60

1.3K 147 75
                                        

Time Skip
1 Tahun kemudian.

Melvin sama Yuda udah sampe di Jerman, di bandara udah ada Harvey sama Satya yang nunggu mereka. Harvey dadah-dadah ke Melvin sama Yuda. Mereka berdua pun nyamperin Harvey sama Satya. Harvey sempet kaget liat Melvin yang sekarang, Melvin yang sekarang ga sealay sejamet dulu. Mungkin karena udah lebih dewasa dibanding sebelumnya, badannya juga makin bagus, Yudanya malah yang makin langsing malah cenderung keliatan cantik.

"Gimana kalian sehat?" Satya meluk Yuda.

"Sehat kak, makin cantik aja kak." Goda Yuda.

"Ih apa sih. Ada juga lu tuh yang makin cantik. Dikasih apa sama Melvin?" Satya nyenggol Yuda.

"Ga dikasih apa-apa kak, cuma dirawat aja hahha." Yuda sama Satya ketawa.

"Wih.. Makin gede aja lu wibu." Ucap Harvey.

"Biasa aja bang, lu juga tetep kecil." Harvey ninju lengan Melvin.

"Emang dari dulu nih bocah minta di geplak." Melvin cuma ketawa doang.

"Nanti lagi lanjut ngobrolnya, kita anterin dulu Melvin sama Yuda ke apart mereka. Ngobrol disana aja ya Yud?" Yuda manggut.

Akhirnya Harvey sama Satya nganterin Melvin sama Yuda ke apart mereka. Apart ini yang nyariin Satya karena apart ini lokasinya paling deket sama tempat kerja Melvin. Agak mahal tapi worth it kok karena emang bagus apartnya, nyaman juga lingkungannya kemana-mana deket, strategis.

 Agak mahal tapi worth it kok karena emang bagus apartnya, nyaman juga lingkungannya kemana-mana deket, strategis

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
WRONG POSITIONTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang