press the 🌟 and enjoying
Aku terbangun dengan mata yang memberat, aku baru ingat aku tertidur sambil menangis tadi malam. Beranjak kekamar mandi dan mencuci wajahnya, ini masih terlalu pagi untuk dia bersiap pergi ke sekolah.
"Hoamm, malas banget ke sekolah hari ini. Tapi kalau ga sekolah ga bisa ketemu jean dong." Nebula berbicara sendiri sambil melihat layar handphone-nya.
"Lapar banget gila, aku tadi malam belum makan ya."
Dia pun keluar dari kamarnya sambil melangkah perlahan-lahan karena takut menganggu tidur papa dan mamanya. Jam masih 5.15 dia memilih kedapur agar bisa sarapan pagi duluan karena dia ingin membuat sesuatu sekalian.
"Non bula, udah bangun ya?" Bik sum tiba-tiba mengejutkan nya.
Dilihatnya bik sum sudah sibuk berkutat didapur membuat sarapan pagi.
"Hehehe, bibi aku ikut bantu ya. Aku juga mau buat bekal sendiri," ujarku.
"Loh, biasanya kan nyonya yang buatin."
"Iya bik, kali ini spesial."
"Oh bibi tau toh, pasti untuk aden ganteng semalam ya?" Bik sum bahkan menerkanya dengan senyuman khasnya.
"Bibi jangan kuat-kuat ngomongnya."
Aku meninggalkan bibi yang sibuk mengaduk sop ayam yang dibuatnya, aku beralih membuka kulkas dan melihat isinya. Aku bingung mau buat apa, aku gatau jean suka nya apa. Dia kan suka aku hohoho.
"Buat sandwich lagi aja deh." Aku mengambil roti berserta daging dan selada dari dalam kulkas.
"Bibi senang deh," ucap bik sum.
"Senang kenapa?. Tanyaku.
"Semenjak pindah ke jakarta, non sering senyum terus kalau pulang sekolah wajahnya ceria berseri kaya habis menang lotre-
"IH BIBI, MASA LOTRE SIH." Aku memotong ucapan bik sum kesal, padahal aku hampir terharu.
"Iya non, biasanya kan dulu non bula jarang senyum wajahnya jutek terus."
"Ya emang berbeda sih bik, ya semoga aja bisa."
"Selesai, aku buat dua kotak bekal. Yang pink buat aku yang biru untuk jean." Aku memasukkan nya kedalam tas.
"Non, ini dari bibi untuk aden ganteng semalam." Bik sum memberiku pouch yang berisi cookies.
"Ih bibi mau genit ya."
"Ucapin terimakasih bibi sama aden ganteng itu ya non, soalnya udah buat non jadi lebih cantik kalau senyum." Bik sum tertawa aku jadi ikutan tertawa juga.
"Aku kekamar dulu ya bik, siap-siap."
Aku langsung pergi dari dapur setelah mencuci tanganku, aku mengambil handuk dan masuk kedalam kamar mandi.
Mengoleskan sunscreen diwajahku dan memakai jepit pita dari jean, aku mengambil handphone ku. "Jean, selamat pagi. Nanti gausah jemput aku berangkat duluan soalnya." Aku merekam suara di room chat kami.
KAMU SEDANG MEMBACA
How Love it End?
Romance"I'll protect you..even if it costs me everything." "You were always too brave for your own good." Nebula Sereia, a girl who transferred to Nusa Bangsa. Dia sering berpindah-pindah sekolah dari kecil karena orang tuanya, sehingga kepindahan kali ini...
