37

721 65 16
                                        

Deretan pasang mata sepanjang parkiran hingga koridor kampus memperhatikan lengso dari atas hingga bawah,seluruh mahasiswa universitas tersebut sudah mengetahui kabar pernikahan lengso dan ohm dan hal itu membuat para mahasiswa ada yang merasakan cemburu bahkan tak suka melihat lengso. Mendapati tatapan tajam dari para mahasiswa sudah jadi makanan sehari-hari buat lengso,ia tak ambil pusing Karena menurutnya itu bukan masalah besar.

"Loh loh loh pengantin baru udh masuk kuliah ajh? Lu ga bulan madu" tanya chimon yang kini menghampiri lengso yang tengah duduk sendiri di dalam kelasnya.

"Bentar lagi mau ujian chi, aku ga mungkin ikut ujian susulan" jawab lengso.

"Kalian udh gituuan? " Tanpa dosa Chimon menanyakan hal yang menyangkut privasi membuat lengso sedikit membelakan matanya kaget.

"Ishhh ga tau, itu privasi chi" Chimon yang mendengar jawaban lengso tertawa puas karena berhasil meledeknya.

"Leng aku denger kamu sama ka ohm mau pindah dari kota ini?"

"Aku ga tau yah chi ,ka ohm belum bahas hal ini" setelah berbincang-bincang Chimon memutuskan pergi ke kelasnya karena sebentar lagi kelas lengso akan segera di mulai.

Setelah melewati pelajaran yang membuat otak para mahasiswa sedikit ngebul, kini waktunya mereka beristirahat menunggu jam kelas selanjutnya.kali ini lengso memutuskan untuk ke kantin karena tadi ia belum sempat sarapan hal itu di sebabkan karena ia bangun kesiangan. Ia hanya menyiapkan satu bekal simpel untuk suaminya. Bagi lengso dirinya nomor dua dan yang nomor satu adalah sang suami biarlah ia kelaparan yang terpenting suaminya tidak merasakan kelaparan.

Lengso memesan seporsi nasi goreng dan air putih dingin, setelah makanannya siap ia langsung menyantapnya. Tidak ada orang yang menemaninya sedari jadi maba hingga saat ini lengso tak memiliki teman lain selain teman-teman suaminya itu.

"Lengsoo" panggilan tersebut berasal dari pria cantik yang pernah jadi mantan calon istrinya ohm ,siapa lagi kalo bukan Lego si kembang desanya kampus.

"Haii Lego,sini duduk"Lego dengan senang hati duduk bersama lengso ,ia pun memesan makanan yang sama dengan lengso.

"Maaf yah aku ga hadir ke pernikahan kamu sama ka ohm, tapi kado dari aku nyampe kan?"

"Gpp ko, Iyah kado kamu nyampe makasih yah" ucap lengso dengan senyum hangatnya.

"Aku seneng sekarang kamu udh jadi istrinya ka ohm, kamu berhasil gantiin posisi masa lalunya" mendengar perkataan yang keluar dari mulut Lego sempat membuat lengso memberhentikan suapan nasinya ke dalam mulut. Apa benar dengan dirinya menikah dengan ohm itu sudah berhasil menggeser posisi masa lalunya? Nyatanya tidak.... Hingga detik ini masalalu suaminya tetap menjadi nomor satu bukan?

"Leng" lego menyadarkan lengso yang tengah melamun.

"Ahh maaf Lego" keduanya kini  sama-sama melanjutkan aktivitas memakannya. Hingga tak ada lagi obrolan dari Lego maupun lengso.

"Boleh ikut gabung?" Lengso dan Lego Melihat kearah sumber suara di mana dunk berdiri dengan senyuman hangatnya, Baik lengso maupun lego mengangguk tanda setuju. Kini mereka bertiga tengah duduk dengan tatapan para mahasiswa yang saling bergosip,entah menggosipkan apa.

Dunk banyak berbicara dan hanya Lego yang menanggapi, Lengso sendiri lebih banyak diamnya karena ohm pernah berkata agar lengso tidak terlau Deket dengan dunk. Sebagai istri yang patuh terhadap suami ,lengso langsung menerapkan setiap perintah darinya yang mungkin itu salah satu kebaikan untuk lengso.

Dan Sikap diamnya lengso membuat dunk berpikir jika lengso tidak bahagia dengan pernikahannya,maka tidak salah bukan jika dunk mencoba menarik perhatian lengso lagi?

P   A     S    T (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang