>13

173 22 4
                                        


Hollaa buna back, kangen nda?? Mari kita lanjutkan cerita yang sudah berdebu ini hehe




























πππ

Haruto melajukan motor nya dengan kecepatan di bawah rata-rata, dia tidak ingin melajukan motor nya terlalu cepat karena dia ingin menikmati sore yang cerah ini.

Setelah mengantarkan doyoung pulang kerumah nya dengan selamat, haruto langsung bergegas pulang karena tadi sang adik mengatakan jika sang ayah sudah pulang dan menunggu nya dirumah.

Setelah menempuh perjalanan yang tidak terlalu jauh akhirnya haruto sampai dirumah nya, dan benar saja ternyata sang ayah yang sudah sangat lama dinas akhirnya pulang.

Dengan tergesa-gesa haruto masuk dan berlari sambil memanggil ayah nya.

"Papa!!" Teriak haruto yang berlari menghampiri sang ayah dan langsung memeluk nya, sang ayang dengan senang hati menyambut pelukan tersebut.

"Haru, ternyata kamu tumbuh dengan cepat ya, bahkan kamu lebih tinggi dari papa" Ucap sang ayah sambil melepaskan pelukan nya dan menatap wajah anak laki laki nya.

Haruto hayang tersenyum mendengar itu, lalu mereka lanjut berbincang banyak hal.

"Haru, dimna adik mu?" Tanya sang ayah pada haruto, mendengar pertanyaan itu haruto langsung bingung.

"Loh, dia belum pulang. Padahal tadi dia bilang pulang duluan" Jawab haruto bingung.

"Papa sama sekali belum bertemu dengan adik mu itu, cepat cari adik mu. Papa sudah menghubungi nya berkali kali tapi ponsel nya tidak aktif" Terlihat dari raut wajahnya ayah nya menyimpan rasa khawatir.

"Haru sayang, cari adik kmu sana. Kasian papa pasti kangen banget sama adik mu itu" Celah sang ibu dengan nada lembut. Tapi jauh dari lubuk hati nya dia merasa senang karena anak itu tidak ada dirmh nya.

Haruto beranjak dari duduknya dan meneguk satu gelas air.

"Kalo gitu, Haru pergi cari anna dulu ya" Kedua orang tuanya mengangguk.

"Hati² ya nak" Haruto mengangguk lalu bergegas pergi mencari sang adik.

Haruto melajukan motor nya, tujuan pertama nya adalah apartemen sang adik. Dia membawa motor nya dengan sangat cepat, dan tidak sampai 30 menit dia sudah sampai di apartemen milik adik nya itu.

Dia mulai memasukkan pin dan membuka pintunya lalu masuk ke dalam. Kosong, tidak ada siapa siapa disini. Haruto mengacak rambut nya prustasi.

Jika dia tidak pulang bersama adik nya ayah nya pasti akan marah besar padanya.

"Akhhh kemna si lu njir" Gerutu nya, lalu dia kembali pergi dari apartemen tersebut.

Saat haruto hendak melajukan motor nya, tiba-tiba ponsel nya berdering, ada panggilan masuk dari nomer yang tidak di kenal. Haruto langsung mengangkat nya karena siapa tau ada hal penting.

Dan benar saja ternyata yang menelpon nya itu adalah Han, teman tongkrongan nya anna.

Setelah pembicaraan singkat lewat telpn, haruto langsung bergegas pergi menuju tongkrongan adik nya. Karena kata han, anna sedang duduk melamun ntah memikirkan apa.

Teman nya sudah berkali kali memanggil nya dan mengajak nya bicara, tapi tidak ada respon sama sekali dari gadis itu. Sampai akhirnya han memutuskan untuk menelpon haruto.

Tongkrongan adik nya cukup jauh, di perjalanan haruto memakan waktu sekitar 40 menit.

Saat sampai haruto langsung bergegas turun dan menghampiri teman-teman sang adik.

"Dimana anna?" Tanya haruto. Mereka serentak menunjuk anna yang sedang duduk melamun sambil menatap langit.

"Dek" Panggil haruto lalu anna menoleh.

"Ayok pulang, papa udah nungguin lu dari tadi. Kasian dia baru pulang kangen sama lu" Ucap haruto sambil mengelus surai rambut adik nya itu.

Anna menunduk dan sedikit terisak.

"Gua takut papa marah bang, apa lagi kalo dia liat muka gua bonyok begini. Dia liat luka kecil di badan gua aja pasti bakal nyalahin semua orang dan bakal marah, apalagi kalo dia liat muka gua begini?"

Haruto diam dan berfikir sejenak, benar juga apa yang dia bilang. Sang ayah tidak bisa melihat anak perempuan nya ini terluka sedikit pun, meskipun bukan anak kandung nya tapi hanbin sangat menyayangi anna lebih dari apapun.

Setelah dia cukup lama akhirnya haruto menemukan caranya.

"Ah gua tau, sekarang lu ikut gua dulu" Anna mengangkat kepala nya menatap haruto dengan tatapan bingung, seakan bertanya 'mau kmna?"

Tanpa memperdulikan itu haruto langsung menarik tangan sang adik dan membawa nya pergi, tidak lupa dia berterima kasih pada teman adiknya itu.

πππ

Disaat haruto sedang sibuk dengan sang adik, beda cerita dengan teman² kost nya haruto yang sibuk mencarinya.

"Si haruto kemna dah? Kan udah ada janji sama kita" Gerutu jeongwoo.

"Gak tau anjir, gak ada kabar sama sekali bocah saiton" Sambung Junkyu.

"Kalian nyariin Haru ya? Haru pulang kerumah karena papa nya pulang abis dinas" Ntah dari mana datang nya doyoung tiba² langsung ada disitu dan duduk di antara mereka.

"Astaghfirullah dobby, kaget aa" Ucap jeongwoo dengan dramatis sambi memegang dada nya.

"Lebay" Ucap mereka semua serentak. Tapi tiba² yoshi terdiam.

"Lu kenapa deh?" Tanya junkyu.

"Ha-hah, gua gak papa ko. Gua masuk duluan ya" Yoshi pergi meninggalkan mereka.

"Aneh banget kenapa deh" Mereka semua berfikir bingung.

Dalam hati yoshi "Boleh gak ya gua ngomong kalo gua suka sama adek nya haruto" Yoshi menghela nafas panjang.



TBC

Ah apa ini?? Tidak nyambung sekaliii semoga kalian masih nungguin yahhh hehe jangan lupa tekan bintang nya sayang, maacih ya.

Kost Papi JiTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang