan pahit yang sudah berlalu itu
Ingin rasanya dia melupakan semuanya namun dia tidak bisa hanya diam karna Taehyung sedang bertanya padanya
Taehyung menatapnya dalam, ingin rasanya dia menarik Jungkook kedalam pelukannya namun dia tidak bisa langsung seperti itu
"Dia berselingkuh dengan alasan kalau aku tidak cukup baik untuknya, aku sudah memberikan semua untuknya namun sepertinya memang bukan aku yang dicintainya jadi aku memutuskan untuk berpisah karna memang itu juga yang diinginkan olehnya"
"Jungkook-ssi..."
"Aku baik-baik saja sekarang, perasaan itu sudah tidak ada lagi dalam hatiku jadi aku akan menjadikan itu pelajaran untukku kedepannya bahwa tidak semua orang yang kita cintai belum tentu bisa mencintai kita sedalam itu"
Taehyung mengeraskan rahangnya
"Lalu bagaimana denganku?"
"Ne?"
"Bagaimana dengan aku yang sudah mencintaimu dulu? Apakah itu juga belum cukup untukmu hingga kau menginginkan cinta yang lain?"
Jungkook dapat melihat wajah Taehyung yang mulai memerah, dia marah
Dia merasa sudah dihianati dan dia juga harus menerima konsekuensi dari apa yang sudah Jungkook lakukan padanya
"Taehyung-ssi bukankah kita sudah sepakat untuk melupakannya?"
"Siapa bilang kalau aku akan melupakannya? Apakah menurutmu itu mudah? Apakah kau tahu hari-hari yang aku lalui tanpamu? Kau tidak pernah tahu seberat apa perjuanganku untuk mempertahankanmu disampingku!!"
Taehyung meremas dadanya, terasa sangat sesak di sana. Air mata sudah menggenang di pelupuk matanya yang memerah, siap untuk menumpahkan semuanya
"Kau dengan mudahnya mengatakan padaku kalau aku harus melupakan semuanya dan menganggap bahwa semua yang sudah kita lakukan hanyalah permainan belaka. Kenapa kau bisa sangat kejam kepadaku?"
Taehyung tidak bisa menahannya hingga air mata itu akhirnya tumpah membasahi pipinya dibarengi dengan nafasnya yang sesak hingga membuat tenggorokannya tercekat
"Taehyung-ssi..." Jungkook berusaha untuk meraih tangan Taehyung namun dia menepisnya
"Apakah kau tahu bagaimana hancurnya aku saat aku menerima undangan pernikahanmu? Aku benar-benar hancur hingga rasanya ingin mati namun kau dengan mudahnya mengatakan kalau aku harus melupakan semua yang sudah terjadi diantara kita. Aku tidak bisa!! Aku tidak bisa melupakannya!!"
"Taehyung-ssi tenanglah..." Jungkook segera beranjak dari sofanya menghampiri Taehyung lalu memelukmya erat karna dia tahu kalau Taehyung mungkin sebentar lagi akan kehilangan kendalinya jika dia tidak segera bertindak
Sementara itu diluar Hoseok sedang tertunduk di depan pintu ruangan Taehyung, dia mendengar teriakan Taehyung yang mengisyaratkan bahwa dia benar-benar hancur dan bukan ini yang diinginkannya
KAMU SEDANG MEMBACA
Nothing Like Us - TaeKook
Fanfiction!!TW : BxB!! Taehyung, yang terkenal sebagai seorang brandal di sekolah diam-diam menyukai Jungkook, seorang lelaki kutu buku yang pintar dari kelas sebelah "Apakah kau tidak ingin memilih?" "Sepertinya aku menyukai seseorang" "Apa yang kau lakukan...
