Partner Kondangan

343 43 1
                                        


Dua tahun berjalan cukup cepat. Hubungan Wandi dan Arin juga semakin dekat. Apakah ingin melangkah ke jenjang yang lebih serius? Jawabannya, tentu saja, iya.

Selama ini Arin mencoba untuk bersikap dewasa dalam menjalani hubungan dengan Wandi. Ia selalu terbuka dan apa adanya terhadap kekasihnya itu. Bisa dibilang, ia sedikit trauma dengan sikapnya beberapa tahun silam yang membuat hubungannya hancur hingga menjadi wanita rapuh pada masanya.

Arin tengah dilanda kesepian, terakhir bertukar pesan dengan Wandi sekitar jam makan siang. Akhir-akhir ini kekasihnya itu sangat sibuk dengan tugas kuliahnya. Keduanya juga jadi jarang berkencan karena rutinitas Wandi yang tidak ada absennya itu.

"Wandi sibuk banget, masa ke nikahan Tiffany ntar gue berangkat sendiri, kan, nggak lucu," gumam Arin memasang wajah cemberut.

Setelah berperang dengan pikirannya sendiri, Arin memutuskan untuk mencoba menghubungi sang kekasih tentang acara nikahan Tiffany nanti.

Setelah berperang dengan pikirannya sendiri, Arin memutuskan untuk mencoba menghubungi sang kekasih tentang acara nikahan Tiffany nanti

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Awalnya, kegiatan saling tukar pesan itu berjalan lancar. Namun, selang beberapa menit kemudian, Wandi menghilang. Tidak segera membalas pesan Arin yang membuat wanita itu cukup kesal.

"Ke mana, sih, kamu. Tiba-tiba ilang, lama banget nggak dibuka-buka pesanku. Udah chat panjang juga. Sebel," gerutu Arin.

Arin meninggalkan ponselnya di atas meja ruang tamu apartemennya untuk beranjak ke dapur. Tenggorokannya kering, ia ingin minum sesuatu.

Alih-alih mengambil air mineral, Arin justru mengambil sekaleng bir sambil mengedikkan bahunya. Sudah cukup lama ia tidak minum bir. Sesekali boleh kali, ya, begitu pikir si wanita cantik itu dan kembali berjalan menuju ruang tamunya untuk mengecek ponsel, barangkali sang kekasih sudah membalas.

Wajah Arin yang tadinya datar, mendadak menyunggingkan senyumnya kala melihat balasan pesan dari Wandi.

Wajah Arin yang tadinya datar, mendadak menyunggingkan senyumnya kala melihat balasan pesan dari Wandi

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Mba Pacar [WENRENE]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang