Setelah kedatangan Hwang's family, Acil tiba tiba saja sudah sehat walafiat tanpa kurang suatu apapun. Bahkan sekarang anak itu sidah berlari larian dengan Yeji dan Niki.
"Ayo kejal~ hahaha, ate cama taya nda bica angkep dede uin" Entah sejak kapan Acil memanggil dirinya sendiri dengan sebutan itu.
"Ate kejar baby pingu~" Yeji berlarian atau kejar kejaran bersama Acil.
"Nda bica wleee~" Acil menjulurkan lidah guna mengejek Yeji dan Niki.
Yang diejek pun semakin mempercepat lari mereka untuk menangkap Acil. Dan...
HAP*
Acil tertangkap oleh Yeji, anak itu langsung mencoba melepaskan atau memberontak, agar pelukan Acil dan Yeji serta Niki terlepas.
"Ketangkep wleee~ 😜" Tengil Niki.
"Culang, kalian. Dede enang ga kalah" Acil mempoutkan bibir pink miliknya.
"Enggaklah, kami yang menang. Berarti nanti pingu tidur sama ate terus besuknya sama taya" Acil langsung sebal, padahal dia pingin begadang nonton buussnis proposal, menonton ayang Kang tae moo apalagi Cha Sunghoon, nama yang sama dengannya cuman berbeda marga.
"Ndaaaaaaaaaa, dede ndaaaa au" kepalanya ia gelengkan ke kanan dan ke kiri.
Bukannya terlepas dari kedua sepupunya, tapi malah bertambah manusia yang memeluknya.
"Ihhhh, Tata. Epas, dede engap cecek dada ade" semua langsung panik dan mulai melemahkan pelukan mereka pada Acil.
Semua anggota keluarga bergerak merapat ke arah Acil. "Dedek...Mana yang sakit?" semua orang sangat khawatir.
"Belcanda, wleeeee" Semua orang di dekatnya langsung menatapnya horor.
"Dedek Sini!" Perintah tegas Taehyung layangkan pada anak bungsunya.
"Kenapa pa?" Acil ketakutan dengan nada bicara papanya.
"Jangan gunakan sakitmu untuk membohongi orang lain. Bagaimana ketika kamu beneran sakit, dan tidak ada yang ingin menolong karena mereka mengira kalau kamu hanya berpura pura?" Baru pertama kali keluarga itu menyaksikan ketegasan Taehyung pada anak terkecilnya.
"Iya, ndak agi pa" Acil menundukan kepala sembari menahan isak tangis.
"Janji? gaboleh gitu lagi ya, semua khawatir sama dedek jadi jangan kaya gitu lagi oke?" Taehyung mulai melunakkan suaranya yang semula tegas menjadi lemah lembut.
"oteeee" Ketegangan tersebut langsung sirna dengan teriakan Acil.
Sore itu, mereka habiskan untuk bermain di halaman belakang rumah keluarga kim family
Hari ini, hari yang sepesial bagi Acil dan kawan kawan sehidupnya. Acil sangat antusias dan bersemangat, karena itu ia bangun sangat pagi bahkan yang lain belum bangun pun ia sudah riweh sendiri.
"Paaaaaaa~" Acil menggoyangkan badan papanya yang masih tertidur.
"Eugh...ada apa de?" Taehyung bersuara serak dan masih enggan membuka matanya.
"Angun, dede halus cekolah" Tidak ada tanggapan dari seorang Kim Taehyung.
"Nanti dong de, ini masih jam 3 pagi sekolahnya belum buka. Lagipula sekolah dedek masuk jam 7 loh"
"Nda, dede maunya cekalang" Acil masih kekeh ingin berangkat di jam 3 pagi, yang bahkan ayam pun mungkin belum bangun.
"Sana bangunin abang, kakak, kaka, Hyung, Ate, Tata, atau Taya aja dulu sana" Acil langsung menganggukan kepala dan memulai misi membangunkan para saudaranya.
KAMU SEDANG MEMBACA
🍒 🎀 𝓑𝓪𝓫𝔂 𝓐𝓬𝓲𝓵 🎀 🍒
Short StoryKisah kehidupan seorang Acil dengan 4 orang kakak yang posesif padanya. Dan kehidupan sehari-hari Acil dengan para bestihnya.
