''Mas liat'' ucap indah menunjuk boneka beruang yang tertata rapi dirak boneka
''Kenapa?'' daniel bingung
''Ihh gak peka'' indah kesal lalu berjalan meninggalkan daniel
''Loh, kenapa? Kamu mau boneka itu?'' ucap daniel sambil berjalan menyusul indah
''Gak usah, udah gak mood'' indah sebal
''Jangan gitu dong, saya belikan ya'' ucap daniel lalu mengajak indah untuk ikut dengan nya mengambil boneka dan senyuman di wajah indah kembali terukir
Kini daniel dan indah sedang berjalan-jalan menyusuri toko-toko yang menjual banyak sekali barang yang lucu dan cukup unik
''Kamu mau gak mas'' indah membawa sebuah gantungan kunci yang sangat lucu
''Seperti nya itu akan lebih cocok jika kita hadiahkan pada leo'' ucap daniel lalu tersenyum
''Ohh ya, yaudah aku mau beli ini buat aku sama leo'' ucap indah
''Untuk saya?'' tanya daniel
''Tadi katanya gak mau'' jawab indah
''Enggak, saya bilang itu cocok untuk leo, tapi kalo kita bertiga punya gantungan kunci yang sama akan lebih cocok lagi'' balas daniel
Indah hanya tersenyum, indah dan daniel sudah hampir 4 jam berkeliling pasar lokal di London mereka mencari berbagai macam barang yang lucu dan unik tak hanya barang mereka juga mencoba beberapa makanan khas salah satu kota di London
Setelah merasa cukup dengan jalan-jalan nya kini daniel menghubungi gito untuk menjemput mereka dan kembali ke hotel
Didalam mobil indah mengajak ngobrol gito dan mereka mempunyai beberapa selera yang sama dan obrolan mereka terlihat sangat asik
Saat melihat indah dan gito mengobrol dengan asik daniel hanya berdecak dan memutar mata malas, namun hal itu tak disadari oleh indah
Daniel melihat jawab gito dari pantulan cermin dan saat melihat wajah gito, daniel semakin kesal dibuat nya
Wajah gito terlihat sumringah dan ceria saat mengobrol banyak dengan indah
Dan tak lama mobil yang terlihat mewah terparkir dari lobby hotel yang diinapi oleh daniel dan indah
Saat melihat gito turun dan akan membukakan pintu mobil untuk indah, daniel menahan bahu gito dengan cepat
''Tidak usah, anda langsung pergi saja terimakasih'' ucap daniel lalu turun dengan menggengam tangan kanan indah
Setelah turun ia langsung mengajak indah untuk sesegera mungkin menuju kamar nya
Sampai lah mereka didalam kamar yang sudah dipesan
''Kenapa sih mas?'' indah yang merasa daniel ini cukup aneh
''Kamu ndah yang kenapa?, akrab sekali dengan gito'' daniel mengeluarkan sedikit amarah nya
''Apaan sih mas, kok malah jadi emosi?'' ucap indah
''Saya tidak emosi, kamu saja yang terlalu sensitif'' ucap daniel lalu pergi meninggalkan indah
*Indah pov
Setelah melihat daniel pergi indah mengerutkan keningnya
''Apaan sihh, marah-marah mulu''
''Mas daniel kenapa sih?''
''Dia cemburu lagi?''
''Capek banget bujuk kulkas 10 pintu''
''Gengsi banget si mas daniel akhh''
Indah mengeluarkan amarah nya saat tidak ada daniel dan kini ia berniat membersihkan diri terlebih dulu
Saat masuk kedalam kamar indah melihat daniel yang sedang sibuk dengan laptop yang ia bawa
Namun dengan rasa bodo amat karena masih tak terima, indah mendiamkan daniel dan melanjutkan niat awal nya
~*****~
Setelah lama nya indah didalam kamar mandi kini daniel melihat indah yang baru saja keluar dari kamar mandi
Ia sedikit melirik-lirik apa yang akan dilakukan oleh indah, dan indah menyadari bahwa daniel sedang mencoba memantaunya
Setelah indah selesai dengan rutinitas malam nya ia beranjak tidur, tentu daniel masih dengan posisi yang sama
Daniel dan indah saling diam dan kini sudah lewat tengah malam
Indah tidak bisa tidur dan dengan berani ia menghampiri daniel
''Mas kamu masih marah?'' tanya indah
Namun daniel tak menjawab nya
''Mass, udah dong marah nya'' lanjut nya
Lalu daniel menatap kearah indah
''Aku laper mas, makan yuk'' ajak indah
''Kamu bisa makan sendiri, saya masih ada kerjaan'' jawab daniel menatap laptop nya
''Mas, aku gak mau makan sendirian'' ucap indah manja
Tentu dengan indah yang mode manja seperti itu daniel tidak bisa menolak lagi, indah terlalu lucu jika terus didiamkan
''Ayo'' daniel bangkit dari duduk nya dan menggenggam tangan indah mengajak nya makan tentu dengan indah yang tersenyum kemenangan
Setelah makan daniel dan indah kembali ke kamar, dan tidur dengan daniel membelakangi indah
Indah hanya bisa menghembuskan nafas nya panjang
''Capek banget bujuk kulkas 10 pintu'' gumam indah
Daniel mendengar itu namun tidak ia hiraukan rasa cemburu sudah membalutinya
Sekian terimakasih maaf banget baru up, jujur aku udh agak bingung bikin alus jadi kayanya end agak segera tibaa, maaf juga ini dikit bangett karena bingung mau bikin kaya gimana :(
*kasih saran donggss
KAMU SEDANG MEMBACA
Married to a Young Widower
Fanfiction''Capek banget bujuk kulkas 10 pintu'' gumam indah ini hanya fiksi penggemar ⚠️jangan dibawa ke REAL LIFE ⚠️
