41

872 82 19
                                        

Langkah kaki perth terus berjalan menyusuri rumah yang dulu sering ia kunjungi untuk bermain semasa sekolah.ia langsung saja menyapa wanita cantik yang sudah ia anggap sebagai ibu kandungnya sendiri. Tatapan mata tajam Perth terlihat dari semua sudut pandang orang yang menatapnya.
begitupula wanita cantik yang berada di depannya ini. Wanita itu seakan bertanya-tanya apa arti tatapan Perth saat ini.

"Nak perth langsung ajh temui ohm,Tante akan buatin minum terlebih dahulu" wanita itu langsung bangkit dari duduknya, sedangkan Perth ia langsung menuju kearah kamar milik ohm.

Brukk

Tanpa sopan santun Perth langsung mendobrak pintu kamar milik ohm yang di mana sang pemilik kamar tersebut sedang asyik memainkan Handphonenya.

"gila lu Perth,ga punya etika main langsung dobrak kamar orang kaya gitu!!"Marah Ohm karena tingkah sahabatnya itu.perth tak menghiraukan ucapan ohm,ia langsung saja menatap setiap sudut dari kamar sahabatnya itu.pandangn matanya di buat tak nyaman saat melihat sesuatu yg begitu menyakitkan.

"Gila? Yang gila disini tuh lu ohm..lu gila..lu berengsek..lu pecundang lu laki-laki biadad dan sialnya lu sahabat gua sendiri!!!" Perth tak bisa lagi menahan amarahnya.ia begitu kecewa saat melihat beberapa pajangan bingkai foto ohm dan mantannya itu masih terpajang rapi di kamar ini.dan Perth baru Tau akan hal itu.

"Apa maksud lu ha! Lu Dateng kesini cuma buat maki-maki gua!gua rasa
Kita ga pernah punya masalah"ohm tak kalah emosinya dengan Perth.

"Masalah itu ada setelah lu merenggut kebahagiaan adikk gua, lu nikahin dia..lu janjiin dia kebahagiaan..lu berkoar kesemua orang seolah lu cinta sama dia..dan lu nyakitin dia..ini bukan pertama kali lu nyakitin dia..ini udh yang kesekian kalinya" buliran bening tanpa sengaja langsung menetes dari pria yang bahkan jarang menangis. Hati Perth sakit melihat bagaimana lengso bisa bertahan dengan sikap buruk sahabatnya itu.

"Kenapa lu nikahin lengso kalo lu masih cinta sama nanon? Kenapa ohm!?..istri mana yang ga sakit hati ngeliat suaminya masih majang foto mesra lu dan mantan lu itu???kata berengsek ajh ga cukup buat manusia kaya lu" maki perth

"Lu marah dan maki-maki gua cuma karena foto itu?"

"Cuma lu bilang?? Lu bilang cuma karena foto itu? Lu bener-bener biadab ohm"

"Terus mau lu apa sekarang ha! Lu ga berhak ikut campur urusan rumah tangga gua sama lengso" Perth semakin benci dengan ohm karena pernyataannya barusan.

"Gua berhak, sekarang juga bahkan gua bisa bawa lengso pergi dari hadapan lu" ucapan Perth berhasil membuat ohm bungkam seribu bahasa.ia tau jika Perth tidak pernah main-main dengan segala ucapannya itu.

"Coba kalo lu bisa..asal lu tau lengso udh cinta mati sama gua dia ga akan pernah mau ninggalin gua" ohm tak gentar melawan Perth walaupun ia tau jika detik ini juga ia bisa saja kehilangan lengso. Tapi ia harus bisa menunjukkan sikapnya yang seolah tidak takut.

Perth dengan kesadaran penuh karena tersulut emosi mendengar ucapan ohm barusan langsung memecahkan semua bingkai foto yang berada di sudut kamar tersebut menggunakan handphonenya. Perth terus melempar handphonenya ke semua foto tersebut agar pecah.ohm mencoba menghentikan aksi gila' Perth namun tak berhasil karena tubuhnya masih lemas.

"Perth cukup ..Tante mohon cukup ..ohm tidak sengaja menyakiti fisik lengso jadi  tolong maafin anak Tante"mamih ohm masuk ke dalam kamar dan langsung berteriak histeris menyaksikan Perth yang tengah menghancurkan bingkai foto bahkan mamih ohm langsung saja memohon agar perth menghentikan aksinya itu.ia bahkan tak tega melihat ohm putranya yang bersusah payah mengumpulkan lembaran-lembaran foto yang belum rusak.

"Jadi bener luka di sudut bibir lengso dan telapak tangan bekas tamparan itu ulah ohm!!!" Fakta yang keluar dari ibu kandung ohm membuat Perth semakin naik pitam. Ia menatap penuh benci kearah ohm.

P   A     S    T (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang