08

3.1K 203 13
                                        

Shani dan chika yang sedang berbaring diatas kasur king milik shani, chika memeluk shani dengan erat membuat shani hanya bisa pasrah jika sudah seperti ini tapi shani suka dengan chika yang kalem seperti ini tapi tidak dengan posisi sang adik sakit. Shani terus mengusap punggung chika dengan tatapan yang lurus memandang ke arah jendela.

Sedangkan chika masih memeluk shani dengan mata yang terpejam ia bukan tidur hanya menutup matanya agar mengurangi rasa pusing dikepalanya. Shani yang menundukkan kepalanya untuk melihat keadaan chika saat ini, saat melihat muka chika terlihat jelas bahwa sang adik sedang menahan rasa sakit dengan cepat shani pun langsung menanyakannya kepada chika.

"Apa yang sakit dek"ujar shani sambil menatap chika, chika pun langsung menunjuk kearah kepalanya yang terasa sakit dengan cepat shani pun memijat pelan kepala chika tapi tak lama kemudian pintu kamar shani terbuka lebar.

Brakk

"Astagfirullah"kaget shani

"Hehehe maaf tante kebablasan"timbal friska sambil menggarukkan pipinya yang tidak gatal.

Yap yang membuka pintu secara kasar pelakunya adalah friska tante dari shani dan chika, riska adalah seorang dokter Spesialis bedah dan juga umum dirumah sakit Kasih Bunda. Friska datang kerumah shani untuk mengechek keadaan keponakannya yang aktif, dan juga nakal yang diluar nalar manusia.

"Pelan pelan dong tan untung pintunya gak rusak"ucap shani.

"Kalo rusak ya beli lagi shan"

"Lambe mu tan enteng banget ngomongnya"

"Udah ah awas dulu shan mau tante suntik si chika"ujar friska chika yang mendengar itu pun melototkan matanya bukan ucapan sang tante tapi ia takut dengan friska.

"Huwaaa cici ndak mau cii hikss"Tangis chika

"Tan ihh jadi nangis lagikan baru juga berenti"Kesal shani.

"Jangan percaya sama drama dia shani, tante tau itu air mata buaya"

"Hikss cici kenapa ada hikss perawan tua hikss"ujar chika yang masih memeluk shani dengan erat.

"Heh sakit juga banyak banget tingkah udah shan lepas dulu mau tante periksa dulu"ucap friska sambil mengeluarkan peralatan medisnya.

"Lepas dulu dek kan mau diperiksa sama tante"

"Hikss ndak mau cici ndak mauuu"Rengek chika friska yang mulai geram pun akhirnya menelepon sang mamih.

Baginda ratu
Berdering

Halo mih

Iya kenapa mpirs?

Mamih sibuk gak?

Nggak ini lagi ngeteh di halaman belakang kenapa emangnya?

Nihh si jambul gak mau diperiksa nih mih, malah
Ngatain aku perawan tua

Kamu lagi di rumah shani?

Iya mamih mpris mau periksa si jambul tapi
Tuh anak kagak mau diperiksa malah nangis

Yaudah kasihin hp nya ke chika biar mamih yang ngomong atau nggak di loudspeker aja

Yaudah aku loudspeker aja
Udah mih

Chika denger omah?

Eumm denger omah hikss

dedek chikaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang