If

1.9K 217 39
                                        


Disclaimer: I do not own Harry Potter or any of it's ideas, themes, characters, books, movies, images, etc.

SOAP OPERA

.

.

.

~Present~

-The Burrow-

.

"Hai, Gin. Maaf aku terlambat," sapa Hermione pada Ginny di ruang makan keluarga Weasley.

"I see you're taking a lot of time," sambil meminum secangkir teh, alis Ginny terangkat naik menggoda Hermione.

"It's not even 10 minutes, Gin," kata Hermione sambil melepas mantel yang dipakainya.

Ginny menyemburkan teh yang sedang diminumnya, "YOU GOT SHAG FOR 10 MINUTES?!,"

"Shhh...shhh...shhhh..." Hermione mencoba menutup mulut Ginny yang seenaknya berbicara, "I mean the CONVERSATION. What are up to for this 'shagging' thing?," mata Hermione menyipit memperingatkan, kemudian dia menarik tangannya, melepas mulut Ginny untuk membiarkannya (Ginny) berbicara.

Ginny menyeka sekitar mulutnya yang basah dengan serbet, "Don't worry, the kids are sleeping with mom. They won't hear anything," ujarnya dengan santai, "So, how can it be just 10 minutes C-O-N-V-E-R-S-A-T-I-O-N?,"

Hermione membersihkan tangannya, kemudian duduk di kursi yang bersebelahan dengan Ginny, "Aku harus menunggunya selesai rapat,"

"FOR 3 HOURS?!," Ginny berteriak lagi.

Hermione memutar matanya malas, "Yes,"

Mulut Ginny menganga tidak percaya, "Woman, you went there at 10am, then just back here at 1pm, but you talked for just-10-fucking-minutes?! Good gracious!," Ginny melipat tangan di dada dengan kesal.

"Sudahlah, Gin. Tidak perlu semarah itu,"

"Dia tidak tahu kau datang? Atau rapat itu memang sangat penting?,"

"Dia tidah tahu. Dan aku mengatakan pada asistennya aku akan menunggu sampai rapatnya selesai,"

"Why?," tanya Ginny gemas.

"Aku tidak ingin menggangu pekerjaannya,"

"Alasan yang selalu kau gunakan selama 4 tahun," Ginny menghembuskan napas lelah, "Sudah ribuan kali kita membahas masalah ini, Hermione. Dan kau selalu menggunakan alasan yang sama. Jika Scorpius tidak memohon untuk seorang ayah, apa selamanya kau akan merahasiakan ini dari Malfoy?,"

Hermione diam tidak membalas pertanyaan Ginny. Yang Ginny katakan benar.

"I . . . I don't know, Ginny," ujar Hermione lemah.

Ginny merasa menyesal sudah seenaknya menghakimi Hermione. Tapi dia juga kesal dan lelah harus menutup mulut selama 4 tahun.

"You do it right," ujar Ginny lembut sambil tangannya meremas bahu Hermione, "Draco needs to know and Scorpius needs his father,"

Hermione menghela napas, "Ku kira selama ini aku sudah memberi semua yang terbaik untuk Scorpius. Ku kira dengan adanya Harry, Ron, dan sosok laki-laki dewasa di sekeliling Scorpius akan mengalihkannya dari kenyataan bahwa dia masih memiliki seorang ayah," mata Hermione mulai berair, "Am I too selfish?," Hermione menangis di pelukan Ginny.

Soap OperaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang