35. Ceraikan aku'

1.8K 130 52
                                        


Typo bertebaran, mohon dimaafkan sesunggunya kak nya hanya manusia biasa yang tak luput dri ketypo-an.

Hari ini, disekolah kei merayakan hari ayah. Kei sangat bersemangat karena inj adalah pertama kalinya ia merayakan hari ayah dengan papanya namun kebahagiaan gadis kecil itu pupus kala mendapati papanya bersama anak lain.

Bola mata gadis kecil itu berkaca-kaca kala melihat ayahnya menggendong salah satu teman barunya disekolahnya, gadis kecil itu menatap mamanya yang saat ini tenga menahan tangis

"Papa punya keluarga lain ya ma? Itu anak anak papa juga? Sepertinya papa lebih sayang sama anak itu dari pada sama kei.." ucap gadis kecil itu sembari mendongak, menatap mala.

Mala tersenyum sembari memeluk erat kei. "Enggak kok, kamu putri papa raden satu-satunya." Ucap mala

"Terus digendong papa siapa dong?" Tanya kei

"Oh itu anak temennya papa raden kei, kasihan papanya pergi tinggalin mereka makanya papa raden temenin dia supaya dia gak sedih." Ujar mala

"Terus papa ngebiarin anak kandungnya yang sedih? Apa kei gak sepenting itu ma? Kei 'kan pengen ngerayain hari ayah juga." Lirih keisya yang kini sudah mulai menangis dipelukan mamanya

"Ngerayain hari ayahnya tahun depan aja ya? Sekarang gimana kalo kita jalan-jalan aja?" Bujuk mala yang diberi anggukan gadis kecil itu

Mala mengajak putrinya pergi, tidak apa tidak masuk sekolah hari ini toh hari ini hanyalah merayakan hari ayah dan mala tak mau melihat putrinya lebih sedih jika melihat perhatian lebih ayahnya pada anak lain.

"Kita mau kemana mama?" Tanya kei saat telah berada diatas motor

"Putri mama maunya kemana?" Ujar mala

Gadis itu terdiam dengan otak berpikir. "Emm kei 'kan lagi sedih jadi kei mau makan aja." Ujar keisya, gadis kecil sangat persis seperti mamanya jika sedih pasti larinya kemakanan. "Tapi jangan diresti papa ya ma.." lanjutnya

"Yaudah kita cari caffe disekitr sini aja." Ucap mala sembari mengedarkan pandangannya

Motor mala berhenti didepan sebuah caffe yang baru-baru ini buka dan kata orang makanan di caffenya enak-enak.

"Mama kei mau makan spageti buatan mama dirumah aja." Celetuh gadis kecil itu

"Loh kenapa? Kita udah didepan caffe loh, yakin mau makan dirumah aja?" Tanya mala

Kei mengangguk. "Iya mama dirumah aja."

"Yaudah kita pulang aja." Mala kembali menaiki motornya hendak melajukannya namun seseorang menghentikannya

"Mala tunggu!" Mendengar suara itu membuat mala kembali turun dari atas kuda besinya

"Loh pak fateh?" Kaget mala kala melihat kedatangan mantan bosnya itu

"Kalian mau kemana? Belum juga masuk kenapa udah mau pergi aja?" Tanya laki-laki bernama fateh itu

"Iya pak soalnya kei minta pulang katanya mau makan dirumah aja." Jelas mala membuat sang empuh ber 'oh' ria

"Hai cantik, udah lama nih kita gak ketemu.." ucap fateh mengajak ngobrol kei

Kei tak bergeming, gadis itu lagi tak mood untuk berbicara kala melihat papanya bersama anak lain.

"Aduh kenapa nih cantik kok diem aja? Biasanya paling aktif." Lanjut fateh namun sama saja gadis kecil itu tak bergeming

"Maaf pak mood keinya lagi buruk nih makanya gak bisa diajak bicara gini." Tutur mala, ia merasa tak enak hati pada mantan bosnya itu

Mala Dan DunianyaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang