bab 38 semuanya berakhir

1.7K 155 4
                                        

Beberapa minggu kemudian...

Sudah tak terhitung berapa kalinya indah berkunjung kerumah sakit, mungkin hampir setiap hari la berkunjung untuk melihat kondisi sang buah hati. Setiap ia melihat buah hatinya ia berharap bahwa keajaiban akan datang padanya, ia selalu menantikan hari dimana mereka berkumpul dan bermain Bersama.

Daniel selalu menemani dan menguatkan indah, bahkan ia selalu mengosongkan waktunya untuk pergi berkunjung Bersama

Hari ini pun mereka pergi berkunjung, tak hanya berdua ada kathrina yang ikut karena ia sudah lama tak mengunjung bayi ia penasaran dengan kondisi bayi

Saat indah masuk ternyata sudah ada dokter yang sedang memeriksa anak mereka

"selamat pagi dok'' sapa indah mencoba mencairkan suasana

"ah selamat pagi juga bu indah'' balas sang dokter

Setelah menyapa indah langsung menghampiri anaknya, Daniel dan kathrina pun menyusul masuk ke dalam ruangan

''bagaimana keadaan anak saya dok" tanya Daniel setelah ia berdiri disebelah indah

"keadaan anak bapak dan ibu sudah membaik, bahkan lebih baik dari sebelumnya" katanya

"syukurlah" indah merasa sangat lega setelah mendengarnya

"sebelumnya apa saya boleh bertanya" ragu sang dokter

"tentu, silahkan" jawab Daniel

"apa anak bapak dan ibu sudah diberi nama?" tanya dokter

Mereka terlihat terkejut dan baru sadar kalo Mereka terlalu khawatir hingga melupakan hal yang penting untuk anaknya yaitu sebuah nama

Dengan khawatir indah mencoba memikirkan sebuah nama

''kalian bahkan belum nyiapin nama" kaget kathrina

Daniel dan indah hanya menatap kebawah tanda menyesal

Indah mengintip kearah Daniel, lalu Daniel mengangkat wajah nya dan tersenyum

"nama nya sudah ada" ucap nya tanpa ragu

Indah dan kathrina melirik kearah Daniel dengan wajah terkejut, indah bertanya "siapa?"

Nama nya "ribkeyla" ucapnya tanpa ragu

Indah menatap Daniel dengan tatapan penuh tanya. "Ribkeyla?" ulangnya pelan, seolah mengecap setiap suku kata.

Kathrina mengerutkan dahi, matanya berpindah cepat dari Indah ke Daniel.

"Dari mana kamu dapat nama itu?" tanya indah, nadanya datar namun penuh rasa ingin tahu.

Daniel menghela napas, lalu menatap langit langit ruangan itu.

"Sudah lama saya menyimpan nama itu, namun saat itu waktu nya tidak tepat" ujarnya

Indah mendekat, ''itu nama yang kamu siapkan selama ini?" suara lembutnya nyaris seperti bisikan

Daniel mengangguk pelan

"Entah kenapa, nama itu datang dalam mimpi waktu aku masih remaja. Sejak itu, aku simpan. Aku selalu tahu, ketika saatnya tiba... aku akan tahu kapan harus mengucapkannya

Kathrina masih diam, tapi kini ada kejutan lembut di ujung matanya seperti menahan emosi yang tak bisa di jelaskan

Indah meraih tangan Daniel dan menggenggamnya erat

"Ribkeyla" bisiknya sekali lagi
"Nama yang indah... dan terasa.. seperti takdir''

Kathrina nanya menggelengkan kepalanya
''Lu pada kenapa dah'' ucapnya dengan kedua tangan bertumpu dipinggang

Married to a Young WidowerCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang