Seliwiran angin pantai menerpa wajah cantiknya hingga membuat beberapa helai rambutnya sedikit berantakan.ia tengah menyaksikan pemandangan matahari terbenam untuk pertama kalinya secara dekat.
"Baru pertama kali liat sunset?"
"Ummm" setelah percakapan singkat keduanya sama-sama fokus menatap kearah matahari yang perlahan menghilang di gantikan dengan cahaya bulan dan bintang.
"Ayoo Leng,angin pantai saat malam hari ga sehat buat tubuh" lengso mengikut arah langkah pria itu membawanya.
"Phi Perth telpon aku tadi,dia bilang suamimu masuk rumah sakit" hati lengso berdebar jauh lebih cepat dari sebelumnya.ia begitu mengkhawatirkan keadaan ohm saat ini.
"Dunk aku ingin bicara sama ka Perth" pria itu yang ternyata adalah dunk , langsung saja memberikan handphonenya kepada lengso. Tak butuh waktu lama lengso Langsung melakukan panggilan via Telpon kepada Perth.
"Hallo leng"
"Ka...gimana kabar ka ohm? Dunk bilang Ka ohm masuk rumah sakit" tanya lengso pada Perth.saat ini lengso mulai sedikit menyesali keputusan yang ingin menghilang dari pandangan suaminya itu.
"Dia depresi,ga mau makan ga mau minum dan ga mau ngobrol sama siapapun keadaanya sungguh memperihatinkan"
"Kaa ak-"
"Cukup leng,jangan merasa kasihan padanya...ingat tujuan awalmu anggap saja itu sebagai karma untuknya" panggilan tersebut terputus sepihak. Lengso langsung merosot kebawah karena tubuhnya benar-benar terasa lemas. Dunk langsung membantu Lengso bangkit dan membawanya kedalam kamar.
Ini sudah seminggu lengso berada di desa terpencil tempat tinggal dunk,ia mengikuti semua rencana dari Perth.lengso tidak bisa berbuat apapun karena ini demi kebaikan bersama.mengenai perceraiannya dengan ohm...lengso menyerahkannya pada Perth.ia tau Perth akan melakukan yang terbaik untuk dirinya. Bahkan rencana kepergian dirinya tidak di ketahui oleh kedua orangtua lengso sendiri.
Hati lengso goyah sekarang,ia merasa tak tega meninggalkan suaminya yang sedang sakit.
"Tuhan...tolong jaga suamiku"
***
Ruangan VVIP tempat ohm di rawat sangat berantakan,dan itu semua karena ulah ohm yang mengamuk seperti sebelumnya.kali ini bahkan ohm menyakiti ibu kandungnya. Ia tanpa sadar telah melemparkan vas bunga ke kepala ibu kandungnya itu hingga menyebabkan luka yang dalam.
"Sus lakukan segera" ohm yang masih dalam keadaan mengamuk langsung saja di berikan suntik bius agar ia tidak dapat menyakiti dirinya dan orang-orang di sekitarnya. Dokter menyuruh beberapa perawat untuk mengikat bagian tangan dan kaki ohm.
"Papih, keadaan ohm semakin parah kita harus segera menemukan keberadaan lengso,kalo engga dia akan seperti ini terus menerus" usul kaka kandung ohm. Saat ini ohm hanya akan sembuh jika lengso telah di temukan.
"Papih sudah mencari keberadaan lengso di setiap sudut kota ini,tapi tidak menemukannya"
"Pih kita ancam saja dengan kedua orangtua lengso, mamih yakin jika menyangkut orangtua, lengso pasti akan pulang" sang kepala keluarga mulai menyusun rencana yang baru saja di berikan oleh istrinya itu. Mereka semua akan melakukan apapun demi kebaikan ohm.
Beberapa bodyguard keluarga ohm sedang dalam perjalanan menuju rumah milik orangtua lengso,mereka akan membawa orangtua lengso untuk di jadikan Sandra.
Perth telah mengetahui rencana busuk keluarga ohm ,maka dari itu ia langsung buru-buru mengabari dunk yang memang saat ini tengah berada di desa halamannya itu. Ia tak akan bisa membiarkan lengso terpengaruh oleh rencana busuk keluarganya ohm.
KAMU SEDANG MEMBACA
P A S T (END)
Ficción General"Jika 99% orang mengatakan bahwa masa lalu menjadi pemenangnya ,maka aku adalah 1% yg tetap mengatakan bahwa orang baru adalah pemenangnya , karena yg terbaik ga akan mungkin jadi masa lalu" _lengso abinaya_
