25. BLACKWOLF DAN LAVEGAS

53 4 1
                                        

Malam ini basecamp sangat ramai karna esok adalah hari libur rata rata jika libur sekolah mereka akan berkumpul dari malam hingga menjelang pagi beda jika bukan hari libur basecamp akan terlihat sangat sepi kecuali jika ada info untuk berkumpul maka akan sangat ramai

“anjir niel lo kalau maen yang bener dong” ucap Arkana yang memarahi Daniel karna tak becus memainkan game nya

"yaa maaf atuh Ar ini jari gue dari tadi kesleo mulu” balas Daniel

“banyak alasan lo” kata Baskara dengan datar

“yee nyolot aja lo” timpal Daniel

“Daniel Daniel ngomong aja lo nggak bisa maen sok sokkan pakai alasan jari kesleo” ejek Rendi

“bacot lo jari gue benerran kesleo” ucap Daniel tak terima dengan ejekkan Rendi

“ahh masak sihh” balas Rendi dengan muka mengejek

“nantangin lo haa muka lo mau gue gibeng haa” Daniel yang emosi dengan Rendi

“udah udah brisik banget lo berdua” lerai Elvino membuat dua curut itu diam namun tatapan mereka masih saling melontarkan cacian dan makian

“Bintang nggak jadi kesini apa yaa” tanya Arkana

“tadi bilangnya otw” jawab Elvino dan hanyaa di jawab dengan oh saja oleh Arkana

Setelah melakukan perjalan dengan kebut kebutan untuk meredakan emosinya kini Bintang sampai di arena markas BLACKWOLF dia memarkirkan motor sport nya itu melepas helemnya menarik nafasnya dalam dalam dia tidak boleh terlihat lemah dia harus bisa bangkit dan melupakannya

Bintang berjalan memasuki arena markas itu sangat ramai dia berjalan ke arah anggota inti menduduki sova tunggal yang ada di sana

“kenapa lo tang lesu amat” tanya Daniel

“capek aja tadi habis bantuin nyokap gue” ucap Bintang dengan bohong

“tumben lo” ujar Arkana

“nggak lagi nyembunyiin apa apa kan” kata Elvino yang mencurigai Bintang pasalnya ketuanya ini seperti sedang mempunyai masalah yang besar

“nggak lahh gue Cuma capek aja” ucap Bintang meyakinkan teman temannya itu

“wihh fan ngapain lo senyum senyum kaya gitu kesambet” suara Rendi yang mengglegar mengalihkan fokus Bintang dan yang lainnya

“ngaco lo bang gue lagi seneng karna ada orang baik yang udah nolongin gue” ucap Affan

“nolongin apa” tanya Rendi dengan kepo

“kepo lo bang jangan kepo lah” balas Affan

“yee lo mah gue mah bukan kepo tapi Cuma bertanya” ucap Rendi yang tak terima di bilang kepo

“BANG BANG huuuffff” panggil salah satu anggota BLACKWOLF yang datang dengan nafas tersenggal senggal

“kenapa lo habis di kejar anjing yaa” tanya Daniel

“i-itu bang di luar haaahhh” ucap salah satu anggota itu dengan nafas yang masih tersenggal senggal

“ada siapa di luar” tanya Bintang

“di l-uar ada LAVEGAS bang” jelas salah satu anggotanya

Bintang yang mendengar nama LAVEGAS itu pun dia lantas berdiri dari duduknya di ikuti oleh yang lain

“sialan mau ngapain mereka kesini” guman Bintang

“semuanya bersiap sekarang yang di markas cukup lima orang aja yang lain ikut keluar cepet” perintah Bintang kepada anggotanya

Brumm

Brumm

Brumm

Dan benar aja setelah keluar dari markas itu banyak sekali anggota LAVEGAS yang sudah ada di depannya itu

“ngapain lo kesini” sentak Bintang

“santai dong gue nggak lagi mau baku hantam” jawab Laskar

“terus lo mau apa kalau nggak baku hantam di sini” seru Rendi

“gue Cuma mau dia” ujar Laskar dengan menunjuk Bintang yang ada di depannya itu

Sedangkan Bintang hanya mengamati musuhnya itu tanpa minat

“ balapan sama gue di sirkuit besok malam” sambung Laskar

“gue nggak bisa besok malam” tolak Bintang

“ahh alasan lo bilang aja lo takut” ejek Laskar

“gue nggak pernah takut sama siapapun itu kecuali orang tua gue dan Tuhan” ucap Bintang dengan tegas

“alahh nggak usah banyak bacot lo pokoknya gue mau besok malam nggak ada alasan apapun gue bakal buktiin kalau malam itu LAVEGAS yang bakallan menang” ujar Laskar dengan penuh percaya diri

“terlalu pd itu nggak baik” ucap Daniel

“gue nggak pd tapi ngomong apa adanya kalau besok malam itu saatnya kemenangan LAVEGAS” balas Laskar dengan senyum smiknya

“udah berapa kali lo ngomong kaya gitu tapi ujung ujungnya masih kalah juga kan” kali ini bukan inti maupun anggotanya tapi sang ketua yaitu Bintang

Laskar yang mendengar omongan Bintang yang nyata dan benar apa adanya itu hanya diam membisu tak dapat berkata kata lagi

“nah diam kan itu membuktikan bahwa kwalitas geng lo masih kalah jauh dengan BLACKWOLF ibaratnya ya BLACKWOLF langit yang tinggi dengan sejuta keindahan sedangkan geng lo itu inti dasar tanah kosong nggak ada apa apanya sama kaya lo dan geng lo itu” singkat padat ucapan Bintang mampu membuat Laskar ketua LAVEGAS itu terdiam lagi dengan raut wajah yang merah

“NGGAK USAH BANYAK BACOT LO” teriak Laskar yang emosi dan hampir menghajar Bintang

“wo wo wo sante dong bro tadi katanya nggak mau baku hantam lah ini apa lo malah mau ngehajar ketua gue” ucap Rendi

“ketua lo duluan yang mulai ya njing” kata Laskar dengan tidak terima

“lah lo dulu yang nyamperin anak BLACKWOLF sekarang malah nyalahin ketuanya emang dasar aneh lo taik kuda” ujar Daniel

“manusia banyak omong kaya lo bukan level BLACKWOLF banget” ucap Elvino

“kita Cuma gabuts plus kasihan aja sama lo jadi ya kita ladenin aslinya males banget sumpah karna apa ujung ujungnya pasti lo dan geng lo yang bakalan kalah” ujar Arkana

“udah nantangin kalah lagi kalau gue jadi lo malu sih” ucap Baskara yang sangat menyentuh tulang rusuk

“aduhh bas jangan nylekit nylekit dong” ujar Daniel dengan dramatis

“iya nih hati aku jadi sakit” balas Rendi tak kalah dramatis menimbulkan gelak tawa anak BLACKWOLF membuat Laskar semakin naik pitam

“lo bisa liat sendiri kan kalau lo sebenarnya salah cari lawan buktinya lo hanya di jadiin bahan olok olokan sama BLACKWOLF” ujar Bintang dengan senyum smiknya

Laskar yang mendengar omongan anak inti BLACKWOLF itu mengepalkan tangannya emosi dia tidak terima dia harus membuktikan bahwa LAVEGAS bisa menang

“gue tunggu lo dan geng pecundang lo ini di arena balap besok CABUT” teriak Laskar kepada gengnya

Laskar dan anggota LAVEGAS lainnya pergi meninggalkan halaman dari markas BLACKWOLF sejujurnya Bintang sudah malas dengan tantangan yang selalu di berikan kepada Laskar ketua dari LAVEGAS itu karna sudah pasti dia akan kalah dia yang menantang dia sendiri yang kalah seperti itulah kata kata dari BLACKWOLF untuk Laskar

“lo dan geng lo yang pecundang malah ngatain BLACKWOLF dasar aneh lo kutil anjing” ucap Rendi denga gregetnya

“udah sekarang kita masuk aja ngladenin orang kaya mereka buang buang energi aja” ujar Bintang setelah mengatakan ucapan itu dia kemudian memasuki markas dan di susul oleh lainnya

Terima kasih sudah membaca guys

Dan terima kasih juga atas follow dan vote nyaa

See you next part guys

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Feb 11, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

AGASHA BINTANG Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang