Disclaimer: I do not own Harry Potter or any of it's ideas, themes, characters, books, movies, images, etc.
SOAP OPERA
.
.
.
Coba tebak, siapa orang terdekat Scorpius selain Hermione dan Teddy Lupin.
Of course his godfather a.k.a Harry Potter, right?
Well... try to think of someone else. Someone tall and gangly with a long nose, tons of freckles, and bright red hair. Like...
Ronald Bilius Weasley
.
"Believe me, jika kau mengatakan padaku kalau suatu hari aku akan tunduk pada seorang Malfoy, maka aku akan melemparmu ke jurang dengan bara api yang menyala. Tapi Scorp berbeda" itu yang terucap dari mulut Ron sendiri.
.
Ron adalah orang yang paling memanjakan Scorpius. Dia bahkan menyisihkan gaji yang diterimanya setiap bulan untuk membelikan mainan baru untuk Scorpius (note: every month). Dia yang selalu siap dan selalu punya waktu untuk bermain dan menghabiskan waktu dengan Scorpius. Dia adalah orang yang akan datang pertama kali ketika tahu kalau Scorpius sakit.
Awalnya memang dia yang paling kecewa ketika melihat bayi Scorpius yang terlihat seperti cetakan mini Draco Malfoy. Dan dia yakin 1000% Scorpius akan tumbuh seperti Malfoy kecil.
Ron bahkan dulu sering usil pada Scorpius kecil, berpura-pura seperti akan memakan kaki atau tangannya yang kecil. Dan Scorpius pasti akan menangis kencang karena itu. Sedangkan Ron akan tertawa terbahak-bahak.
Tapi ketika dia tahu Scorpius terserang demam pertamanya, dia lah yang paling panik datang ke rumah Hermione dan berusaha menenangkan Scorpius yang baru berumur tiga bulan saat itu. Bahkan dia sampai ikut menangis juga karena Scorpius tidak berhenti menangis.
Hermione yang melihatnya tidak habis pikir, dia sebagai ibu kandung Scorpius saja tidak sepanik itu. Dasar Ron yang terlalu berlebihan.
Tanpa sadar, Ron telah membesarkan Scorpius sama seperti Lucius Malfoy dulu membesarkan Draco. Apa yang Scorpius minta, pasti akan Ron kabulkan. Apa bedanya Ron dan Lucius Malfoy yang dulu sangat dibencinya (well..mungkin sampai sekarang masih dia benci). Untungnya, pola asuh Hermione membuatnya seimbang (she hope so).
Setiap orang tua tentu ingin membuat anaknya bahagia. Meski begitu, bukan berarti Hermione harus menuruti semua keinginan Scorpius. Alih-alih bahagia, dengan terus menuruti kemauan anaknya, justru Hermione rasa itu dapat membuat Scorpius tumbuh menjadi anak manja. Hermione tidak ingin Scorpius menjadi anak yang egois, tidak dewasa, dan berperilaku tidak sopan atau tidak pantas, seperti Draco (dulu).
Masih panjang perjalan Hermione dalam mendidik Scorpius. Dan saat ini ada satu hal yang menjadi kekhawatiran Hermione, yaitu mulut Scorpius yang ceplas-ceplos. Bisa dikatakan bahwa sikap Scorpius yang suka mengatakan sesuatu tanpa melihat situasi. Alhasil, banyak orang yang merasa tersakiti akibat sikap 'jujur'-nya itu.
Sejauh yang Hermione tahu, orang yang sering terkena attack Scorpius adalah Ron. Well most of them were Ron's girlfriends. Jadi, Ron yang akhirnya menanggung akibatnya.
Scorpius pernah mengatakan:
.
"Bibi diet dulu, baru terlihat cantik"
.
"Wajah dan leher bibi, belang, seperti zebra"
.
"Bau bibi seperti ikan"
.
Bahkan jika mereka berusaha sok kenal sok dekat (SKSD) pada Scorpius, misalnya mereka bertanya pada Scorpius dan kawan-kawannya, "Kalian sedang main apa?", maka Scorpius akan menjadi juru bicara dan hanya akan menjawab "Rahasia" dengan dingin.
Scorpius has no fear nor warmt.
Itu hanya sebagian dari perkataan Scorpius pada beberapa mantan pacar yang Ron bawa saat makan malam keluarga.
Jika kalian bertanya apakah para mantan Ron tidak akan membocorkan kehadiran Scorpius pada media. Maka jawabanya, tidak. Karena Hermione pasti akan menggunakan mantra Obliviate pada mereka sebelum mereka pulang.
Dan tak lama setelah itu, Ron pasti putus. Oh, our poor Ronald.
***
KAMU SEDANG MEMBACA
Soap Opera
FanfictionHermione and Draco are just two broken pieces glued together by a string called fate. Is it a blessing or a curse? What kind of soap opera is this?
