Mereka sudah sampai dari 3 jam yang lalu dan sekarang anak anak dari Jennie dan Taehyung sudah berpencar di tempat bermain. Namun harus ada salah satu yang membawa Acil, tidak mungkin kan dia main sendiri, kalau hilang gimana. Yaudah si.
Jay yang sedang bermain dengan kuda kudaan, Jake bermain cup putar dan Riki bermain rollercoaster. Sedangkan Heeseung yang harus bersama Acil merasa bosan menunggu adiknya itu sedari tadi bersua foto. Bahkan ia dijadikan babu oleh Acil sebagai kang foto dirinya.
"Ana lagi bang potonya?" Acil sibuk berlari lari menyusuri wahana wahana yang sedang berjalan.
"Udah dek nanti lagi. Sekarang main wahana yuk" Heeseung sudah sangat lelah dan malas mengikuti dan sebagai juru kamera.
"Yaudah ayo" Sangat senang wajah Heeseung sekarang.
"Api main di dalam Istana i cana ya" Pupus sudah harapan Heeseung untuk bermain wahana menantang.
"Nanti aja dek, kita main wahana.... rollercoaster ya dek?" Harap harap Heeseung.
"Nda, abang ja. Dede mau cama Jay Hyung ja" Acil menelusuri jalan untuk menemukan Jay, tentunya dengan pengawasan Heeseung yang berjalan mengikuti Acil dari jauh.
Berjalan yang lumayan jauh, hingga Acil menemukan Hyungnya. Acil yang memiliki langkah kecil langsung menjulurkan tangannya meminta Jay untuk di gendong. "Ndong Yung"
"Aduuh, habis main apa dek?"
"Lum ain, adi poto poto"
"Siapa yang foto foto?"
"Dede lah"
"Astaga, yaudah mau main apa?" Langkah besarnya dibawa menuju salah satu permainan yang menyenangkan.
"Main Bombom car yuk dek, nanti dede sama Hyung"
"Gasssss"
Mereka bermain dan saling menabrak pemain lain, tak hanya menabrak bahkan membuat beberapa pengunjung tersangkut satu sama lain. (Guys, ini aku make ilustrasinya kaya di sakura karena aku gatau nama nama wahana sama tempat tempat Disneyland. Maklum yah aku blm ke Disneyland, ada yang mau bayarin ga?)
"Aaaa yung meleka angkut haha" Tawa puas Acil.
"Jangan berdiri berdiri dong dek, nanti kalau jatuh atau kena besinya gimana?"
"Cakit lah"
"Yaudah duduk yang ben-" Belum menyelesaikan nasehat Jay. Mereka tiba tiba di tabrak dengan lumayan keras, hingga Acil yang baru saja duduk dan memasang seat belt terpental menabrak salah satu bombom car yang tak terpakai.
BRUK*
"DEDEK?!" Jay langsung turun dari tempatnya duduk dan mendekati Acil yang sudah tergeletak dan menahan tangisnya.
"Yung...HWAAA" Tangis Acil pecah ketika Jay menariknya kedalam dekapannya. Hingga tiba tiba suara tangisan itu tak terdengar kembali. "Dek..."
Ketika di cek, hidung acil sudah mengeluarkan cairan kental berwarna merah yang amis. Acil mencoba menghapusnya dengan baju putih yang ia pakai. Pakaian itu sudah berwarna merah, tidak terlihat seperti pakaian putih namun lebih seperti pakaian merah.
"Dek kamu mimisan...GW TANDAIN MUKA LO, APALAGI KALO TERJADI APA APA SAMA ADEK GW" marah Jay pada orang yang menabrak mereka tadi. Bahkan ia mengambil handphone dari saku dan memfoto orang itu.
Jay segera bangkit dari duduknya dan menggendong adiknya untuk di bawa ke pusat kesehatan. "Bentar ya de, kita obati ya sakitnya adek"
"Hiks cakit... hiks"
KAMU SEDANG MEMBACA
🍒 🎀 𝓑𝓪𝓫𝔂 𝓐𝓬𝓲𝓵 🎀 🍒
Short StoryKisah kehidupan seorang Acil dengan 4 orang kakak yang posesif padanya. Dan kehidupan sehari-hari Acil dengan para bestihnya.
