"I'll protect you..even if it costs me everything."
"You were always too brave for your own good."
Nebula Sereia, a girl who transferred to Nusa Bangsa. Dia sering berpindah-pindah sekolah dari kecil karena orang tuanya, sehingga kepindahan kali ini...
"Huekk, mau muntah." Naila memperagakan orang muntah.
"Heh, ga sopan sama yang mulia raja kalian. Raja mau cabut dulu."
"Wassap, ketua kita." Setelah meninggalkan mereka bertiga sepertinya rio menargetkan jaegar kali ini, entahlah bahkan mereka semua berpikir kalau sedang dilanda hal aneh mungkin rio tetap santai sepertinya.
"Angel, udah dong nangisnya. Aku bakar juga buku itu." Jean sedari tadi hanya melakukan hal yang berulangkali, yaitu mengelus pipinya nebula yang terkena lelehan airmata. Entahlah jika air mata yang jatuh bukan karena dirinya, jean sama sekali merasa tak senang.
"Diem dulu deh, ini ceritanya benar-benar lagi bagian tersedih. Kamu mana paham." Nebula menepis tangan jean yang mencoba menyentuh bibirnya.
"Aku boleh cium lagi ga? Yang kemarin kurang." Jean mendekatkan bibirnya ke telinga nebula, bahkan dia sempat mengigit kecil yang membuat nebula langsung berjingkat kaget, nebula langsung mengusap-usap telinganya. Anehnya gambaran dimata jean nebula kelihatan seperti puppy yang sedang menjilat dan mengelus telinganya, Hah... benar-benar lucu.