Dipagi hari yang cerah ini, Daniel sedang duduk di sofa ruang keluarga sambil membaca berita di ponselnya
Indah masuk dari arah dapur dengan membawa cangkir teh hangat
"Mas, bantuin aku di taman yuk" ajak Indah sambil menaruh teh di meja
Daniel melirik sekilas tanpa mengangkat kepalanya dari ponsel
"Ngapain?" tanya daniel
"Ya ngurusin tanaman, Banyak yang layu kasian" jawab Indah sambil menatap daniel dengan alis sedikit terangkat
Daniel menghela napas, pura-pura tidak peduli
"Kamu saja, Saya nggak ngerti-ngerti tentang tanaman''
Indah mendekat, berdiri di depannya dengan tangan di pinggang
"Mas, kan ini rumah kita Masa urusan tanaman cuma aku yang peduli?''
Daniel mendengarkan kata-kata Indah dengan penuh perhatian, walaupun tampaknya tetap sibuk dengan ponselnya
Setelah beberapa detik, ia meletakkan ponselnya di meja dan menatap Indah
"Ya sudah ayok" kata Daniel sambil berdiri, suaranya tenang tapi tulus
Indah sedikit terkejut, tidak menyangka Daniel akan langsung setuju
"Makasih Mas, Aku pikir kamu bakal ngeluh''
Daniel tersenyum tipis
"Bukan soal mengeluh, saya hanya pengen kamu nggak kerja sendirian, apalagi kamu sedang mengandung anak saya''
Mereka berjalan berdua menuju taman, dan Daniel mulai membantu menyiram tanaman yang layu, Dia tidak banyak bicara, tapi setiap gerakannya menunjukkan bahwa dia benar-benar ingin membantu, bukan sekadar formalitas
"Mas, lihat deh bunga mawar ini, Kayaknya layu banget" ujar Indah sambil menunjuk satu pot yang terlihat parah
Daniel mendekat, memeriksa pot itu dengan cermat
"Mungkin akarnya terlalu basah, Pindahin aja ke tempat yang lebih kering''
Indah memandang Daniel, kagum dengan saran yang cukup masuk akal
"tau banget kayanya mas"
Daniel menegakkan tubuhnya dan menatap Indah sebentar
"hanya berpikir logis saja. Kalau ada masalah, cari solusinya. Itu prinsipnya." kata-kata bijak yang keluar dari mulut daniel
Indah tertawa kecil, lalu mulai memindahkan pot dengan bantuan Daniel
Setelah beberapa saat bekerja di taman, Daniel menyeka keringat di dahinya
"Besok pagi, siramnya jangan telat. Biar nggak layu kayak gini lagi''
Indah mengangguk sambil tersenyum "Iya, aku bakal ingat Tapi, makasih ya mas aku seneng kamu bantuin aku tadi''
Daniel menghela napas, lalu ikut tersenyum memandang indah
"Ya Kalau ada apa-apa tinggal bilang saja, saya pasti bantu"
Tanpa banyak basa-basi, mereka terus merawat tanaman di taman, berbagi tugas tanpa terlalu banyak bicara, tetapi jelas terlihat bahwa mereka saling memperhatikan satu sama lain
Setelah selesai dengan tanaman ditaman indah dan daniel memutuskan untuk masuk kedalam rumah
''Mas mau makan apa?'' tanya indah saat sudah berada didapur
''Apa saja, saya mau mandi dulu'' jawab daniel lalu meninggal kan indah didapur
setelah melihat daniel pergi indah segera mengeluarkan beberapa bahan masakan dan siap intuk masak
"masak apa ya hari ini" monolog indah
Cukup lama ia berpikir, kini ia sudah tahu apa yang akan dimasaknya
Dikamar
Daniel yang baru saja selesai mandi sedikit terusik akan suara yang bising yang keluar dari arah dapur, ia cukup penasaran apa yang sedang indah masak hingga bising seperti itu
tanpa pikir panjang daniel sesegera kebawah untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi
"Mas" teriak indah kencang
daniel yang merasa indah sedang dalam bahaya pun berlari kebawah
"Ada apa?" daniel yang tampak panik dan takut
"Tolong mas" teriak indah saat melihat kehadiran daniel
daniel cukup terkejut saat melihat indah naik keatas meja makan dengan membawa centong sayur ditangan nya
"Kenapa, ada apa?" daniel yang masih bingung
"Itu mas" tunjuk indah dan daniel melihat kearah yang indah tunjuk
setelah tau itu hanya seekor kecoa daniel menghela napas panjang dan sedikit memijat kening nya
"Mas kok cuma diem sih" indah yang sudah ketakutan sejak tadi merasa tidak dibantu dengan ada nya daniel disana
"Itu cuma kecoa ndah" daniel yang tak habis pikir, ia panik setengah mati karena indah berteriak namun saat dilihat indah hanya takut pada kecoa yang sedang berjalan bahkan jauh dari dirinya
"Ya tapi kecoa nya terbang mas" indah yang masih siaga ditempat
''Bantuin dong mas jangan diem aja'' indah yang masih berusaha meminta bantuan daniel
Daniel membuang napas nya kasar, lalu dengan perlahan ia mendekat dirinya untuk mengusir sang kecoa dari rumah, ia menggunakan sapu sebagai alat untuk mengusir sang kecoa
''Cepetan mas'' indah yang sudah tidak sabar karena daniel begitu lama
''Iya sabar, saja sedang berusaha'' ucap daniel sambil menggoyang-goyangkan sapu agar kecoa itu pergi
Dan benar saja kecoa nya pergi namun bukan keluar rumah melainkan ke arah daniel berdiri sekarang
Dan dengan cepat daniel pun ikut naik ke atas kursi
''Kamu ngapain mas?'' indah yang sedikit bingung
''Emm, saya hanya terkejut'' ucap daniel yang tak ingin image nya hancur
Sebenarnya daniel pun sama-sama takut dengan kecoa namun ia menyembunyikan nya karena ada indah disana ia tak ingin indah tau sikap penakutnya terhadap hewan kecil seperti kecoa
Keduanya merasa lega saat melihat sang kecoa telah pergi entah kemana, kini mereka melepaskan napas lega nya
Namun setelah merasa lega, indah dan daniel dikejutkan oleh kehadiran leo dan lula yang secara tiba-tiba
''AHH!!'' teriak kedua nya
''Mommy ngapain jongkok diatas meja?'' leo yang aneh melihat indah
''Ehh.... Engga tadi mommy abisss..... Bersihin meja nya iya hehe'' indah merasa gugup untuk menjawab
''Papa ngapain berdiri diatas kursi?'' leo yang juga merasa aneh akan situasi disana
''Emm..... Papa abis bantuin mommy benerin lampu....'' daniel yang ikut panik karena tak ingin anaknya tau bahwa mereka sedang berusaha menghindar dari kecoa
Indah dan daniel pun turun dari meja dan kursi
''Papa mau kekamar dulu'' daniel yang merasa malu namun berusaha menutupinya
''Mommy juga deh, kasian adeknya mau istirahat'' alasan indah untuk sama-sama pergi dari sana
Melihat indah dan daniel yang berjalan dengan langkah cepat lula hanya menggelang ia tak mereka sedang menahan malu nya
''Papa sama mommy kenapa sih kak?'' leo yang bertanya pada lula
Lula hanya menggangkat kedua bahunya pertanda tidak tau
AKHH AKHIRNYA BISA DI UP!!!
WP NYA B*ADAB ( TA* MAU TA*?)
SEMUA DRAF NYA ILANG PADAHAL UDH MAU SELESAI CERITANYA AAKKHHH
Kayanya bakal selesai lebih lama guys karena harus diulang lagi ceritanya huhu
Capek banget ngetik panjang'' malah gak kesimpen akhh wp ta*
KAMU SEDANG MEMBACA
Married to a Young Widower
Fanfiction''Capek banget bujuk kulkas 10 pintu'' gumam indah ini hanya fiksi penggemar ⚠️jangan dibawa ke REAL LIFE ⚠️
