tepat dua hari angga menemani ku kemanapun aku pergi, bahkan sampai aku lupa pada kalana pacarku sendiri.
dua hari sudah aku menangisi kepergian ka agasa karena tugas militernya.
dua hari sudah aku tidak sekolah dan hari ini jaezan menjenguk ku..
" kaluna , ini aku bawain temen biar ga nangis terus " ucap jaezan
dengan sangat berterimakasih aku menerima hadiah dari jaezan, jaezan ternyata tidak pernah lupa bahwa aku sangat menyukai boneka jika sedang sedih.
" besok sekolah ya , jangan kaya gini " pinta jaezan
" iya besok aku sekolah " jawabku
aku sangat bersyukur jika jaezan masih seperti dahulu meskipun kini status kami hanya sebagai mantan pacar , tapi mantan terindah.
aku ingin sekali bertemu kalana , namun sayangnya aku masih belum ada tenaga untuk jalan ke rumahnya dan bahkan angga melarang ku untuk ke rumah kalana karena kondisi ku.
" kaluna istirahat aja di kamar besok kalau memang masih ga mampu buat sekolah gapapa jangan di paksa " ujar jaezan sebelum akhirnya dia mencium keningku, masih seperti dahulu rupanya , dia masih benar benar mencintai ku.
jaezan keluar dari kamarku dan ntah lah apa yang angga dan jaezan obrol kan di depan.
" kalana gimana ? " tanya angga
" masih belum sadar ngga , gua ga punya tenaga buat ngurusin semua ini bahkan kalau sampai kaluna tau akan sehancur apa dia " jawab jaezan
" mama lo emang brengsek " sambung angga
" kalau kalana beneran pergi , bakal ada dua jiwa yang kemungkinan akan meninggalkan kaluna." ucap angga dengan tegas
jaezan paham maksud dua jiwa yang akan pergi.
ka agasa yang pertama dan kalana yang ke dua.
jika kaluna sakit , maka ka agasa pun tengah tidak baik baik saja di sana. kenapa ? bagaimana bisa ?. karena kaluna dan agasa memiliki insting ikatan batin yang kuat sedari kecil, jika agasa sakit maka di saat yang bersama kaluna pun sakit , itu sudah hal biasa bagi keluarga kaluna dan angga serta ka hanif pun mengetahui hal itu , ini semua aneh tapi memang nyatanya insting perasaan mereka begitu kuat.
" udah nyoba hubungi ka hanif?" tanya jaezan
" ga bisa , gua yakin ada yang ga beres di lapangan makanya kaluna sampai sakit. berarti ka agasa di sana juga sakit " jawab angga
•••
" SIAPA YANG NYURUH KAMU KE RUMAH INI JAEZAN AL FATIH " teriak seorang wanita
" ma.. " ucap kaget jaezan
" mah , udah cukup aku udah gede.. aku punya rencana hidup aku sendiri, kalau mama mau masuk neraka ga usah ajak aku mah. aku mau berbakti sama orang yang udah nyerahin hidupnya buat aku. " bantah jaezan
" SEJAK KAPAN KAMU BERANI BANTAH MAMA , SEMUA DISINI YANG TAU MAMA DAN YANG ATUR MAMA " jawab kalisa ( ibunda jaezan al fatih dan kalana putra mahesa)
' pulanglah aku tidak mau kamu terluka karena ku ' ucap kalana sambil menyuruh jaezan untuk pergi
"ngga , kalo lo mati gua juga harus mati kal " jawab jaezan
" MAMA BILANG KELUAR ATAU KALANA MATI DI TANGAN MAMA " ancam kalisa
" AKU KELUAR TAPI JANGAN SENTUH KALANA SEDIKIT PUN " jawab jaezan
" fine " jawab kalisa
jaezan keluar dan menjauh dari rumah kalana , meskipun jauh di lubuk hatinya ia sangat takut kalana terluka.
KAMU SEDANG MEMBACA
DEAR KALANA
Ficção Adolescente• pasal dua ayat dua di buku dairy kalana : - punya mimpi memang harus di wujudkan dan diiringi dengan usaha tapi TAHU DIRI itu harus. • pasal dua ayat tiga di buku dairy kalana : - tolong cintai kaluna sampai akhir hayat dan jangan mengkhianati nya...
