Maaf banyak typoooo🙏
Masih berada ditempat yang sama gadis itu memandangi papanya yang tenga menyuapi gadis kecil yang mungkin seumuran dengannya, niat keisya hendak menghampiri papanya terurungkan kala melihat betapa bahagianya keluarga diluar sana dimana.
"Seharusnya kei yang papa suapi, kenapa anak itu? Siapa dia kok bisa sama papa aku?" Gungam kei dengan tatapan menelusuk diluar resto
"Astaga ternyata kamu disini kei, mama cariin kamu dimana-mana." Ujar mala
"Ngapain kamu disini?" Tanya mala yang hendak menatap luar resto namun tangannya buru-buru kei tarik menjauh
"Ayo mama kita pergi, kei pengen makan disuapin mama.." ujar kei sembari menariki mala
"Kei hati-hati.." Titah mala kala gadis kecil terus menariknya kearah dapur resto
"Tumben gadis kecil mama ini minta disuapin? Biasanya mau makan sendiri katanya udah gede." Sindir mala pada gadis kecil itu
"Kei tadi liat anak kecil disuapin sama papanya terus karena papa kei gak bisa suapin jadi mama aja yang suapin, mama kei kan hebat bisa jadi mama dan papa sekalian buat kei.." ucap gadis kecil itu
"Aaa mama jadi terharu deh, maaf ya tapi mama gak punya uang receh buat kei." Ucap mala dengan kekehan
"Uang merah-merah gapapa kok kei lebih senang." Ujar gadis kecil itu dengan cengiran
Tak!
"Anak nakal."
Mala mengambilkan makanan buat gadis kecilnya itu sembari menyuapinya, kei menerima suapan demi suapan yang mamanya berikan padanya.
"Mamaw gaks makany?" Ucap gadis kecil itu dengan mulut penuh makanan
"Kei makan yang bener baru ngomong.." titah mala. "Mama masih kenyang kamu makan aja dulu." Lanjut mala sembari menyuapi putri kecilnya
"Mala bisa anterin pesanan ini gak? Dimeja no 11 diluar." Titah atasan mala
Mala mengangguk, "Bisa mbak." Jawab mala
"Kei bisa makan sendiri 'kan? Mama mau anter pesanannya dulu." Titah mala
Gadis kecil itu menganggukan kepalanya sembari mengambil alih piring yang berada ditangan mamanya. "Mama pergi aja kei bisa kok makan sendiri kan kei udah gede." Ujar gadis kecil itu
"Makan yang banyak ya!" Titah mala sembari mengusap pucuk kepala putrinya
Mala mencuci tangannya setelah itu ia membawa nampan ysng berisikan makanan diatasnya, netral mala menelusuk nomor meja-meja yang berada di luar resto
"Nah itu dia mejanya.." gungam mala sembari menghampiri meja no 11 luar resto
"Ini pesanannya mohon maaf menunggu lama!" Titah mala sembari menata semua pesanannya keatas meja
"Pegawai baru kamu lagi sayang?" Ucap wanita dimeja no 11 itu
Deg.
Jantung mala seola berhenti berdetak kala mendapati suaminya yang berada dimeja yang memesan makanan tersebut, apakah wanita yang memanggilnya sayang itu pacar suaminya? Lalu siapa gadis kecil yang bersama mereka saat ini? Otak mala terasa ingin pecah kala berbagai pertanyaan bermunculan dibenaknya
"Papa besok aura sekolahnya papa yang anter ya?" Ujar gadis kecil itu membuat mala kembali menatap suaminya yang saat ini juga menatapnya
"Mbak kenapa masih disini? Udah selesaikan? Bisa pergi?" Ujar chelsea membuat mala tersadar dari lamunanya
"Maaf mbak! Saya permisi.." ucap mala bergegas pergi dari sana dengan menahan tangisnya
Raden hendak mengejar mala namun tangannya dipegang oleh chelsea membuat niatnya terurungkan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Mala Dan Dunianya
RomanceSeorang gadis cantik yang terlahir dengan kelebihan yang ia milikih harus mampu bertahan hidup dengan caci makian orang-orang sekitarnya. Terlahir dengan kelebihan bukan maunya mala ia juga ingin hidup normal, layaknya manusia biasanya namun apalah...
