Hamil besar.

89 2 0
                                        


     Sebelumnya.....
Prime ,perempuan cantik yang dulunya di bebaskan oleh gun kini beralih untuk membalas dendam pada gun tanpa peduli efek dari hal itu, selebih lagi seseorang mendukungnya dalam melakukan hal itu siapa lagi kalau bukan jayler.

"Bagiamana aku bisa membawanya?aku tidak sanggup"

"Tenanglah ada aku,,,aku akan membantu mu"balas jayler

"Setelah kau mencampurkan obat ini ke dalam minuman nya ,disitulah aku akan membantu mu membawa nya ke kamar ini"

"Aku sudah memesan kamar yang pas untuk kalian"lanjutt jayler

"Tapi kau yakin dia datang?bagaimana dengan anak buahnya?"

"Au kemana keberanian mu?kemarin bisa saja kau menghasut off untuk menjatuhkan gun suami nya,sekarang kemana semua keberanian itu?"

"Atau jangan-jangan kau memang sudah menyukainya?seorang pembunuh seperti dia tidak pantas di cintai prime ingat itu"lanjut jayler yang kembali menghasut prime

Prime terdiam.
"Mau benar,,,sepertinya aku harus melakukan ini,lihat saja apa yang akan aku lakukan padanya"

"Bagus,semua sudah berjalan lancar tinggal menunggu kehancuran gun"batin jayler

"Perempuan bodoh ini memang sangat pantas menjadi kambing hitam"lanjut jayler dalam hati sambil tersenyum tipis

Dari kesakitan bisa saja membuat seseorang akan membalas dendam ,meski dulunya dialah yang menciptakan hal ini namun sekarang malah dia sendiri yang ingin membalas dendam ,siapa lagi kalau bukan prime dan jayler.

Kembali ke masa ketahuan.
Sisi jayler.

"Sial,darimana dia bisa datang ke lokasi ini?sepertinya aku harus kabur"ucap jayler saat tahu off datang

"Aisat,,,,banyak sekali anak buahnya,aku tidak ingin mati sia-sia"lanjutt jayler

Jayler yang hendak masuk mengikuti prime yang membawa gun itupun memilih memutar balik tubuhnya saat tahu off datang bersama dengan para anak buahnya.
Bisa habis jayler jika melihatnya nanti.

Kesimpulannya jayler kabur entah kemana dan prime habis di tangan off,jangan lupa beberapa orang suruhannya pun ikut habis di tangan off.

K

ehamilan off.
Kehamilan yang sudah mendekati masa melahirkan itu entah mengapa membuat cara pandang gun berbeda,ia semakin tergoda saat melihat bentuk dari tubuh sang suami,,,namun sayang dirinya harus menahan hasrat nya karena sang suami akan melahirkan dan hal itu akan membuatnya tidak bisa melayani keinginannya yang besar itu.

Off yang juga tahu penjelasan dari sang dokter itupun merasa takut,dia takut jika sang suami akan mencari kepuasan di luar sana ,lagipula sang suami masih sering melakukan bisnis di luar tanpa sepengatahuan dirinya.

"Uh sayang meski kau tengah hamil besar tapi kau masih nikmat sayang"

"Sayang ahahahah"gun terus saja mendesah sembari menusuk sang suami dengan tempo pelan

Hingga beberapa menit tubuh gun jatuh di samping tubuh sang suami ,dia puas tentu saja .

"Ah terimakasih sayang"

"Aku janjii ini yang terakhir ok"lanjut gun memeluk sang suami

"Hem,,asal kamu senang aku juga senang sayang"

MAFIA (Gunoff)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang