👬~Happy Reading~👬
Sudah sebulan waktu berjalan perlahan-lahan Nunew mulai menerima keberadaan Nukuea. Meski Nukuea dan Nunew tidak satu rumah tapi setiap minggu Nukuea pasti berkunjung ketempat Nunew untuk melihat kondisi Nunew atau saling curhat.
"phi pulang dulu ya, Nhu baik baik ya disini" ucap Nukuea berpamitan.
"phi tidak ingin menginap disini? Nhu masih kangen phi" ucap Nunew dengan manja.
Meski awalnya Nunew tidak suka dengan kehadiran Nukuea, tapi sekarang Nunew sudah nyaman dengan kehadiran Nukuea bahkan memanggil Nukuea dengan panggilan 'phi'. Hal ini karena Nukuea cemburu dengan Zee yang dipanggil 'hia' tapi tidak dengan dirinya.
"phi sudah ada janji dengan teman phi malam ini, phi janji minggu depan bakal menginap disini" ucap Nukuea memberi pengertian.
"janji ya? kalau phi ga menepati janji, phi harus beliin Nhu es krim satu kulkas" balas Nunew dengan nada tengilnya.
"iya iya Nhu, phi janji. phi pergi dulu ya, bye bye" Nukuea pun meninggalkan rumah Nunew untuk pergi menemui temannya.
Disinilah Nukuea berada di tempat dengan lampu redup di seluruh sudut-sudut bar, menciptakan bayangan samar di antara pengunjung yang tenggelam dalam gelas dan obrolan mereka. Serta musik jazz mengalun pelan sebagai background musik.
Nukuea melangkah masuk, matanya langsung mencari sosok yang ingin ia temui. Di sudut dekat jendela, pria itu sudah duduk, jemarinya memainkan leher gelas, sesekali menyesap minumannya.
"sudah lama disini?" ucapnya sambil menarik kursi, menaruh tas branded yang dia pegang disebelahnya dengan gerakan santai.
Pria itu tersenyum kecil "belum lama, mau pesan apa?"
Nukuea menatapnya sejenak, lalu tersenyum "sama seperti dulu"
Pria itu memanggil seorang pelayan untuk memesan pesanan untuk Nukuea "Nunew ga tau kamu kesini kan?" Tanya pria itu.
"tentu saja ga tau, bisa dicakar aku ketemuan sama pacarnya disini" ujar Nukuea sambil tertawa kecil.
Zee yang mendengar itu juga turut tertawa kecil "aku masih ga nyangka ternyata Nunew beneran kembaran kamu, aku pikir kalian hanya kebetulan mirip" ujar Zee.
Nukuea yang mendengar itu hanya tersenyum kecil "aku juga terkejut ternyata kamu yang jadi pacar dari kembaran ku sendiri. kamu ga macarin Nunew gara-gara dia mirip sama aku kan?" Tanya Nukuea yang sudah mulai serius.
Zee tidak langsung menjawab ia meneguk wine dari gelas yang ada di depannya "kamu serius nanya itu?" Tanya Zee.
"tentu saja, siapa tau karena kita mirip kamu malah jadiin Nunew sebagai tempat pelampiasan kamu" jawab Nukuea.
Zee yang mendengar pernyataan Zee tidak bisa menahan tawanya "kamu pikir aku orang yang susah move on? Come on, meskipun kalian mirip tapi Nunew itu berbeda darimu" jawab Zee.
"Nunew punya daya tariknya sendiri, semua orang yang bertemu sama Nunew pasti ga bisa benci sama dia karena pribadinya yang lucu dan menyenangkan. Nunew juga punya caranya tersendiri yang buat aku semakin cinta setiap waktunya" tambah Zee.
Nukuea tak segera menjawab. Kali ini, justru dia yang meneguk minumannya, membiarkan rasa dingin menyusup ke dalam tubuhnya.
Zee memperhatikan Nukuea sejenak sebelum melanjutkan "aku mencintai Nunew, bukan karena dia mirip kamu. Tapi karena dia adalah Nunew, bukan Nukuea"
KAMU SEDANG MEMBACA
ZeeNunew Collection
FanfictionBerisi one shoot/two shoot tentang ZeeNunew sebagai tokoh utamanya. 100% fiksi yang terlintas di pikiran ku/ berdasarkan request teman teman. Homophobic dilarang mendekat ‼️ This is my first book, so enjoy it. if you don't like it, just leave it. D...
