"Jika 99% orang mengatakan bahwa masa lalu menjadi pemenangnya ,maka aku adalah 1% yg tetap mengatakan bahwa orang baru adalah pemenangnya , karena yg terbaik ga akan mungkin jadi masa lalu"
_lengso abinaya_
Bayi itu terlelap di gendongan ohm,bahkan bayi itu sama sekali tidak mengeluarkan suara tangisnya kala bertemu dengan orang asing. ohm terus mengusap lembut bokong bayi itu agar tidurnya terasa nyaman. Ini baru pertama kali ohm merasakan kebahagiaan menjadi seorang daddy Walaupun anak itu bukan darah dagingnya sendiri.
"Ka sini aku pindahin Nemo nya ,kamu pasti pegel" lengso mengarahkan tangannya untuk mengambil alih tubuh Nemo dari gendongan ohm.ia segera membawa bayi itu kedalam box bayi yang memang sudah di siapkan.
"Dia tampan seperti ayahnya" ujar ohm membuat lengso tersipu malu. Lengso tak menyangka jika ohm benar-benar menerima kehadiran Nemo di antara mereka,terlepas lagi tentang asal usulnya bahkan ohm tak keberatan.
"Aku akan meminta dokter untuk pulang dan memilih untuk rawat jalan, setelahnya kita akan pergi berlibur bersama layaknya keluarga utuh" ucap ohm. Lengso hanya mendengarkannya.
"Leng ayoo kita jadi orangtua yang baik buat nemo, jangan sampai Nemo kekurangan kasih sayang sedikitpun" lengso mengarahkan wajah ohm untuk menatapnya dengan lekat.
"Ka..kamu harus fokus dulu sama kesembuhan kamu , setelahnya kita pikirkan nanti" tak dapat di pungkiri perlahan tubuh ohm mulai terlihat begitu lemah seperti hanya tersisa tulang saja.
"Justru karena itu, aku takut Leng" ada jeda di setiap ucapan yang keluar dari mulut ohm "aku takut ga bisa membuat kenangan lebih lama lagi sama kamu dan Nemo,makanya ini adalah waktu yang tepat untuk mewujudkannya" tangisan lengso pecah begitu saja , entahlah setiap kali melihat ohm seperti ini ia merasa sangat amat bersalah.
"Jangan nangis, jangan buat aku semakin bersalah" keduanya saling berpelukan, menguatkan satu sama lain. Mereka hanya bisa berserah pada takdir yang membawa mereka entah itu untuk kebahagian atau sebaliknya.
Setelah berkonsultasi dengan dokter pribadi,ohm di perbolehkan untuk dirawat jalan hanya saja pihak keluarga harus ekstra hati-hati menjaga keadaan ohm. Ohm memilih untuk tinggal di salah satu apartment yang posisinya tidak jauh dari apartemen milik Perth dan chimon . Hal itu ia lakukan agar Perth masih bisa melihat lengso yang tinggal bersamanya. Itu juga sebagai tanda bahwa ohm tidak akan berani menyakiti lengso lagi ,karena sekarang mereka sudah tinggal lebih dekat.
Hubungan persahabatan mereka masih belum utuh, dan ohm memaklumi hal tersebut. Ia hanya berusaha menjadi lebih baik lagi agar persahabatan mereka kembali seperti sedia kala.
"Syutttt jangan nangis,ayo daddy ajak kamu jalan-jalan keluar"
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Nemo yang baru saja bangun dari tidurnya dan menangis langsung saja di ajak oleh ohm untuk melihat pemandangan luar apartemen. Ohm membawa Nemo ke taman yang berada di bawah gedung apartemen tersebut. Tanaman Yanng berada di taman Tersebut baik untuk kesehatan bayi. Sedangkan lengso ia masih sibuk dengan pekerjaan memasaknya. Ohm begitu merindukan masakan buatan lengso.
"Lain kali ,lu pake stroller bayi biar ga cape harus gendong -gendong Nemo kaya gini, dia udh berat" ohm di kejutkan dengan kedatangan Perth. Bahkan Perth dengan tenang mengambil alih Nemo dari gendongan ohm.