press the 🌟 and enjoying
Jean dan Nebula adalah orang yang terakhir datang, ketika mereka sampai ke ruang tamu hotel yang telah ditunjukkan oleh resepsionis tadi. Melihat Rio dan Naila yang sedang melihat ke arah kaca yang langsung ke arah kolam berenang outdoor yang benar-benar luas, bahkan ada stand jualan juga. Nebula juga tadi sempat berdecak kagum ketika sampai.
"Wah... banyak sugar daddy ya?" Naila melongo melihat para pria matang.
"Banyak bule anjir." Rio menimpali perkataan Naila.
"Nai nai, liat tuh buset. Sleketep ga tuh?" Rio menarik kepala Naila untuk melihat arah yang dia tunjuk.
"Aduh, apasih. Ih iya sholehot banget." Naila terkikik melihat wanita berambut pirang yang ditunjuk Rio tadi.
"Sumpah lu pada daritadi kaya orang katrok tau ga?" Jessica berdecak heran, dari awal datang sampai sekarang mereka berdua masih saja menemplokan wajahnya ke kaca tebal itu.
"Ya kan emang ga pernah nginap di hotel aku." Naila membalikkan badannya lalu mencoel pinggang Rio yang seketika Rio terkejut dan langsung bergaya ala Shinobi.
"Ye bocah, apaan lo colek-colek begitu? Sambal gue?"
"Kamu pernah nginap di hotel?" tanya Naila.
Rio mengelengkan kepalanya dengan wajah dramatis. "Pertanyaan aneh, emang tampang gue kurang menyakinkan?" Rio bergaya sambil menaikkan alisnya.
"Jelek sih." balas Naila.
"Berisik lo pada, ini kunci kamarnya."
Naila menyerahkan kunci kepada Rio dan Jessica.
"Lo sama jaka ya? Entar dia kesini." kata Senna sambil menyerahkan kunci juga ke tangan Jean.
"Kita sekamar bula, ayo siap-siap kita bakal berenang." Senna menarik tangan Nebula antusias.
****
"Rambutnya dikepang aja ga sih?" Jessica sedang duduk didepan cermin sambil menata rambutnya, sedangkan dibelakangnya Naila sedang mencak-mencak tidak jelas.
"ARGGGGGH!!"
Sungguh saat ini Jessica benar-benar patut diacungi jempol, karena tumben sekali dia hanya diam ketika mendengar ocehan Naila.
"Pakai ini aja, lumayan bisa dapat sugar daddy." Naila terkikik dan langsung mengambil satu pasang set bikini yang berada di koper Jessica.
"JANGAN YANG ITU—
Sayangnya teriakan Jessica terendam suara debuman keras pintu yang tertutup, Jessica hanya menggedikan bahunya tidak peduli. Ia mengambil jepit bentuk bunga di meja rias dan memasangnya di ujung kepangannya.
"Tunggu dulu, gue harus ke kamar senna."
"Naila nanti langsung ke tempat senna ya!"
Jessica langsung berlari cepat keluar kamarnya dan menuju sebelah kamar mereka dengan langkah debuman, langsung membuka pintu dengan keras.
"NAH KAN, APA GUE DUGA JUGA!" Teriakan Jessica membuat atensi Senna yang sedang mengomeli Nebula terhenti.
"Iya anjir, masa bula mau pakai baju renang sekolah kita." Senna langsung bersungut-sungut sebal memandang Nebula yang bisa menyengir sambil memegang celananya.
KAMU SEDANG MEMBACA
How Love it End?
Roman d'amour"I'll protect you..even if it costs me everything." "You were always too brave for your own good." Nebula Sereia, a girl who transferred to Nusa Bangsa. Dia sering berpindah-pindah sekolah dari kecil karena orang tuanya, sehingga kepindahan kali ini...
