BOOM

683 96 29
                                        

"Permisi, dengan atas nama bapak Kim Taehyung?"

"Ya, dengan saya sendiri. Ada apa ya pak?"

"Jadi begini, saya mendapatkan laporan dar-" Ucapan dari polisi itu terputus oleh teriakan seorang anak kecil, yabg tak lain adalah Acil di dalam rumah.

"PAPAAA" Acil berteriak sembari berlari menuju ke arah sang papa, dengan 2 boneka besar seperti onigiri hitam pada tangan kanan dan kirinya.

"PAPAAA" Acil berteriak sembari berlari menuju ke arah sang papa, dengan 2 boneka besar seperti onigiri hitam pada tangan kanan dan kirinya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Liat boneka dedek pa~" Acil yang melihat polisi di depan rumahnya, langsung bersembunyi di balik punggung kaki jenjang papanya.

"Eh, bener kan. Kok Sunghoon ada di sini?" ujar sang pak polisi.

"Eh, pak polici. Knp bapak kecini?" lirih bocah 5 tahun itu.

"Mau nemuin kamu dong, kan kamu udah bukan keluarga dari Kim Taehyung, mama kamu nyariin loh" Polisi itu semakin maju untuk menangkap tubuh mungil Acil untuk masuk ke dekapannya.

Namun Acil semakin bersembunyi pada tubuh Kim Taehyung. Ayah anak 5 itu tidak bisa berbuat banyak hal, karena memang kewenangan untuk memiliki Acil seutuhnya sudah tidak ada. Tetapi tetap, ia akan berusaha untuk mengambil alih hak asuh anak Sunghoon, bocah kecil itu.

"Ayo temui mama kamu, tadi mama kamu nangis loh kehilangan kamu di tempat tadi. Sampai hampir pingsan juga loh, kamu ga kasihan?" Acil mendengar itu pun terenyuh dan berniat untuk mengikuti sang polisi tersebut.

"Benar bapak, yang di minta mencari Sunghoon?" Emang naluri seorang ayah yang kuat terhadap anaknya, Taehyung merasa ada yang tidak beres.

"Tentu saja, Ibu Jennie yang melaporkan bahwa mereka kehilangan salah satu keluarga yaitu Sunghoon, kepada kantor kepolisian terdekat. Jadi kami berinisiatif untuk bertanya kepada anda, namun ternyata memang berada di rumah ini" ujar petugas polisi panjang lebar, dan Taehyung hanya mangut mangut saja seolah percaya kepada penuturan sang polisi.

"Baik mari ikut dengan saya Sunghoon" ujarnya.

Taehyung dengan lapang dada memberi pengertian kepada sang anak bungsu kesayangannya. Bahwa tadi hanya kesalah pahaman yang tercipta di tengah tengah keluarga itu. "Adek ikut om polisi ya?"

Acil menggelengkan kepala tanda tidak setuju. Namun polisi itu semakin mencecar agar lebih cepat "Ayo Sunghoon, kamu sudah di tunggu mama kamu"

Dengan bujuk rayu sang abang Heeseung dan kakak kecilnya Riki yang baru saja datang, anak kecil 5 tahun itu pun akhirnya mengikuti perintah keluarga kesayangannya.

"Adek harus inget ya, jangan bandel sama mama. Jangan lupa makan juga oke" wejangan diberikannya pada Sunghoon oleh Taehyung.

Setelah semua kejadian tak terduga yang membuat siapapun lelah. Kembalilah semuanya kepada situasi yang seharusnya.

Di dalam mobil milik polisi itu, Acil di biarkannya untuk tertidur dengan tangan mungilnya yang sudah di emut.

Di sisi lain, tepatnya di rumah mewah yang berdiri gagah dengan 14 anak tangga pada depan rumah dan 8 pilar yang ada dengan keindahan arsitekturnya.

"KAMU GIMANA SIH MAS?!" teriak perempuan yang umurnya sudah menginjak kepala empat itu, pada sang suami yang berumur kepala empat menginjak kepala lima pada tahun ini.

"YA KAN MEMANG AKU UDAH BILANG KALAU AKU GASUKA, ADA ANAK LAIN SELAIN ANAK AKU" Kehebohan yang berisik menghantarkan suara melengking masuk ke rungu seorang pemuda tampan di dalam kamarnya.

Pemuda itu memutuskan turun dan menengahi pertikaian antara ayah dan ibu barunya.

"DIAM!!" dengan nafas yang terengah menahan amarah yang bergemuruh dalam dadanya, ia mengepalkan tangan siap meninju siapapun yang berani menghalangi jalannya.

"KALAU KALIAN HANYA INGIN BERANTEM, MENDING KELUAR DARI RUMAH INI!!" pemuda itu bisa di bilang tidak memiliki sopan santun kepada orang yang lebih tua. Namun jika tidak demikian rumah tangga yang umurnya saja masih sebiji jagung, akan berantakan dan kembali retak lalu rusak tak bisa di perbaiki.

"INI SEMUA SALAH ANAK SIAL*N ITU YANG KAMU BAWA KE RUMAH BERSIH KU" setelah mengucapkan kata kata yang menusuk hati orang di depannya. Lelaki berambut coklat dan panjang tersebut pergi dari rumah dan membanting pintu dengan keras.

Perempuan tadi setelah di tinggal suami yang ia bela di hadapan mantan suaminya, menangis tersedu sedu memikirkan keberadaan anak bungsu kesayangannya.

"Adek. Adek di mana?" lirihnya memeluk boneka pinguin besar milik sang putra.

Kembali dengan polisi dan Acil. Bocah 5 tahun itu menutup mata secara terpaksa, akibat dari sesuatu yang memaksa masuk dalam indra penciumannya.

"Papa..." kata kata terakhir sebelum gelap merenggut segala cahaya di matanya.

Seseorang yang duduk pada bangku depan, tepatnya pada bangku sopir menyeringai kecil di dalam masker yang menutupi wajah dengan topi polisi di kepalanya. "Akan aku bawa anak mu" bisiknya pada diri sendiri.

Sedangkan pria satunya sedang menelepon rekan nya yang lain "Bos, kita berhasil ngambil anak dari Jennie dan Taehyung Kim. Sekarang kita apakan anak ini bos?"

seseorang di seberang telepon menyeringai yang tentu tidak dapat di lihat orang lain.

"Habisi saja, ini adalah langkah awal menuju kesuksesan abadi. HAHA"

Telepon segera di matikan dan mereka melesat menuju tempat untuk "menghabisi" bocah 5 tahun di bangku belakang.

"Emang gapapa langsung di bunuh?"

"Gapapa, udah dapet ACC dari boss"

Pergilah mobil polisi dengan satu tawanan atau lebuh tepatnya korban di dalam mobil yang siap untuk di eksekusi malam ini.

Terpikir lah sebuah ide oleh sang penelepon tadi untuk menghabisi anak tidak berguna itu.

"Bagaimana kita buat kematian bocah tak berguna di belakang, agar terlihat seperti kecelakaan?"

"Eum, bukan ide buruk" Terencananya lalu tinggal eksekusi dan selesai tugas mereka.

Dengan kecepatan tinggi, mobil itu melaju mendekati sungai di bawah jurang.

Semakin mendekat, semakin mendekat, dan ketika mobil hampir jatuh. 2 orang di dalamnya keluar dengan cepat dari mobil yang melaju cepat, dan jatuh ke jurang dalam.

BRAK*

BOOM*

Meledak lah mobil yang hampir terjatuh dalam jurang yang sangat dalam, sekitar 12 meter. Di atas 2 orang melihat meledaknya mobil di bawah dan pergi dari TKP.

Kemungkinan tidak akan ada manusia yang selamat, setelah terjatuh dari ketinggian, terkena ledakan mobil, dan terjatuh kedalam sungai deras.



...TAMAT...






















TBC..

CANDA HEGE jangan marah ya...

aku dah lama kan ga up cerita baby Acil, siapa nih yang udah kangen? atau mungkin kalian lupa sama Acil? atau yang lebih parah book baby Acil udah di hapus di perpustakaan kaliann??

Maaf guys aku ga up up selama 1 setengah bulan, ada alasannya.
1. Art block
2. Gaada ide
3. Lagi sibuk di RL sebelum MOS

buy buy readersnim love untuk kalian dan semangat untuk yang lagi MPLS atau MOS!!😘♥️

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jul 14, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

🍒  🎀  𝓑𝓪𝓫𝔂 𝓐𝓬𝓲𝓵  🎀  🍒 Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang