Teman lama?

941 109 47
                                        

Setelah semua orang sudah pulang ke kediaman masing masing, kini tinggal'lah beberapa orang dari keluarga bapak Kim.

Ada Heeseung, Jay, dan Riki tak lupa tokoh utama kita baby Acil.

Mereka masih berkumpul karena Heeseung, Jay dan Riki sedang bermain game. Padahal jam sudah menunjukkan pukul 23.45 di dinding. Jika kalian bertanya dimana Jake berada, anak itu berada di kamarnya sedang belajar.

Jangan salah guys walau dia buaya dan nakal, tapi dia menjadi peringkat 1 di kelasnya bahkan di sekolah. Yang ke 2 adalah Jay, ya memang bibit bapak Kim sangatlah kuad nan pintar.

Sedangkan Acil sekarang masih berada di pelukan Riki. Bayi mungil itu masih tertidur dengan nyaman, bahkan teriakan ke 3 saudaranya tidak membuatnya bangun.

"Yaaaah, bang. Padahal tinggal sekali serangan bakal menang" gerutu Riki dengan permainan abangnya.

"Di pikir gampang, mana nyawanya tinggal segaris" Setelah dirasa mulai lelah dengan video game itu, mereka memutuskan untuk kembali ke kamar masing masing dan tidur.

Riki pertama tama meletakkan Acil di kamarnya dan setelah itu ia kembali ke kamar miliknya sendiri. Tak lupa ia juga memastikan adiknya tidak akan bangun.

Namun siapa sangka di saat jarum jam yang pendek menunjukkan angka 2, bayi itu mengeliat pelan dan terbangun. Dirasa haus, ia ingin minum tapi sayang sekali air di gelasnya sudah habis. Karena jika tidak minum ia pasti tidak bisa tidur lagi, Acil memutuskan untuk turun ke dapur guna mengisi gelasnya.

"Huh, gelap cekali" gerutu bayi itu sambil menuruni tangga.

Namun baru beberapa lagi ia sampai di lantai bawah. Ada sosok yang mengagetkan nya dengan tanpa aba aba, hingga Acil yang langkahnya tidak siap pun terjatuh dari tangga.

*

"Hiii~"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Hiii~"

"HUWAAAA" Tangis anak itu keluar setelah beberapa saat mencerna apa yang terjadi dengan dirinya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"HUWAAAA" Tangis anak itu keluar setelah beberapa saat mencerna apa yang terjadi dengan dirinya. Acil menangis bukan karena takut, tapi kakinya yang sakit mungkin terkilir.

🍒  🎀  𝓑𝓪𝓫𝔂 𝓐𝓬𝓲𝓵  🎀  🍒 Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang