Mereka masuk menuju ruang kelas Acil dengan bergandengan tangan.
Kedatangan kedua orang itu, membuat kelas yang semula ramai menjadi sepi. Semua tatapan mata tertuju pada mereka berdua.
Tak lama sang guru mengintrupsi keheningan itu, dan mulai berbicara pada seluruh murid. "Anak anak, hari ini kalian kedatangan teman baru di kelas"
Banyak siswa dan siswi yang bersuka ria dengan kedatangan murid baru, yang akan menjadi teman mereka kedepannya.
Saat Acil masuk dalam kelas, langsung heboh semua dengan segala yang Acil miliki.
"Halo cemua, aku Cunghoon. Atau anggil cayang uga oleh hehe" Acil memang seperti papa dan kakak kakaknya yang buaya. tak lupa menunjukkan senyuman indahnya pada semua orang. Senyuman itu mampu membuat semua yang melihatnya terpana dan tidak dapat berkata kata.
"Waaaaaa, emen balu. Yeeeeeee alo ungun" semua berteriak heboh.
"Waa ganteng anget ya?!" ujar seorang anak perempuan.
"Iyak, pengen jadi pacalnya dech" anak yang baru saja mengatakan itu, langsung terkena tabokan dari anak lainnya.
"Nda, oleh ungun pacalku"anak ini langsung berlari ke depan kelas dan menggenggam tangan Acil menuju mejanya, yang memang dia duduk sendiri.
"Bu gulu, ungun duduk cama aku ya?" tanya anak itu pada gurunya. Sang guru hanya mengangguk.
Sedangkan Acil malihat ke arah Yeji untuk meminta tolong, karena ia tiba tiba di tarik paksa oleh anak perempuan yang bahkan tidak ia kenal. Yeji malah hanya mengangguk dan meminta Acil untuk mengikuti anak tersebut.
Dua anak itu sudah sampai di meja anak perempuan tersebut. "Eh, maap ya aku nalik tangan amu. Btw kenalin aku nining pake en" Seharusnya Ningning namun anak cadel jadi pakai ga ada ng, maklum yah.
Ning ning mempersilahkan Acil duduk. Baru saja Acil mendudukkan pantat mungil miliknya pada kursi tersebut, tiba tiba banyak anak datang menuju tempatnya. ada 3 laki laki dan 3 perempuan.
Awalnya ia mengira mungkin ingin berbicara dengan teman sebangkunya, namun ternyata salah. "Halo Sunghoon, kenalin aku Jisung"
"kenalin aku Yuci"
"Kenalin aku Sion"
Acil sangat senang, di hari pertamanya bersekolah ia sudah memiliki banyak teman? atau penggemar?
"Allo aku Sunghoon" Acil menjabat tangan mereka satu persatu. dari 4 perempuan yang seumuran dengannya hanya 1 yaitu Ningning
Mereka ber 5 (Acil, Jisung, Sion, Yushi, dan Ningning) bermain di taman bermain dengan riang. Yeji yang menemani hanya tersenyum melihat interaksi itu. Ia jadi ingat ketika adiknya Niki masuk taman kanak kanak untuk pertama kalinya.
Niki ngompol karena gerogi dengan teman barunya. Dan menangis ketika sampai rumah.
"Haha, keinget Niki bejir" Acil tiba tiba mengajak semua teman barunya untuk berkenalan dengan sepupunya itu.
"cini, kenalin ini ate yeji" semua anak hanya menganggukkan kepala mereka.
"Halo babies, aku Yeji"
Setelah perkenalan singkat, mereka kembali ke kelas untuk pelajaran.
Tak terasa, pulang sekolah sudah tiba. Semua murid berbondong bondong berlari keluar untuk pulang.
5 anak yang baru saja menjadi bestie's pun berpisah menuju ke keluarganya masing masing. Acil yang sedang ber say bye dengan para anak mungil.
"dadah, pacal ining" dadah Ningning pada Acil.
"Hmm, ya" so cool Acil.
"pulang sekolah?" tanya Yeji. Acil menganggukkan kepalanya riang.
KAMU SEDANG MEMBACA
🍒 🎀 𝓑𝓪𝓫𝔂 𝓐𝓬𝓲𝓵 🎀 🍒
Short StoryKisah kehidupan seorang Acil dengan 4 orang kakak yang posesif padanya. Dan kehidupan sehari-hari Acil dengan para bestihnya.
